Pengurusan Visa Haji 2010 Direncanakan di Pesawat
17 December 2009 | Kategori: Haji
SURABAYA–Departemen Keimigrasian akan menerapkan pengurusan visa haji pada tahun 2010 di pesawat menyusul, upayanya mengurangi antrean pelayanan visa haji tahun depan.
Direktur Dokumen Perjalanan Visa dan Fasilitas Keimigrasian, Departemen Keimigrasian, Jhoni Muhammad, menjelaskan, selama ini pengurusan visa haji dilakukan secara tradisional. “Hingga kini, kami masih melakukan pengurusan visanya di bandara,” katanya, saat ditemui ANTARA, dalam acara Sosialiasi Asia Pacific Economic Cooperation/APEC Business Travel Card “ABTC”, di Sheraton Hotel and Towers Surabaya, Kamis.
Menurut dia, proses pelayanan visa haji selama ini sangat membuang waktu. Padahal, dengan waktu yang singkat mereka bisa membuat kartu tersebut. “Upaya jemput bola dengan melayani pengurusan visa haji di pesawat diharapkan mempercepat jadwal kepulangan mereka ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Mengenai mekanisme pelayanan visa itu, ia menyebutkan, pihaknya akan mengirim sejumlah petugas ke tanah suci dan mengawal ibadah mereka di sana. “Ketika mereka dalam perjalanan ke tanah air, selama di pesawat sejumlah petugas kami akan membantu pelayanan visanya,” katanya.
Sementara itu, terkait sosialisasi kartu ABTC di Surabaya, tambah dia, bidikan pasarnya adalah kalangan pebisnis yang sering masuk keluar ke negara lain. “Di sisi lain, hingga kini secara nasional total pemegang kartu itu ada 1.138 orang,” katanya.
Ia meyakini, dengan gencarnya sosialisasi dan upaya pengalihan pengurusan ke kantor wilayah keimigrasian di daerah, tahun depan jumlah pemegang kartu di negeri ini tumbuh positif 50 persen dari kondisi sekarang. Ant/yto

Komentar