Seorang Jamaah Jatuh Dari Lantai Enam
20 November 2009 | Kategori: Berita
MAKKAH–Zahra Ashari Hamim, jamaah kloter 20 Palembang meninggal setelah terjatuh dari lantai 6 pemondokan nomor 815 tempatnya menginap. Kejadian yang berlangsung pukul 5.30 was ini cukup membuat panik jAmaah yang sedang bersiap-siap melakukan ziarah. Acara ziarah pun menjadi batal, karena kaca depan bus hancur tertimpa tubuh korban.
Menurut saksi mata, Suud H. Rahim yang juga petugas sanitasi dan surveilance sektor VIII, ia melihat Zahra duduk di atas tembok pembatas lantai enam yang merupakan area menjemur pakaian. Jemaah lain bergegas naik ke lantai enam untuk mengingatkan korban. Namun sebelum sampai ke lantai yang dituju, Zahra sudah melompat dan terjatuh.
“Korban jatuh menimpa bagian depan bus yang akan dipakai berziarah rombongan bus asal Palembang,” ujarnya. Menurut dr. Sugihartonon, dokter sektor yang tengah bertugas saat kejadian, korban meninggal di tempat. Di saku korban ditemukan obat-obatan psikotropika yang diresepkan dokter.
“Berdasar keterangan dokter kloter, yang bersangkutan memang tengah menjalani perawatan kejiwaan. Berdasarkan obat-obatan yang ditemukan di sakunya, korban mengalami gangguan kejiwaan schizofrenia,” tambahnya.
Rekan-rekan Zahra satu rombongan tak menyangka omongan korban akan diwujudkan. Sebelumnya, dia pernah bilang kepada salah satu rekan serombongannya bahwa ia ingin meninggal di Tanah Suci. “Ternyata dia membuktikan ucapannya,” ujarnya. Zahra diketahui baru tiga hari berada di Mekah.
Hingga hari ini, tercatat seluruhnya 76 jemaah haji yang wafat di tanah suci. Nama jemaah yang meninggal, menurut Sistem Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) di Jeddah, Kamis yakni Yahya Harahap (62) asal Purba Sinongga, Sumatera Utara, Abdullah Usman (59) asal Bima, Muhammad Amir (52) asal Ujung Pandang, Ny. Anis Masruroh (51) asal Purworejo dan La Ruma Kante (61) asal Ujung Pandang.
Yahya dan Usman meninggal akibat gagal jantung (cardiac arrest), Muhamad Amir dan Anis akibat sakit pernapasan (Respioratory failure) dan La Ruma akibat Asphyxia (gangguan pernapasan) setelah mengalami kecelakaan saat ambulans yang membawanya terbalik di jalan raya antara Jeddah dan Mekah. Kelimanya dimakamkan di Pemakaman Ma`la Mekah, sekitar 600 meter dari Masjidil Haram.

Komentar