Agar Perjalanan Lancar, Jemaah Wajib Serahkan Paspor di Bandara
4 November 2009 | Kategori: Berita
MADINAH–Akibat tidak semua jemaah menyerahkan paspor saat keluar dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMA), semua jemaah satu kloter kesulitan keluar dari Madinah saat berada di Bir Ali, tempat jemaah memulai umrah dan haji. Sebab, tidak semua jemaah tercatat dalam surat jalan yang ditandatangani Majmuâ”ah, yang memberikan pelayanan selama berada di Madinah Al-Munawarah.
Kepala Sektor Bir Ali H. Cholid Effendi di Kantor Daker Madinah, menjelaskan, sejak Sektor Bir Ali dibuka, setidaknya dua kali kejadian tersebut muncul. Jemaah yang tidak tercatat dalam surat jalan tersebut karena saat keluar di bandara, jemaah itu tidak menyerahkan paspornya kepada Majmuâ”ah yang stand by di pintu keluar.
“Padahal, Majmuâ””ah membuat surat jalan berdasarkan paspor yang masuk. Kalau tidak semua masuk, maka nanti ada data yang ketinggalan. Jika ketinggalan, nanti jemaah mengalami kesulitan saat melakukan check point. Saat masuk Mekah pun, Muassasah di sana membuat data berdasarkan catatan dari Majmuâ””ah di Madinah,” kata Cholid Effendi.
Karena ada beberapa data yang tidak sempurna, maka semua jemaah haji yang tinggal berangkat menuju Mekah tertahan beberapa lama menunggu data susulan dari Majmu`ah. Maka ketika utusan dari Majmu`ah datang dan menyelesaikan masalah tersebut, baru rombongan kemudian berangkat.
Menurut Cholid, sejauh ini kesadaran jemaah dalam beribadah cukup tinggi. Dari sisi ritual, saat jemaah mengenakan kain ihram, sejauh ini menaati semua aturan. Misalnya, saat berihram, tidak satu pun yang mengenakan topi atau peci. Saat diperiksa pun, tidak satu jemaah laki-laki yang mengenakan celana pendek atau dalam.
“Meski demikian, kita terus mengingatkan mereka agar tidak lupa,” kata Cholid. mch/yto

Komentar