DPR Ingatkan Soal Transportasi Jemaah Haji
30 September 2009 | Kategori: Berita
Jakarta–Ketua Komisi VIII DPR RI Hasrul Azwar mengisyaratkan transportasi jemaah menjadi masalah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1430 H/2009. Untuk itu pemerintah harus menyediakan sarana transportasi yang memadai sehingga jemaah dapat setiap saat ke Masjidil Haram.
“Sesuai saran DPR, pemerintah memang harus menyiapkan sarana angkutan khusus untuk jemaah di ring II,” kata Hasrul Azwar pada acara Qurah pemondokan jemaah haji Indonesia tahun 1430 H/2009 di Jakarta, Rabu (30/9). Pada tahun ini, sebanyak 72,90 % atau 143.603 orang menempati ring II yang berjarak antara 2000 m- 7000m.
Dikatakan, pada hari-hari menjelang puncak musim haji, transportasi menjadi lebih bermasalah lagi, karena jalan-jalan di kota Mekkah akan semakin padat mengingat seluruh jemaah haji yang berjumlah sekitar 3 juta orang berkumpul di kota suci ini melakukan kegiatan yang sama, di tempat yang sama secara bersamaan pada waktu yang sama.
Untuk mengatasi masalah ini, Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni memerintahkan anak buahnya untuk melayani masalah transportasi sebaik mungkin. “Kalau perlu sewa Saptco, memang mahal tapi bisa dikonsultasikan ke DPR,” ujar Maftuh.
Departemen Agama sendiri telah membentuk tim yang bertugas menetapkan perusahaan bus yang digunakan melayani angkutan jemaah haji. Tim tersebut juga merencanakan operasional angkutan jemaah serta melakukan supervisi waktu pelaksanaan operasional angkutan jemaah haji.
Dalam pada itu Menag juga mengungkapkan, sampai Senin (29/9) paspor yang sudah diterima Depag sebanyak 162.613 dan telah selesai di visa sebanyak 101.588. “saya optimis target penyelesaian paspor jemaah haji reguler termasuk pemvisaannya sebelum pemberangkatan kloter pertama tanggal 23 Oktober 2009 dapat dicapai,” tuturnya. (mch/yto)

Komentar