45 Calhaj Palsukan Dokumen Kesehatan
11 November 2009 | Kategori: Berita
BEKASI–Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Jakarta-Bekasi, Jawa Barat, menemukan 45 Calon Haji (Calhaj) yang memalsukan dokumen ”International Certificate of Vaccination” (ICV) sebagai syarat kesehatan pemberangkatan ke tanah suci. “Hasil kajian petugas kami melaporkan bahwa Calhaj itu berasal dari wilayah Jakarta Utara yang menumpang nama pada Kelompok Terbang (Keloter) 52 Kota Bekasi,” kata Deden Dewanto, sekretaris Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Jakarta-Bekasi, kepada ANTARA, di Bekasi, Selasa.
Menurut Deden, Calhaj tersebut belum mendapat vaksinasi meningitis dan influenza, tetapi sudah memiliki surat vaksin sebagai syarat pemberangkatan ke tanah suci. “Mereka berhasil kami ketahui saat petugas pemerikasaan kesehatan menemukan ada sejumlah data yang tidak lengkap karena lembar pernyataan vaksinasi pada dokumen mereka tidak tercantum,” katanya.
Calhaj tersebut, kata dia, mendaftar melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) At-Taqwa, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso 66, Jakarta Utara, dan KBIH Al Islah, Jalan Swasembada Timur 21, Jakarta Utara.
Dikatakan Deden, dalam sertifikat kesehatan Calhaj tersebut ditemukan kejanggalan pada pembubuhan tandatangan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi. “Tanda tangan Kepala Dinkes Kota Bekasi atas nama Retni Yonti,dan dokter Vera Agustin dipalsukan oknum Klinik Cakra di Jakarta Utara,” kata Deden.
Padahal, kata Deden, Vera Agustin mantan Dokter pemeriksa kesehataan di Poliklinik Asrama Haji Jakarta-Bekasi sudah tiga tahun terakhir tidak kembali menjabat. “Pemeriksaan kesehatan tahap II dilakukan bukan oleh klinik swasta, tetapi Dinkes setempat yang bekerjasama dengan rumah sakit tipe C,” kata Deden.
Berdasarkan hasil penelusuran di Klinik Cakra, kata dia, petugas setempat mengatakan bahwa para Calhaj itu tidak divaksinasi meningitis maupun influenza, melainkan hanya disuntik vitamin C di lengan kiri dan kanan. “Pihak yang bersangkutan sudah kami laporkan kepada petugas keamanan, karena telah memalsukan dokumen penting Calhaj,” katanya.
Atas temuan tersebut, kata dia, para Calhaj kembali disuntik ulang untuk mendapatkan vaksinasi meningitis dan influenza oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi. “Setelah divaksinasi mereka akan diberangkatkan ke Bandara Soekarno Hatta pada malam ini sekitar pukul 22.00 WIB,” katanya. Ant/yto

Komentar