Malaysia Jamin Vaksin Bebas Babi

15 June 2009 | Kategori: Berita

vaksinKUALALUMPUR–Pemerintah Malaysia menjamin penuh bahwa suntikan vaksin meningitis yang disuntikkan untuk jemaah umrah dan haji di negara itu tak mengandung babi dan tak berkaitan dengan babi.

Hal ini dikemukakan Wakil Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Rosnah Abdul Rashid Shirlin yang dikutip harian Utusan Malaysia edisi Rabu, 10 Juni kemarin. Menurut Rosnah, vaksin yang dihebohkan di Indonesia tidak terjadi di Malaysia.

Menurut Rosnah, vaksin meningitis yang diberikan kepada jemaah haji dan umrah yang dilakukan di Malaysia telah diuji dan melalui proses penelitian terlebih dahulu dan ternyata tidak menimbulkan masalah hingga kini. “Jadi, ini bukan merupakan isu di negara ini. Justru rakyat Malaysia tidak perlu ragu mengenai kandungan yang terdapat pada vaksin berkenaan. Kita juga akan meneruskan pelaksanaan suntikan itu karena ia tidak mendatangkan masalah kepada kita,” kata Rosnah.

Seperti diketahui, Senin, 8 Juni lalu, Majlis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kerajaan Arab Saudi menggugurkan syarat yang mewajibkan semua jemaah haji dan umrah menerima suntikan vaksin meningitis kerana vaksin itu dikatakan mengandungi enzim babi.

Menurut Rosnah, isu kandungan unsur babi dalam vaksin meningitis timbul disebabkan keraguan pihak tertentu terhadap penggunaan vaksin tersebut. Setiap negara mempunyai kebijakan dan pelaksanaan yang berbeda mengenai pemberian suntikan vaksin tersebut. Lembaga Tabung Haji merupakan pihak yang mengeluarkan vaksin itu./taq/yto

Artikel Terkait:

Komentar