Kuota Haji Sri Lanka Naik
28 May 2009 | Kategori: Berita
JAKARTA–Setelah berakhirnya perang saudara selama puluhan tahundi Sri Lanka, pemerintah Sri Lanka berharap jumlah umat Islam Sri Langka yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini meningkat. Hal ini dikemukakan Menteri Perminyakan Sri Langka Abdul Hameed Mohamed Fowzie, yang tengah melakukan kunjungan ke Arab Saudi, hari Selasa, 26 Mei kemarin. “Dengan pulihnya perdamaian setelah bebas dari pemberontak, umat Islam dari propinsi Timur, Tengah, dan Utara akan merasa bebas melaksanakan perjalanan ibadah haji,” kata Fowzie kepada Arab News Rabu (27 /5), hari ini.
Fowzie, yang menandatangani perjanjian Haji dengan Menteri Urusan Haji Dr Fouad Al-Farsy itu mengatakan bahwa ia telah meminta peningkatan kuota haji untuk mengakomodasi jamaah dari negara yang mayoritas penduduknya bergama Budha itu. “Muslim juga ikut menjadi korban teror. Mereka harus meninggalkan rumah dan kekayaan mereka di wilayah Tamil,” katanya.
Al-Farsy menyetujui untuk mempertimbangkan permintaan penambahan kuota haji itu. Tahun lalu jamaah haji Sri Langka berjumlah 5.500 orang. “Tahun ini, kami telah memohon peningkatan kuota menjadi 8.500 orang,” kata Fowzie yang didampingi Gubernur Sri Langka Barat, Alavi Mowlana dan Rizmi Reyal, direktur dan pengelola Traveler Globe, Duta Besar Srilangka untuk Arab Saudi Abdul Ageed Mohamed Marleen dan Konsul Jenderal Abdul Latiff Mohammed Lafeer, dan sejumlah pejabat haji negara pulau itu.
Atas permintaan Presiden Sri Langka Mahinda Rajapaksa pada tahun 2007 Arab Saudi menambah kuota Sri Langka dari 4.500 orang jamaah menjadi 5.500 orang jamaah, atau sekitar tujuh persen dari jumlah penduduk negeri itu; 20,2 juta. Menurut Fowzie, di bawah kepemimpinan Rajapaksa, negeri ini telah menjadi tempat damai untuk tiga komunitas – Tamil, Sinhala, dan Muslim untuk hidup sebagai satu keluarga.
Menurutnya, pemerintahnya tidak pernah mempersulit warganya yang berniat melaksanakan ibadah haji dan justru sangat membantu kelancaran jamaah haji.
“Selain negosiasi tentang peningkatan kuota jamaah, fokus utama dari pertemuan kami dengan al-Farsy adalah untuk berkoordinasi dalam pengaturan sistem kedatangan, mobilisasi, dan keberangkatan jamaah haji Sri Lanka selama musim haji,” imbuhnya. “Kami juga secara khusus membahas rencana yang akan dilakukan di Mina, Arafat dan Muzdalifah,” kata Fowzie.arabnews/taq/yto

Komentar