Depag Minta Garuda Tingkatkan Pelayanan
20 August 2009 | Kategori: Berita
JAKARTA–Pihak Departemen Agama meminta maskapai penerbangan yang akan mengangkut jemaah haji Indonesia agar meningkatkan pelayanan bagi para tamu Allah. Termasuk memperhatikan barang bawaan jemaah agar tidak tercecer serta pemberian air zamzam di debarkasi.
“Kita meminta pelayanan lebih baik lagi, kalau tidak baik kita tagih,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Slamet Ryanto usai penandatanganan kontrak kerja penerbangan jemaah haji Indonesia antara Departemen Agama dengan PT Garuda Indonesia di Jakarta, Rabu (19/8).
Slamet mengatakan, komponen penerbangan merupakan yang terbesar pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji mencapai 54 persen. “Jadi Depag hanya mengumpulkan uang, yang banyak terima uang pihak penerbangan,” ujar Slamet.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan, pada musim haji tahun 2009/ 1430 hijriyah ini Garuda akan mengangkut 114.434 jemaah yang tergabung dalam 300 kelompok terbang dari sembilan embarkasi, yaitu Banda Aceh, Padang, Palembang, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar.
Garuda akan mengoperasikan 15 pesawat berbadan lebar. Terdiri dari empat pesawat Boeing 747, Boeing 767 dan Airbus 330. Sedangkan awak kabin yang akan bertugas berjumlah 835 orang yang direkrut dari putra-putra daerah. “Tujuan perekrutan ini merupakan bagian dari pelayanan Garuda untuk mengatasi kendala komunikasi mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah,” jelas Emirsyah.
Untuk mendukung kelancaran penerbangan ia mengimbauau agar para jamaah tidak membawa barang bawaan berbahaya ke pesawat. Antara lain kompor minyak, gas LPG, minyak korek api, pisau, golok. gunting panjang, hair spray atau parfum dalam tabung semprot. mch/yto

Iya..saya termasuk orang yang pernah terlibat langsung sebagai salah seorang yang bkerja di PPIN ( panitia penyelenggara ibadah haji ) dan kebetulan tugas saya di air port jeddah …intinya saya mohon agar pihak garuda betul – betul memperioritaskan kenyamanan tamu2 Allah yang telah mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk melayani ibadah haji..karna menurut pemantauan saya dilapangan jauh sekali bedanya antara jamaah haji yang menggunakan maskapai saudi arabia kalau dibandingkan dengan jamaah yang menggunakan maskapai Garuda ..oleh karnanya kalo boleh saya memohon kepada pihak garuda dan permohonan bukan untuk kepentingan pribadi saya tapi demi kenyamanan tamu Allah sekaligus untuk lebih mengangkat citra dan rating garuda agar memilih pesawat 2 yang sudah teruji coba alias bukan pesawat tua2 sehingga jamaah jangan sering tertunda peroses kedatangan dan pemulanganya denga alasan ada kesalahan tekhnis atau kerusakan sehingga pesawat perlu diperbaiki..karna banyak jamaah yang sangat dirugikan oleh hal semacam itu lebih2 air port jeddah pada saat peroses pemulangan sering ramae sehingga jamaah duduk di lantai berjam-jam dan terkadang tanpa berlapis karpet seperti orang2 yang mengharap kasian…..sekian saja