Wapres Keberatan BPHI Dijadikan RS

22 August 2009 | Kategori: Berita

haji-tuaMEKKAH–Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar keinginan meningkatkan status Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) menjadi rumah sakit (RS) dipikir masak-masak. Peningkatan status itu dikhawatirkannya tidak tepat sasaran dan kalah bersaing dengan RS lain yang lebih canggih.

Sebagai negara yang kaya, Wapres mengingatkan Arab Saudi banyak memiliki RS dengan fasilitas yang sangat lengkap. ””Kalau ingin menjadi RS, harus bersaing dengan RS yang sudah ada,”” ujarnya saat meninjau gedung baru BPHI di kawasan Al-Khalidiyah, Mekkah, Jumat (21/8).

Wapres juga mengatakan RS itu nantinya akan membutuhkan dokter yang banyak. Rencananya setiap tiga bulan tenaga medis asal tanah itu akan diganti. Padahal, lanjutnya, kebutuhan dokter di Indonesia masih sangat kurang. ””Tapi secara bertahap kita lihat dulu bagaimana pelayanan untuk haji,”” sergahnya.

Pertimbangan lainnya, papar Wapres, keberadaan TKI di Arab Saudi yang menyebar. Para TKI ini tidak terpusat di Kota Mekkah. Akibatnya, jarak yang jauh akan menyulitkan TKI yang hendak berobat. Padahal, konsep berobat ini dikatakannya harus mencari lokasi yang terdekat. ””Kalau haji beda, semua jamaah terkonsentrasi di sini (Mekkah),”” jelasnya.djo/kpo/yto

Artikel Terkait:

Komentar