Pemantauan Kesehatan Calon Jemaah Haji Diperketat
9 October 2009 | Kategori: Berita
BANDA ACEH–Pemerintah memperketat pemantauan kesehatan calon jemaah yang tahun ini akan menunaikan ibadah haji untuk menekan risiko gangguan kesehatan pada jemaah selama berada di tanah suci.
Saat meninjau persiapan petugas di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh di Kecamatan Bandar Baru, Rabu, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan mulai tahun ini pemeriksaan kesehatan calon jemaah dilakukan berlapis.
Calon jemaah yang sudah diminta menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh usai melunasi ongkos naik haji, kata dia, status kesehatannya akan kembali diperiksa saat berada di asrama haji dan sebelum meninggalkan tanah air. “Untuk haji juga kita berlakukan ”exit screening”, ini kebijakan baru. Kalau ada yang demam atau flu akan ditunda keberangkatannya sampai keadaannya membaik,” katanya.
Menurut dia, pemerintah menerapkan kebijakan itu karena pemerintah Arab Saudi menghendaki semua calon jemaah yang masuk ke negaranya tidak berisiko terserang influenza A H1N1 jenis baru. “Ada pemberitahuan dari Departemen Luar Negeri mengenai nota diplomatik pemerintah Arab Saudi menyangkut masalah itu,” kata Tjandra yang pada kesempatan itu juga meninjau persiapan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam memberikan pelayanan bagi calon jemaah haji.
Tjandra menambahkan, melalui nota diplomatik tersebut pemerintah Arab Saudi juga meminta seluruh calon jemaah haji melakukan vaksinasi influenza. “Sebelumnya hanya vaksinasi meningitis yang diwajibkan tapi tahun ini ditambah vaksinasi influensa. Jadi kita tiba-tiba harus mencari uang lebih dari Rp20 miliar untuk pengadaan vaksin karena ada permintaan mendadak dari mereka,” katanya.
Ia mengatakan, calon jemaah haji sebaiknya melakukan vaksinasi influenza dan meningitis paling lambat dua minggu sebelum keberangkatan. Vaksinasi meningitis diperlukan untuk mencegah penularan penyakit radang otak yang merupakan penyakit endemis di negara itu. Ant/yto

Saya setuju, tapi jangan dibatalkan, kasihan menunggu bertahun tahun dibatalkan karena flu. Kecuali sakit yang menggagnggu/mengancam diri sendiri atau orang lain