ONH Biasa vs ONH Plus

11 June 2009 | Kategori: Tips Haji

h-11Dalam menentukan pelayanan yang diinginkan untuk berangkat berhaji terdapat banyak pilihan yang dapat dipilih oleh para calon jamah haji. Dari mulai segi waktu keberangkatan ada yang berada di Tanah Suci selama enam hari ada pula yang mencapai satu bulan. Dari segi fasilitas ada yang mempersipakan sendiri makanan dan hotel yang diperlukan tapi ada pula yang segala keperluan untuk berhaji telah diurus oleh biro perjalanan haji yang bersangkutan.

Terdapat jenis-jenis paket yang bisa dijadikan pilihan bagi calon jamah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci, antara lain, paket ONH Biasa, ONH Plus, dan ada pula ONH Semi Plus. Para jamaah haji yang ingin berangkat berhaji perlu memahami keunggulan dan kekurangan masing-masing paket yang ditawarkan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan jamaah selama beribadah di Tanah Suci. ”Tiap-tiap jenis ONH biasanya memiliki perbedaan pada bidang pelayanannya,” ujar Ustadz Matyoto Fahruri, pembimbing haji pada pengajian Manasik Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Kabupaten Boyolali.

Menurutnya, pada ONH yang standar fasilitas dan pelayanan yang diberikan juga biasa saja. ”Letak hotel mungkin lebih jauh dibandingkan dengan yang ONH Plus. Makanan juga kita biasanya harus mencarinya sendiri,” ujarnya.
Sedangkan, pada ONH yang Plus, kata Fahruri, pelayanan dan akomodasi yang diberikan lebih nyaman dan mempermudah jamaah dalam beribadah. Letak hotel lebih dekat ke tempat ibadah. Misalnya, hotel berada di pinggir Masjidil Haram sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk menuju ke sana. Urusan makanan pun biasanya jamaah tidak perlu lagi direpotkan dengan hal tersebut karena segala sesuatunya telah diurus oleh biro haji.

Fahruri menegaskan bahwa tidak ada perbedaan dalam menjalankan ibadah haji pada kedua jenis ONH tersebut. ”Jarak dari penginapan dan fasilitas saja yang berbeda tapi jenis ONH tidak mempengaruhi kemabruran haji seseoirang. Bisa saja ONH yang dipilih biasa (reguler),  tapi ibadahnya lebih maksimal dibandingkan dengan yang plus,” jelasnya.

Ustadz Bobby Herwibowo Lc, anggota Dewan Pengawas Syariah Baznas Dompet Dhuafa Republika mengatakan, pada pilihan-pilihan ONH yang ada, hanya fasilitas dari masing-masing ONH yang membedakannya. ”Belum tentu pada orang yang berhaji dengan ONH Plus lebih mudah untuk mendapatkan kemabruran. Justru terkadang ONH Plus ini kerap dijadikan ajang untuk pamer. Hal inilah yang menghalangi tercapainya kemabruran,” ujarnya.

Pada pengguna ONH yang biasa, lanjut Bobby, jamaah yang berangkat haji tetap akan mendapatkan tausiyah dan mendapatkan bimbingan dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Dengan jumlah hari yang lebih lama pada jamaah dengan ONH yang biasa, maka para jamaah sebenarnya dapat lebih memaksimalkan ibadahnya dibandingkan dengan jamaah yang menggunakan ONH Plus yang hanya berada di Tanah Suci selama lebih kurang enam hari.

Lantas manakah yang sebaiknya dijadikan pilihan bagi para jamaah yang akan berangkat haji? Menurut Fahruri dan Bobby, hal tersebut dikembalikan lagi kepada pertimbangan dan kemampuan tiap jamaah yang ingin berangkat ke Tanah Suci. Tapi, yang terpenting adalah melakukan persiapan fisik, mental, ilmu haji dan finansial yang memadai untuk dapat menunaikan beribadah haji dengan maksimal. ci2/yto

Artikel Terkait:

