<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pasar Seng Tinggal Kenangan</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 06:15:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: asmar sainur</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-2102</link>
		<dc:creator>asmar sainur</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 02:17:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-2102</guid>
		<description>kebijakan pemerintah saudi perlu didukung demi kenyamanan jemaah haji dan keindahan di sekitar mesjid haram</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebijakan pemerintah saudi perlu didukung demi kenyamanan jemaah haji dan keindahan di sekitar mesjid haram</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wiwin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-1814</link>
		<dc:creator>Wiwin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 07:53:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-1814</guid>
		<description>Alhmdllh saya sempat ke pasar seng. Kadang stlh Jamaah Subuh mampir beli  Teh dan Kebab, atau  Nasi Buchori dan ayam goreng  untuk dimakan rame-rame satu regu di penginapan .  Lumayan  tidak perlu masak ..  Kl skr dibongkar krn untuk perluasan Masjid  bagus juga sih , karena mmg kesannya kumuh .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhmdllh saya sempat ke pasar seng. Kadang stlh Jamaah Subuh mampir beli  Teh dan Kebab, atau  Nasi Buchori dan ayam goreng  untuk dimakan rame-rame satu regu di penginapan .  Lumayan  tidak perlu masak ..  Kl skr dibongkar krn untuk perluasan Masjid  bagus juga sih , karena mmg kesannya kumuh .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: travel</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-1800</link>
		<dc:creator>travel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 08:05:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-1800</guid>
		<description>wah sayang tuh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah sayang tuh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nasiruddin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-1651</link>
		<dc:creator>Nasiruddin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Dec 2010 01:41:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-1651</guid>
		<description>Untuk kenyamanan jamaah haji / umrah bagus sekali, namun disana herannya pepatah : pembeli adalah raja betul2 tidak berlaku,belanjaan kita tidak dibungkus kan tapi di lempari kantong untuk self bungkus, he2</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk kenyamanan jamaah haji / umrah bagus sekali, namun disana herannya pepatah : pembeli adalah raja betul2 tidak berlaku,belanjaan kita tidak dibungkus kan tapi di lempari kantong untuk self bungkus, he2</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mursalin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-1121</link>
		<dc:creator>mursalin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 22:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-1121</guid>
		<description>situs-situs bersejarah itu memang penting dipelihara, tentu pemerintah arab saudi ada prioritas utama dalam kebijakannya,yakni kenyamanan beribadah haji bukan untuk belanja,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>situs-situs bersejarah itu memang penting dipelihara, tentu pemerintah arab saudi ada prioritas utama dalam kebijakannya,yakni kenyamanan beribadah haji bukan untuk belanja,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gen norman</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-1011</link>
		<dc:creator>gen norman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 10:10:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-1011</guid>
		<description>Kalau masjid kucing di bongkar sangat disayangkan, sudah berkurang satu lagi  mesjid bersejarah di Mekkah. Saya teringat menunaikan ibadah haji desember 2006 yang lalu, tetapi bagaimana dengan masjid jin apakah juga dibongkar ? Semoga jangan ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau masjid kucing di bongkar sangat disayangkan, sudah berkurang satu lagi  mesjid bersejarah di Mekkah. Saya teringat menunaikan ibadah haji desember 2006 yang lalu, tetapi bagaimana dengan masjid jin apakah juga dibongkar ? Semoga jangan ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nanang</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-963</link>
		<dc:creator>nanang</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 03:11:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-963</guid>
		<description>alhamdulillah  .saya termasuk orang yang bersyukur bisa pergi ke tanah suci (2004) sempat juga belanja ke pasar seng...,sebenarnya sayang kalo pasar seng di bongkar , tapi kalo mau maju memang harus ada yang di korbankan.. tapi sayang kalo rumah kelahiran nabi yang sekarang menjadi perpustakaan turut di bongkar juga.., tapi kenangan ke tanah suci memang tidak bisa dilupakan.. meskipun sudah 6 tahun.. rasa rindu pergi ke tanah suci semakin hari semakin kuat. semoga Allah masih memberikan kesempatan ke sana lagi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah  .saya termasuk orang yang bersyukur bisa pergi ke tanah suci (2004) sempat juga belanja ke pasar seng&#8230;,sebenarnya sayang kalo pasar seng di bongkar , tapi kalo mau maju memang harus ada yang di korbankan.. tapi sayang kalo rumah kelahiran nabi yang sekarang menjadi perpustakaan turut di bongkar juga.., tapi kenangan ke tanah suci memang tidak bisa dilupakan.. meskipun sudah 6 tahun.. rasa rindu pergi ke tanah suci semakin hari semakin kuat. semoga Allah masih memberikan kesempatan ke sana lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zainal</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-919</link>
		<dc:creator>zainal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 12:05:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-919</guid>
		<description>2007 masih ada pasar seng, masih inget ketemu dengan anggota DPR Komar belanja di sana.

Sangat setuju dengan kebijakan pemerintah saudi menggusur pasar tersebut, yang penting ibadah dan sarananya memadai.

Mudah2an tahun ini jamaah haji indonesia diberi kemudahan dalam segala hal, sampai kembali ke tanah air.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>2007 masih ada pasar seng, masih inget ketemu dengan anggota DPR Komar belanja di sana.</p>
<p>Sangat setuju dengan kebijakan pemerintah saudi menggusur pasar tersebut, yang penting ibadah dan sarananya memadai.</p>
<p>Mudah2an tahun ini jamaah haji indonesia diberi kemudahan dalam segala hal, sampai kembali ke tanah air.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anshory Madjid</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-886</link>
		<dc:creator>Anshory Madjid</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 08:42:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-886</guid>
		<description>Waktu th. 2001 ku berkesempatan menjalankan ibadah haji. Maktabnya ada di Ghararah, tinggal nyeberang jalan saja dari Masjidil Haram. Kalo malam suka jalan-2 ke Pasar Seng, karena sangat dekat. Ternyata skrg tinggal kenangan. Insya Allah, tgl 30 Oktober ini aku mendpt kesempatan untuk mengunjungi Makkah lagi, kloter 52 SUB. Mudah-2an fasilitas untuk ibadah semakin sempurna. Mohon doa restu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu th. 2001 ku berkesempatan menjalankan ibadah haji. Maktabnya ada di Ghararah, tinggal nyeberang jalan saja dari Masjidil Haram. Kalo malam suka jalan-2 ke Pasar Seng, karena sangat dekat. Ternyata skrg tinggal kenangan. Insya Allah, tgl 30 Oktober ini aku mendpt kesempatan untuk mengunjungi Makkah lagi, kloter 52 SUB. Mudah-2an fasilitas untuk ibadah semakin sempurna. Mohon doa restu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aminuddin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/10/22/pasar-seng-yang-tinggal-kenangan/comment-page-1/#comment-880</link>
		<dc:creator>Aminuddin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 11:16:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=1355#comment-880</guid>
		<description>Ada baiknya juga dibongkar sebab kalo habis pulang dari shalat berjama&#039;ah di harom mau plg ke maktab pasti macet sama yg belanja, sebel juga deh...tp gak enaknya kalau lg bosen dan bete gak bisa mejeng dipasar seng lagi deh....hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada baiknya juga dibongkar sebab kalo habis pulang dari shalat berjama&#8217;ah di harom mau plg ke maktab pasti macet sama yg belanja, sebel juga deh&#8230;tp gak enaknya kalau lg bosen dan bete gak bisa mejeng dipasar seng lagi deh&#8230;.hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

