Anwar Meninggal Dalam Perjalanan Makkah-Madinah
MADINAH–Seorang jemaah asal Kudus, Jawa Tengah, Anwar (80), asal Kloter 48 Solo, Selasa(8/12) malam, sekitar pukul 20.00 WAS, wafat di bus Abu Sarhad dalam perjalanan dari MAkkah ke Madinah, karena usia lanjut
Menurut Kasmori anak almarhun yang berada satu bus, ayahnya menghembus nafas yang terakhir, saat bus dalam perjalan sekitar 100 km dari Mekkah. “Kita tahu Bapak meninggal di rumah makan Majmu Nujum. Selama ini almarhum memang susah makan, dan usianya sudah lanjut,” ucapnya.
Ketika hendak berangkat dari Solo, kata Kasmori, almarhum pernah dirawat dan sempat diinfus. Saat di MAkkah juga, Anwar sempat dirawat dan diberikan infus.”Sebenarnya Almarhum nggak punya penyakit , tapi usianya yang sudah lanjut dan kelelahan bisa jadi penyebab, ” ucap Kasmori.
Almarhum Anwar berasal dari Desa Kandang Mas Rt 01 Rw 01, Kecamatan Gawe, Kudus, Jawa Tengah, tergabung dengan kloter 48 SOC, rombongan 6, berangkat haji bersama anak dan menantunya.
Kasmori menuturkan, sebelum wafat almarhum Ayahnya saat di Makkah sering mengatakan rindu dan kangen dengan isterinya. “Kepada menantunya, almarhum bahkan sempat minta maaf sebelum berangkat ke Madinah,” kata Kasmori.
Jenazah almarhum, kata Kasmori, bada zuhur Rabu (9/12) telah dimakamakan di Baqi Madinah, sebelumnya telah dishalatkan di Masjid Nabawi.
Sementara itu menurut Petugas Bravo Daker Madinah Cipto, sampai Pukul 02.05 WAS, Rabu (9/12) jemaah haji Indonesia yang telah masuk ke Madinah berjumlah 18 kloter, dengan jemaah 6.702 orang. Sedangkan 6 kloter dalam perjalanan dari Mekkah ke Madinah.
Seluruh pergerakan jemaah dari Mekkah ke Madinah, kata Cipto, dipantau oleh petugas PPIH melalui radio komunikasi Bravo. Bahkan semua petugas kloter no hp mereka wajib kita miliki dan hubungi jika terjadi keadaan darurat. “Setiap pelepasan jemaah haji ke Jeddah maupun ke Madinah, dikomunikasikan dengan rinci ke masing-masing daker,” ujar Cipto.mch/tar

Komentar