Paspor Haji Gratis, Jangan Lewat Calo
22 July 2009 | Kategori: Berita
JAKARTA — Seluruh calon jamaah haji yang akan berangkat pada musim haji tahun ini, diminta untuk tidak resah menyusul kebijakan pemerintah soal penggunaan paspor hijau bagi jamaah haji.
””Selurun calon jamaah kami harap tidak resah, karena dalam waktu dekat, calon jamaah akan dipanggil untuk pengurusan paspor di kantor imigrasi setempat,”” tegas Sekjen Depag, Bahrul Hayat, PhD dalam perbincangan dengan Republika di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (22/7).
Dijelaskan Sekjen, secara teknis, nantinya para calon jamaah haji akan mendapat panggilan untuk pengurusan paspor yang akan selesai dalam sehari.
””Saat ini kami tengah menyusun daftar nama-nama calon haji dan kami harap minggu depan sudah bisa dimulai untuk pengurusan paspor ini. Jadi nanti setiap calon jamaah akan mendapat surat panggilan untuk mengurus paspor ini,”” tandas Bahrul Hayat.
Sehingga nantinya pengurusan paspor akan tertib dan tidak bisa calhaj ”nyelonong” begitu saja. Namun akan sesuai urutan dari surat panggilan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh calon jamaah, kecuali haji khusus, tidak akan dipungut biaya sepeserpun dalam pengurusan paspor hijau ini. ””Kecuali calon jamaah hanya akan membayar asuransi untuk dirinya sendiri.Calon jamaah cukup hanya datang sekali saja dan segala urusan paspor akan selesai dalam sehari,”” tutur Bahrul Hayat.
Jangan Lewat Calo
Pada kesempatan terpisah, Abdul Ghafur Djawahir, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji Depag menambahkan bahwa bisa saja nantinya jamaah mungkin kumpul di Kandepag setempat dan kemudian bersama-sama menuju kantor imigrasi setempat. Dikatakannya, di seluruh Indonesia ada 108 kantor imigrasi. Yang jelas seperti dikatakan Sekjen, menurut Ghafur, nantinya akan ada panggilan bagi calhaj.
Sekjen Depag juga meminta agar seluruh calon jamaah untuk tidak teriming-iming mengurus paspor hijau melalui calo. ””Jangan kemudian karena ingin cepat dan diiming-imingi murah dan sebagainya, kemudian lewat penyedia jasa atau calo. Padahal pengurusan paspor ini sama sekali tidak dipungut biaya,”” tegas Bahrul Hayat. osa/yto

ngurus passport haji di kantor migrasi jogja tetep mbayar 275 ribu mas, katanya sekali lagi katanya nanti akan diganti oleh depah. Yang jelas calon haji itu di doktrin oleh depag harus iklas dan sabar. jadi kalo ndak ada kembalian ya diminta iklas saja. tlong ada wartawan yg nyoba ngliat ke kantor imigrasi jogja