<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Berhaji Seoptimal Mungkin</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/2009/05/11/berhaji-seoptimal-mungkin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/11/berhaji-seoptimal-mungkin/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 06:15:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: muksin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/11/berhaji-seoptimal-mungkin/comment-page-1/#comment-74</link>
		<dc:creator>muksin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 00:45:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=341#comment-74</guid>
		<description>sebagian besar ummat muslim indonesia pemahaman mengenai makna dari sebuah ibadah sangat minim,apalagi mengenai filosofi dari sebuah ibadah sehingga ketika selesai melaksanakan sebuah ibadah seolah olah tidak berbekas sama sekali,tidak ada perubahan yang berarti.coba bayangkan tiap tahun 210 000 orang ummat islam indonesia menunaikan ibadah haji, tapi korupsi masih meraja lela dimana mana, saling umpat dan saling fitnah semakin sering kita dengar,perceraian demi perceraian semakin banyak, dan masih banyak lagi kemungkaran2 yang kita jumpai itu menunjukkan bahwa kita melakukan ibadah hanya secara ritual tanpa memahami makna dari sebuah ibadah, pertanyaannya tugas siapa sekarang untuk memberi pencerahan tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebagian besar ummat muslim indonesia pemahaman mengenai makna dari sebuah ibadah sangat minim,apalagi mengenai filosofi dari sebuah ibadah sehingga ketika selesai melaksanakan sebuah ibadah seolah olah tidak berbekas sama sekali,tidak ada perubahan yang berarti.coba bayangkan tiap tahun 210 000 orang ummat islam indonesia menunaikan ibadah haji, tapi korupsi masih meraja lela dimana mana, saling umpat dan saling fitnah semakin sering kita dengar,perceraian demi perceraian semakin banyak, dan masih banyak lagi kemungkaran2 yang kita jumpai itu menunjukkan bahwa kita melakukan ibadah hanya secara ritual tanpa memahami makna dari sebuah ibadah, pertanyaannya tugas siapa sekarang untuk memberi pencerahan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

