Jelang Armina, Petugas Harus Tingkatkan Kesabaran dan Kinerja
24 November 2009 | Kategori: Berita
MEKAH–Tiga hari menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji melakukan konsolidasi dengan mengumpulkan para petugas yang tergabung dalam tim petugas haji Indonesia (TPHI) kloter dan TPHI nonkloter. Dengan menggelar acara ta`aruf di Rusaifah, Mekah Al-Mukaramah, Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan petugas untuk terus meningkatkan kesabaran dan meningkatkan kinerja.
“Tak ada jalan lain, petugas harus meningkatkan kesabaran. Jemaah haji Indonesia sangat heterogen, ada yang sangat sepuh, ada yang mudah, ada yang tak sekolah, ada yang guru besar. Memberikan pelayanan terbaik kepada mereka hanya dengan kesabaran,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali ketika memberi semangat kepada para petugas yang akan melaksanakan puncak ritus haji berupa wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melontar Jamarat.
Hadir dalam malam ta`aruf itu antara lain, Tim Pemantau DPR Komisi VIII, Tim Pemantau DPD, Pelaksana Tugas Duta Besar RI untuk Arab Saudi dan Kesultanan Oman Sukanto, Konsul Jenderal RI di Jeddah Gatot Abdullah Mansyur, Amirulhaj Bahrul Hayat, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Slamet Riyanto, Inspektur Jenderal Departemen Agama Suparta, Kepala Staf Teknis Urusan Haji pada Konjen RI di Jeddah Syairozi Dimyati, Kadaker Jeddah, Subhan Cholid, Kadaker Madinah H. Cepi Supriatna, Kadaker Mekah H. Subakin Abdulmuthalib, dan jajaran PPIH Kota Mekah, Madinah dan Jeddah, serta petugas haji yang tergabung dalam TPIH kloter dan TPIH nonkloter.
Menurut Suryadharma Ali, sejauh ini, pelayanan terhadap jemaah haji masih sesuai dengan rencana awal. Meski demikian, menyusul pelaksanaan Armina, semua petugas harus mengerahkan semua sumber daya agar puncak ritus haji tersebut berjalan dengan baik.
Menag mengingatkan agar dalam pelaksanaan ibadah selama di Armina tidak terjadi persoalan besar, sehingga jemaah haji dapat melaksanakan ritus haji dengan lancar. Dengan demikian, mereka bisa kembali ke keluarganya masing-masing dengan selamat. mch/yto

Komentar