Komentar

4 Responses to “ONH Biasa vs ONH Plus”

  1. muhammad amri on June 12th, 2009 9:03 am

    Bismillah. Para pengelola ibadah haji Yth.
    Saya saran untuk peningkatan pelayanan ONH biasa agar tidak kalah dengan ONH plus.Pertama Niat IKhlas krn ALLAH dan berpikir bahwa hanya ALLAH mereka bisa melayani tamu-tamu Allah yang beribadah haji,berarti dia menjadi “pelayan”Nya Allah dan harusnya mereka bersukur terpilih menjadi Pelayan Allah,bukankah Raja Saudi saja sangat bangga menjadi “Pelayan” dua kota suci.Jadi berilah yang terbaik dalam melayani jamaah haji.
    Untuk tempat pondokan usahakan dekat dgn Masjid dan tidak perlu memakai kendaraan krn jika jamaah dlm jumlah besar sulit skali untuk diatur pada waktu naik mobil terutama kasihan untuk wanita & orang tua jika berebutan naik.memang harga pasti lebih mahal jika pondokan dekat masjid tetapi seharusnya bisa dinego dari jauh hari toh kita akan selalu setiap tahun akan memakai pondokan mereka jika saling menguntungkan demi kenyamanan jamaah haji menjalankan ibadah kemasjidil Haram ato Masjid Nabawi.
    sekian dulu nanti diteruskan lagi Insha Allah.Syukran
    Wassalam.Amri Rais

  2. annas on July 25th, 2009 2:14 pm

    Assalamualaikum wrwb. ikhwan calhaj yg dimuliakan Allah… Salah satu syarat bila ingin ibadah Haji anda diterima Allah Swt, Ikutilah tata cara pelaksanaan ibadah Haji sesuai dengan contoh yang dilaksanakan Rasulullah saw sesuai sabdanya seperti yang dinyatakan dalam hadits ….Khudzuu ”anni manasikakum… “Ambillah/laksanakanlah ibadah haji/manasik haji seperti apa yang dilaksanakan haji Rasulullah saw…. hadits shahih. Selamat memilih yang sesuai dengan manasiknya Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam… Wallahu alam.

  3. Heru on October 14th, 2009 3:21 pm

    Assalamualaikum wr.wbr,
    Saya belum pernah merasakan ONH Plus, tapi kalau saya disuruh pilih meski punya kelebihan uang saya akan pilih ONH Biasa saja. Waktu 40 hari bisa banyak kita gunakan untuk ibadah. Kebetulan kami termasuk gelombang 2 akhir sehingga ketika sudah banyak jamaah yang sudah kembali kami masih di Mekkah. Jika ingin mencium Hajaar Aswat berangkatlah jam 1 pagi, lakukan tawaf dan bismillah Insya Allah keinginan mencium Hajar Aswat terkabul. Ketika kita ribut2 soal makanan (2006) rombongan kami justru berlebihan makanan dan sebagian malah bisa dibagikan pada rombongan di tenda lain waktu di Mina. Jadi sudah dapat jatah makan masih dapat pengembalian uang pula. Ketika di Mina kalau tidak mau antri untuk mandi atau bab bangunlah jam 1 atau 2, mandi terasa lebih lapang tadak antri. Sebenarnya ONH biasa atau Plus bedanya hanya tipis sekali, yg beda banyak hanya besarnya biaya saja. kecuali kalau Anda memang waktunya terbatas. Selamat menjadi haji mahbrur wahai teman2ku . . .. .

  4. asty on November 12th, 2009 6:31 am

    ya, kalau diijinkan pergi haji lagi, saya insyaAllah memilih ONH biasa (walau uangnya ada untuk yg Plus) pertama, kita tinggal lebih lama di tanah suci, sejenak membebaskan diri dari rutinitas duniawi. Di samping itu, kita lebih mandiri, tidak tergantung dengan kbih & fasilitas plus yg disediakan. Mendengar dari pengalaman orang lain, biasanya jamaah haji ONH Plus inginnya dilayani dengan fasilitas plus-plus, shg KECEWA jika pelayanan yg didapatkannya kurang. Padahal kita ke sana khan menjadi TAMU Allah. Sebagai tamu, ya harusnya menyadari hal itu & jangan ingin seenaknya. Bukannya di mata Allah, kita semua sama?