Pelaksanaan Haji 1430H/2009 Berjalan Lancar
4 December 2009 | Kategori: Berita

Suryadharma Ali
JAKARTA–Menteri Agama H. Suryadharma Ali mengatakan secara umum proses pelaksanaan ibadah haji tahun 1430H/ 2009 berjalan lancar, baik dalam pelayanan akomodasi, transportasi maupun katering kepada jemaah haji. Selain itu jemaah haji Indonesia dapat menunaikan prosesi ibadah haji baik wukuf, tawaf, sai dan melontar jumrah secara tertib.
“Alhamdulillah lancar, memang pemondokan masih terasa jauh sampai 7 kilometer, tahun depan kami harap yang terjauh 4 km,” kata Menag kepada wartawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/12).
Menag baru saja tiba bersama Ibu Hj. Indah Suryadharma bersama rombongan jemaah haji Kloter I DKI Jakarta. Namun kloter ini mengalami delay (keterlambatan) sekitar 3 jam dari jadwal semula pukul 08.00 WIB.
Kedatangan Menag disambut oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar, Dirjen Pendidikan Islam Mohammad Ali, Sekretaris Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Ghafur Djawahir dan Kakanwil Banten M. Romli. Dalam pesawat yang sama tampak artis Ratih Sanggarwati yang usai menunaikan rukun Islam kelima.
Menurut Menag, meski bagi jemaah haji yang menempati pemondokan jauh dari Masjidil Haram telah disediakan transportasi, namun transportasi di kota Makkah bukan solusi terbaik. “Jarak yang jauh menambah ekstra energi jemaah, sehingga mereka kelelahan,” ujar SDA.
Sementara itu Kepala Corporate Komunikasi PT GIA, Pujobroto mengatakan, keterlambatan angkutan karena pada minggu-minggu pertama terjadi kepadatan di bandara King Abdul Azis Jeddah. “Keterlambatan juga karena pesawat Garuda tidak memiliki “gate” (pintu), sedangkan pesawat SAA memiliki “gate” tersendiri.”
Ia mengatakan, hampir setiap tahun terjadi keterlambatan kedatangan jemaah haji Indonesia pada minggu-minggu pertama. “Biasanya hanya satu-dua minggu, kemudian berlansung normal,” ujarnya seraya menambahkan pihak maskapai Garuda telah berupaya agar pemulangan jemaah haji ke tanah dapat tepat waktu.
“Saat pemberangkatan, time performance (ketepatan waktu) Garuda 94 persen,” imbuh Pujobroto. mch/yto

Komentar