Menag: Calhaj Wajib Vaksin Anti Flu Babi
30 July 2009 | Kategori: Berita
SURABAYA–Menteri Agama (Menag), Muhammad M. Basyuni, menegaskan bahwa calon haji (calhaj) asal Indonesia wajib mendapatkan vaksin anti flu babi sebelum berangkat ke tanah suci. “Memang calhaj harus mendapatkan vaksin flu babi, selain vaksin meningitis, tapi teknis pelaksanaan vaksin anti flu babi itu terserah sepenuhnya kepada departemen kesehatan (depkes),” katanya di Surabaya, Rabu.
Ia mengemukakan hal itu saat ditemui setelah meresmikan “Information and Communication Technology” di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya.
Soal vaksin meningitis yang mengandung enzim babi, ia menilai hal itu sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, karena sudah dinyatakan halal karena tidak ada lagi bahan lain atau darurat.
Menag menyatakan, secara umum persiapan pemberangkatan calhaj ke tanah suci sudah baik, bahkan dia menjamin pelaksanaan ibadah haji tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Katering dan pemondokan lebih baik. Pemondokan sekarang paling jauh 7 kilometer. Lebih baik, ketimbang pemondokan musim haji sebelumnya (tahun lalu mencapai 12-15 kilometer),” katanya.
Penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik, diakuinya, sebagai salah satu poin kontrak politik antara dia dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004.
Sejak zaman Nabi Ibrahim as. sampai sekarang rukun haji tidak berubah. “Tapi, mengapa pelaksanaannya selalu bermasalah, mulai dari katering hingga pemondokan. Itu karena tangan-tangan kotor kita,” katanya.
Menurut dia, pihaknya sudah berulangkali memperbaiki sistem pelayanan ibadah haji, tapi tetap saja menimbulkan persoalan.
Dalam kesempatan itu, Maftuh, menyatakan, pihaknya telah meminta bantuan depkes untuk mengatasi wabah flu babi di pondok pesantren.(mch/yto)

Saya setuju lagi, jika pak menteri membersihkan tangan2 kotor dlm haji ini. Mulai sekarang, mulai dari yang kecil , Mulai diri sendiri . Allah memberkati usaha pak menteri untuk menegakkan agama islam dengan berlaku jujur dan amanah.