Proses Ibadah Haji Berakhir 1 Januari 2010

31 October 2009 | Kategori: Haji

Republika

Republika

JEDDAH–Prosesi ibadah haji Indonesia pada musim haji 1430 H diawali dengan keberangkatan kloter pertama pada 23 Oktober 2009 sampai tibanya kloter akhir di tanah air seusai jemaah menunaikan ibadah haji yang dijadwalkan pada 1 Januari 2010.

Awal pemberangkatan calhaj dari berbagai bandara embarkasi di Indonesia ke bandara debarkasi King Abdul Aziz (KAA) Jeddah dan Bandara Malik Muhammad Abdul Aziz (MMAA) Madinah dimulai pada 23 Oktober (4 Dzulqa”dah 1430 H).

Baik jemaah yang tiba di KAA Jeddah maupun (MMAA) Madinah berkumpul untuk melakukan ibadah Arbain (salat 40 waktu di Masjid Nabawi Madinah).Jemaah yang tiba di KAA Jeddah langsung diberangkatkan ke Madinah melalui jalan darat berjarak 400 km yang menempuh waktu sekitar enam sampai tujuh jam.

Pada 1 November (13 Dzulqa”dah), jemaah calhaj gelombang I yang berada di Madinah bergeser ke Mekah (berjarak 420 km) untuk melakukan persiapan prosesi ibadah haji selanjutnya didahului umrah (tawaf dan sa”i dan diakhiri dengan gunting rambut yang menandai tahallul atau rampungnya prosesi umrah).

Sa”i adalah lari-lari kecil tujuh kali ulang-alik antara bukit Safa dam Marwah (berjarak 405 meter) terletak di Masjidil Haram, sementara Tawaf adalah upacara mengitari Ka”bah atau Baitullah sebanyak tujuh kali.Gelombang II kedatangan jemaah calhaj diawali pada 7 November (19 Dzulqa”dah) – seluruhnya di Jeddah – dan jemaah langsung berpakaian ihram untuk melanjutkan perjalanan darat ke Madinah berjarak 70 km guna melakukan umrah.

Seluruh calhaj asal gelombang I yang berada di Madinah sudah harus berada di Mekah pada 15 November (27 Dzulqa”dah), sementara pada 21 November (4 Dzulhijjah) seluruh jemaah calhaj Gelombang II sudah harus tiba di Jeddah dan Bandara KAA Jeddah ditutup untuk kedatangan calhaj.

Kemudian tanggal 25 November (8 Dzulhijjah) disebut sebagai hari Tarwiyah atau hari untuk merenung dan mengagungkan nama Allah dengan berzikir, kemudian dilanjutkan keesokan harinya tanggal 9 Dzulhijah (26/11) berwukuf (berdiam diri secara berjamaah) di Padang Arafah (sekitar 25 km dari Mekah).

Selanjutnya jemaah akan mengikuti acara puncak prosesi ibadah haji dengan bersalat Idhul Adha 1430H pada keesokan harinya (Jumat 27/11 atau 10 Dzulhijjah).Kemudian tiga hari berturut-turut setelah itu, (28 – 30 November atau 11 – 13 Dzulhijjah) disebut sebagai hari Tasyrik 1,2 dan 3.

Hari Tasyrik

Pada hari Tasryrik jemaah diharuskan berada di Mina selama dua hari dan pada hari-hari itu dilakukan penyembelihan hewan kurban dan jemaah diharuskan melempar jumrah di ketiga jamarat (Ula, Wusta dan Aqabah). Ketujuh batu dipungut di Mudzalifah – kawasan yang dilewati jemaah haji saat hendak memulai wukuf dan melontar jumrah dalam perjalanan antara Mekah dan Mina – dalam prosesi yang disebut mabit awal (berhenti sejenak) separuh malam sebelum melanjutkan ke Mina.

Mabit dilakukan di dua tempat yakni di Mudzalifah dan Mina. Jumrah yang artinya tempat pelemparan, dilakukan untuk memperingati saat Nabi Ibrahim digoda oleh setan agar tidak mematuhi perintah Allah untuk menyembelih puteranya, Ismail.

Kemudian pada 14 Dzulhijah (1/12) Jemaah haji Gelombang I mulai meninggalkan Mekkah menuju Jeddah, dan hari berikutnya 15 Dzulhijjah (2/12) mengawali kepulangan jemaah haji ke tanah air yang tiba keesokan harinya pada l6 Dzulhijjah (3/12) di berbagai bandara debarkasi di Indonesia.

Pada 22 Dzulhijjah (9/12), Gelombang II jemaah haji yang berada di Mekah bergeser ke Madinah (berjarak 420 Km) untuk melakukan ibadah Arbain (salat 40 waktu di Mesjid Nabawi, Madinah).Akhir Gelombang I jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan dari Mekah ke Jeddah pada 29 Dzulhijjah (16/11) dan pada 30 Dzulhijjah kloter terakhir Gelombang I jemaah Indonesia meninggalkan Bandara KAA Jeddah.

Sementara mulai 1 Muharram (18/12) Gelombang II jemaah Haji bergeser ke Madinah dan tahapan ini akan berlanjut sampai 6 Muharram (23/12). Pemulangan jemaah haji Gelombang II ke tanah air (dari Bandara KAA Jeddah dan MAA Madinah) akan berakhir pada pada 14 Muharram (31/12) dan dijadwalkan seluruh jemaah haji Indonesia sudah tiba di berbagai bandara debarkasi di tanah air pada 1 januari 2010 (15 Muharram 1431 H). Ant/yto

Artikel Terkait:

Komentar