Suhu Diatas 38 derajat, Tidak Boleh Naik Pesawat
JAKARTA-Ada aturan baru untuk jamaah haji pada pemeriksaan kesehatan. Mereka akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh dengan alat pengecek suhu tubuh atau screening suhu. Jika suhu calon jamaah haji diatas 38 derajat celcius, Depag tidak akan merekomendasikan keberangkatan yang bersangkutan.
Wakil Sekretaris III Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasih Jakarta Pondok Gede, Dara. mengungkapkan biasanya jamaah haji menjalankan tes dengan sidik jari. Untuk tahun ini berbeda. “Calon jamaah haji (Calhaj) akan menjalankan pemeriksaan suhu dengan screening suhu. Ini untuk surveilance influensa. Akan ada pemasangan termos scanner di bandara,” jelas Dara, di Jakarta, Selasa (20/10).
Alat ini akan dipasang di terminal II, terminal haji, Bandara Soekarno Hatta untuk jamaah haji Jakarta, Banten, dan Lampung. Menurut Dara jika suhunya masih tinggi saat di Asrama Haji mereka akan diberikan waktu istirahat ditempat yang sudah disediakan untuk memulihkan suhu tubuhnya. “Jika sampai penerbangan tiba suhunya masih tinggi. Maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Haji atau Rumah Sakit Sulianti Saroso. Bisa terjadi menunda keberangkatan jamaah yang sakit,” katanya.
Hal senada dikatakan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Embarkasi Jakarta Pondok Gede, dr Firdaus Yusuf Rusdi. Menurutnya screening suhu ini dilakukan atas permintaan pemerintah Arab Saudi. “Ini untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Jika diatas 38 derajat celcius maka ia demam. Dan ini juga arahnya ke virus H1N1. Ini merupakan cara memantau virus tersebut yang potensial,” jelasnya.
Jika, ternyata demam, lanjut dr Firdaus, jamaah haji tidak boleh naik pesawat. Akan diistirahatkan terlebih dahulu. “Kita periksa dulu apakah ada gejala yang lain. Jika tidak ada dan suhu turun boleh naik pesawat dan ikut kloter berikutnya. Jika ada gejala virus H1N1 tidak boleh berangkat,” jelasnya.
Tak hanya itu, kata Dara, mereka juga diberikan vaksin, selain vaksin meningitis juga vaksin flu sebelum pemberangkatan. “Untuk pemberian vaksin mereka diarahkan ke Rumah Sakit persahabatan dan Rumah Sakit Tarakan,” katanya.
Sekretaris PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Makhrus menambahkan pemeriksaan suhu ini berfungsi untuk mendeteksi adanya virus flu babi atau tidak. Jika pada pemeriksaan kesehatan suhu mereka diatas 38 derajat celcius maka mereka akan diobesrvasi terlebih dahulu. “Penerbangan mereka akan ditunda,” katanya.
Pada pemeriksaan kesehatan akan diperiksa dokumen kesehatan, tanda bukti pemeriksaan meningitis, tanda bukti pemeriksaan influensa dan kesahatan visual. she

Komentar