Harga Avtur akan Naik, Penerbangan Haji tak Terpengaruh

22 October 2009 | Kategori: Berita

h-130JAKARTA–Harga minyak dunia yang terus merambat naik memungkinkan harga avtur dalam negeri ikut terkerek naik. Pertamina selaku produsen avtur di Indonesia sudah bersiap menaikkan harga avtur yang merupakan minyak nonsubsidi tersebut .

Juru bicara Pertamina, Basuki Trikora Putra, menyatakan harga bahan bakar minyak Pertamina nonsubsidi mengacu kepada kepada standar Singapura (MOPS) serta nilai tukar rupiah terhadap dolar. ””Jadi harga kita mengalami fluktuasi karena harga baru terbit setiap tanggal 1 dan 15,”” kata Basuki, Rabu (21/10).

Dalam hal ini, kata Basuki, sudah berlangsung cukup lama. ””Kalau ditanya ke depan besarannya berapa, kita tunggu pada waktu tanggal terbitnya,”” kata Basuki.

Basuki mencontohkan harga avtur tanggal 15 September adalah Rp 6391 per liter sementara tanggal 1 Oktober sebesar Rp 6.105 per liter. Sedangkan saat ini, tutur Basuki, harga avtur sebesar Rp 5819 per liter.

””Jadi kelihatan kan dinamika harga keekonomiannya,”” ujar Basuki. Sementara itu mengenai kemungkinan menaikkan harga avtur di saat musim haji, Basuki minta agar dilihat saja keputusannya nanti.

Pada kesempatan terpisah, Garuda Indonesia selaku operator yang menerbangkan jamaah haji di Indonesia hanya bisa menjalankan kontrak yang telah disepakati jika harga avtur naik pada saat musim haji. Kepala Komunikasi Garuda Indonesia, Pujobroto, menyatakan untuk penerbangan haji, Garuda mengacu kepada kontrak yang telah ditandatangani dengan Departemen Agama. ””Kalaupun avtur naik atau turun kita tetap menjalankan sesuai kontrak ini sudah risiko operator,”” kata Pujobroto. cep/rif/yto

Artikel Terkait:

Komentar