Tiga Calhaj Embarkasi Solo Diturunkan di Medan

30 October 2009 | Kategori: Berita

BOYOLALI–Sebanyak tiga calon haji di dalam Kloter 19 dari Embarkasi Adi Sumarmo Surakarta asal Jawa Tengah terpaksa diturunkan di Bandara Polonia Medan karena dua orang di antaranya menderita sakit yang membutuhkan perawatan medis .

Tiga calhaj yang tergabung kloter 19 yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surakarta, Kamis (29/10) sekitar pukul 14.40 WIB itu, terpaksa diturunkan pilot Garuda Indonesia di Bandara Polonia Medan karena dua orang menderita sakit, kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surakarta H. Abdul Kholiq, di asrama haji Donohudan, Jumat.

Menurut Abdul Kholiq, pihaknya telah menerima laporan dari Rumah Sakit Haji Mina di Medan, Kamis (29/10) malam, bahwa ketiga calhaj tersebut adalah Baqiah binti Matabri (64) asal Kenduren Wedung Demak menderita hipertensi berat, Rusman Aminudin MS bin Darmo (56) asal Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta terserang stroke.
Sedangkan Endang Hartanti binti Siswohari (48) istri Rusman meski tidak sakit ikut diturunkan untuk mendampingi suaminya.

Abdul Kholiq mengatakan rombongan calhaj kloter 19 menumpang pesawat Garuda GA.6404 berangkat dari Bandara Adisumarmo Solo, Kamis (29/10) dengan membawa sebanyak 380 calon haji .  Namun, beberapa saat setelah tinggal landas, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dr. Dewi Kartika Sari mendapat laporan dari jemaah jika Baqiah binti Matabri yang duduk nomor 25 mengalami sesak napas.

Selang beberapa saat kemudian, Endang Hartanti juga melaporkan bahwa suaminya yang duduk pada nomor 101 mengeluh sakit, dan ternyata dia menderita stroke. Abdul Kholiq mengemukakan mengingat peralatan medis yang berada di pesawat kurang memadai, maka awak Garuda Indonesia memutuskan menurunkan keduanya ketika pesawat transit di Bandara Polonia Medan.

Kedua calhaj yang sakit tersebut kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit haji Medan. Pemberangkatan kedua orang itu ke Tanah Suci masih menunggu kondisi kesehatan mereka pulih dan diizinkan oleh dokter yang merawat.

Menurut dia, Baqiah binti Matabri sebenarnya calhaj kloter 15 yang sudah diberangkatkan, Selasa (27/10) pukul 17.38 WIB, tetapi dia mengalami sakit hipertensi berat sehingga kemudian dirujuk di RSUD Moewardi Solo.
Calon haji tersebut Setelah memperoleh perawatan medis selama dua hari, oleh tim medis RSUD Moewardi dan satgas PPIH Bidang Kesehatan, dia dinyatakan sehat sehingga siap diberangkatkan dengan diikutkan pada kloter 19 yang membawa calhaj asal Yogyakarta.

Sedangkan, Rusman Aminudin tidak nampak sakit ketika berada di asrama haji Donohudan hingga memasuki pesawat di Bandara Adi Sumarmo Surakarta. Akibat adanya kejadian tersebut, Abdul Kholiq, mengingatkan jemaah calhaj yang belum berangkat agar benar-benar menjaga kesehatannya sehingga perjalanan menuju Tanah Suci tidak terganggu dan ibadahnya juga lebih nyaman.ant/tar

Artikel Terkait:
  • No Related Post

Komentar