Jamaah Demam Tinggi tak Bisa Berangkat
22 October 2009 | Kategori: Haji
JAKARTA — Jamaah haji tahun ini akan menjalani pemeriksaan lebih ketat, yaitu pada suhu badan, mulai dari asrama haji sampai bandara. Jika diketahui suhu badannya di atas 38 derajat celcius atau demam tinggi, mereka akan diobservasi dan ditunda keberangkatannya, bahkan terancam batal berangkat karena khawatir terjangkit penyakit menular flu babi (virus H1N1).
Pemeriksaan suhu badan tersebut atas permintaan Arab Saudi. ””Jika di atas 38 derajat celcius, ia demam. Dan, ini juga arahnya ke virus H1N1,”” kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, dr Firdaus Yusuf Rusdi, kepada Republika , Rabu (21/10).
Jika ternyata demam, lanjut dr Firdaus, jamaah haji tidak boleh naik pesawat. Dia akan diistirahatkan terlebih dahulu. ””Kita periksa dulu apakah ada gejala yang lain. Jika tidak ada dan suhu turun, boleh naik pesawat dan ikut kelompok terbang (kloter) berikutnya. Jika ada gejala virus H1N1, tidak boleh berangkat,”” jelas Firdaus.
Hal tersebut juga kemukakan Wakil Sekretaris III Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Dara. ””Biasanya, jamaah haji menjalankan tes dengan sidik jari. Untuk tahun ini, berbeda. Mereka akan menjalani pemeriksaan suhu badan dengan screening suhu. Ini untuk survailans influenza ,”” katanya.
Thermo scanner akan dipasang di Terminal II (Haji) Bandara Soekarno-Hatta untuk jamaah dari Jakarta, Banten, dan Lampung. Namun, pemeriksaan suhu badan mulai dilakukan di Asrama Haji. ””Jika sampai jadwal penerbangan tiba suhunya masih tinggi, akan dirujuk ke Rumah Sakit Haji atau Rumah Sakit Penyakit Inspeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta. Bisa terjadi penundaan keberangkatan jamaah yang sakit,”” tutur Dara.
Sekretaris PPIH Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Makhrus, menambahkan, pemeriksaan suhu badan berfungsi untuk mendeteksi adanya virus flu babi atau tidak. Jika pada pemeriksaan kesehatan suhu mereka di atas 38 derajat celcius, mereka akan diobservasi terlebih dahulu. ””Penerbangan mereka akan ditunda,”” katanya. Dokumen kesehatan jamaah juga akan diperiksa, mulai dari tanda bukti pemeriksaan meningitis, influenza, dan kesehatan visual. she/yto

Komentar