Menag Akan Gebuk Pengganggu Penyelenggaraan Haji
27 May 2009 | Kategori: Berita
JAKARTA–Haji memang termasuk salah satu masalah prioritas bagi Menteri Agama Dr. Muhammad Maftuh Basyuni. Bahkan mantan Duta Besar RI di Arab Saudi ini tidak segan-segan menindak siapa pun yang mengganggu penyelenggaraan ibadah haji, apalagi sampai mengorbankan para tamu Allah.
“Penyelenggaraan haji yang nakal tidak bisa hanya disindir atau diperingatkan, tapi harus digebuk!” tegas Menag Maftuh saat berbicara pada peringatan Milad ke 81 dan Rakernas Persatuan Tarbiyah Islamiyah yang berlangsung 23-25 Mei di Jakarta.
Mengenai adanya keluhan jemaah terhadap ulah oknum KBIH (kelompok Bimbingan Ibadah Haji), Menag mengatakan, pada awalnya keberadaan KBIH cukup bagus. Mereka sangat membantu jemaah untuk bisa melaksanakan manasik haji secara baik.
“KBIH resmi dibuka tahun 80-an, satu per satu bermunculan lalu semakin banyak, tapi kemudian sebagian berubah menjadi kelompok bisnis ibadah haji,” seloroh menteri.
Menjawab wartawan mengenai persiapan penyelenggaraan haji tahun 2009, Menag mengatakan, semua telah dipersiapkan, namun berapa BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) tahun ini masih menunggu angka komponen penerbangan. “Kita sudah persiapkan, rumah tidak masalah, tinggal penerbangan saja,” ujar Maftuh.
Mengenai adanya pernyataan ICW (Indonesian Coruption Wacth) agar BPIH tidak dinaikkan, Menag mengatakan , pada prinsipnya pihaknya tidak ingin menaikkan BPIH. “Kita tidak ingin menaikkan (BPIH), tapi kalau naik mau diapakan. Pemerintah ini nirlaba, satu sen pun haram,” kata Menag.MCH/YTO

Digebug, aahhh aku ingat Pak Soeharto dulu. Emangnya anda titisan beliau, pak Menteri ?