Pencegahan Penyakit Menular Bagi Jamaah Haji dan Umrah

27 May 2009 | Kategori: Berita

RIYADH–Departemen Kesehatan Arab Saudi mengumumkan langkah-langkah pencegahan penularan penyakit bagi jamaah Haji dan Umrah yang berasal dari negara-negara yang rawan penyakit.

Pihak Departemen telah mengirim surat edaran melalui Departeman Luar Negeri untuk dibagikan ke semua kedutaan Saudi di luar negeri.

Juru bicara Departemen Kesehatan, Khaled Al-Mirghalani, mengatakan pemerintah Arab Saudi sangat berhati-hati dan selalu memantau wabah penyakit menular di seluruh dunia. Dia menyatakan bahwa persyaratan dalam surat edaran tersebut adalah mereka yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia untuk mengontrol penyebaran penyakit menular.

Fokus pemerintah Arab Saudi pada tahun ini adalah beberapa penyakit seperti demam kuning, meningitis, influenza musiman dan polio. Al-Mirghalani mengatakan peziarah wajib menggunakan vaksinasi yang direkomendasikan setidaknya 10 hari sebelum tanggal keberangkatan mereka ke Tanah Suci. “Kami telah menetapkan beberapa vaksin untuk jamaah, hal ini melihat beberapa kasus penyakit menular yang terjadi di negara tertentu,” katanya. “Kapal dan pesawat terbang yang membawa jamaah juga harus steril,” imbuhnya.

Al-Mirghalani juga menekankan bahwa vaksinasi terhadap meningitis merupakan hal wajib, baik untuk jamah lokal maupun asing, karena selama musim haji sangat dimungkinkan terjadinya penularan lewat jamaah yang datang dari negara terjangkit. Dia mengatakan dalam kondisi sesak dan berdesak-desakan penularan penyakit dapat terjadi dengan cepat.

Ia menambhakan bahwa vaksin polio juga wajib bagi semua jamaah dari berbagai negara, terutama benua Afrika. Pada saat kedatangan, semua jamah dari negara-negara ini juga akan diberikan vaksin polio tetes tambahan terlepas dari usia mereka.

Juru bicara Departemen Kesehatan ini mengingatkan para jamaah untuk mengambil tindakan apa pun yang diperlukan sebagai pencegahan terhadap influenza selama mereka tinggal di Arab Saudi. Vaksin flu memang tidak wajib, namun sangat dianjurkan karena pertimbangan kondisi cuaca saat ini terutama bagi jamaah yang rentan terkena influenza. Menurut Al-Mirghalani pasien berisiko tinggi yang mempunyai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit ginjal sangat disarankan untuk mengambil vaksin flu.

Al-Mirghalani juga menambahkan pemerintah Arab Saudi akan memberitahu perubahan ketentuan ini dari waktu ke waktu tergantung pada tren global dan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyebaran penyakit menular di selurh dunia.-arabnews/taq/yto

Artikel Terkait:

Komentar