Barang Bawaan Jemaah Dipesawat Dibatasi

10 December 2009 | Kategori: Berita

Haji-bawaanJEDDAH– Seluruh barang bawaan jemaah haji Indonesia yang kepulangannya menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlne dan Garuda Indonesia dibatasi maksimal hanya tiga puluh dua kilogram.

Pembatasan barang bagasi dan bawaan jemaah haji Indonesia ini untuk keamanan dan keselamatan penerbangan mengingat terbatasnya daya angkut pesawat.dan hal ini berlaku di dua bandara internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Amir Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah.

Pihak penerbangan Saudi Arabia Airline dan Garuda Indonesia hanya menerima bagasi satu buah koper seberat tiga puluh dua kilogram dan satu buah tas yang dapat dibawa jemaah untuk di masukan kedalam kabin pesawat.

Koper yang masuk dalam bagasi tidak boleh diisi oleh air zam zam, kompor, botol sprai atau semprotan dan barang lainnya yang mudah meledak di dalam pesawat. jika jemaah haji tetap menginginkan membawa seluruh barang bawaan yang telah melebihi ketentuan maka harus memalui perusahaan cargo dengan biaya sendiri.

Kepala daerah kerja Madinah Cepi Supriatna mengatakan,pihak maskapai penerbangan Saudi Arabia Airlne akan melakukan sweeping di bandara kepada setiap jemaah haji apakah tas yang dibawa sudah sesuai ketentuan. untuk itu kepada jemaah haji Indonesia diminta agar mentaati peraturan yang berlaku, jika membawa buah tangan untuk sanak saudara sebaiknya yang memang diperlukan dan belum ada di tanah air.

Untuk air zam zam yang merupakan buah tangan wajib bagi jemaah, akan diberikan ketika jemaah haji sudah tiba di embarkasinya masing-masing. untuk pelaksanaan penimbangan dan pengangkutan barang bagasi jemaah haji pada pemulangan gelombang kedua ini akan dilakukan oleh petugas haji indonesia dan perusahaan al munief di pemondokan jemaah.mch/yto

Artikel Terkait:
  • No Related Post

Komentar