Kesadaran Jemaah Membatasi Barang Bawaan Meningkat
18 December 2009 | Kategori: Haji
BATAM–Tingkat kesadaran jemaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam untuk membatasi barang bawaan dari Tanah Suci ke Tanah Air meningkat, terbukti tidak ada barang jemaah yang melebihi ketentuan pemerintah Arab Saudi.
Hal itu dikatakan Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam Erizal Abduulah di Batam, Jumat. “Sampai saat ini, tidak ada barang jemaah yang tertahan di Arab Saudi akibat kelebihan berat yang sudah ditentukan,” kata Erizal.
Ia mengatakan PPIH terus mengingatkan jemaah agar tidak membeli barang berlebihan di Tanah Suci, agar jumlah bawaan ke Tanah Air tidak melampaui batas. “Kami selalu mengimbau dan mengingatkan batasan barang yang bisa dibawa ke Indonesia,” kata Erizal.
Selain itu, ia mengatakan jasa pengiriman barang juga membantu jemaah untuk membawa barang bawaan ke Tanah Air.
Jemaah memilih mengirim barang bawaan mereka melalui jasa kargo, ketimbang membawa langsung, mengingat batasan barang yang ditentukan, kata Erizal. “Banyak juga jemaah yang berat barang bawaannya melebihi batas yang ditentukan cenderung menggunakan jasa PT Pos Indonesia dan Al Munir Kargo,” kata dia.
Dengan jasa pengiriman barang, maka jemaah yang banyak berbelanja dapat mengirimkan bawaannya ke Tanah Air, tanpa harus khawatir dicegat petugas bandara.
Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak jemaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam yang kelebihan barang bawaan, sehingga panitia haji di Arab Saudi terpaksa mengumpulkan barang jemaah yang tercecer, untuk dikirimkan kembali.
Debarkasi Haji Hang Nadim Batam melayani jemaah dari empat provinsi, Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat yang terbagi dalam 22 kelompok terbang pada musim Haji 1430 H.
Dembarkasi Hang Nadim Batam juga melayani maskapai penerbangan yang mengangkut calon haji dari embarkasi lain, untuk mengisi bahan bakar, sekaligus transit, seperti Debarkasi Solo dan Makassar. Ant/yto

Komentar