<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bolehkah Suami Biayai Haji Tanpa Setahu Istri?</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bolehkah-suami-biayai-haji-tanpa-setahu-istri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bolehkah-suami-biayai-haji-tanpa-setahu-istri/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 16:11:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: andi</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bolehkah-suami-biayai-haji-tanpa-setahu-istri/comment-page-1/#comment-87</link>
		<dc:creator>andi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 06:32:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=327#comment-87</guid>
		<description>kalau sedang memakai pakaian ihram, spt wukuf diarafah, bolehkah kita sikat gigi dengan memakai odol atau pasta gigi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau sedang memakai pakaian ihram, spt wukuf diarafah, bolehkah kita sikat gigi dengan memakai odol atau pasta gigi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuni</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bolehkah-suami-biayai-haji-tanpa-setahu-istri/comment-page-1/#comment-77</link>
		<dc:creator>yuni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:17:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=327#comment-77</guid>
		<description>As. Wr.Wb. Pak ustad, saya nanti InsyaaAllah akan berangkat haji tahun 2009, n suami belum berangkat karena tabungan suami belum cukup Pak, karena saya menabung dari hasil kerja saya sendiri. Bagaimana hukumnya Pak kalau suami saya iklas melepas keberangkatan saya karena saya dengan saudara perempuan saya?, n sebetulnya maksud hati ingin membantu suami tetapi masih belum cukup dari uang saya, terima kasih atas tanggapannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>As. Wr.Wb. Pak ustad, saya nanti InsyaaAllah akan berangkat haji tahun 2009, n suami belum berangkat karena tabungan suami belum cukup Pak, karena saya menabung dari hasil kerja saya sendiri. Bagaimana hukumnya Pak kalau suami saya iklas melepas keberangkatan saya karena saya dengan saudara perempuan saya?, n sebetulnya maksud hati ingin membantu suami tetapi masih belum cukup dari uang saya, terima kasih atas tanggapannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

