<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: 119.500 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/23/119-500-jemaah-haji-indonesia-telah-kembali-ke-tanah-air/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/23/119-500-jemaah-haji-indonesia-telah-kembali-ke-tanah-air/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 10:17:43 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: M NURMUTAQIN</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/23/119-500-jemaah-haji-indonesia-telah-kembali-ke-tanah-air/comment-page-1/#comment-351</link>
		<dc:creator>M NURMUTAQIN</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 08:29:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2446#comment-351</guid>
		<description>Alhamdulillah saya dan Ibunda Hj. Aan Mardianah (67 th) telah kembali ke tanah air dengan selamat. Saya ucapkan terima kasih kepada Saudi Arabia Airlines yang telah melayani di pesawat dengan baik. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan, diantaranya :
1. Saya penumpang kloter 20 embarkasi bekasi/Soekarno hatta mengalami keterlambatan/delayed selama 11 jam. Keterlambatannya kami anggap wajar namun untuk pelayanan di hotel selama menunggu perlu diperbaiki karena banyaknya jamaah yang tidak kebagian kamar dan tidur diselasar hotel dan lobby. Saya sendiri mendapatkan kamar tetapi kondisinya kotor dan berbau tidak enak, bahkan dibalkon kamar ada bangkai burung merpatinya.
2. Pelayanan petugas Saudi Arabia Airlines dibandara pada saat kepulangan, yang kebetulan petugas berbangsa Indonesia telah merampas barang-barang bawaan jamaah secara kasar termasuk barang yang dibawa Ibunda bahkan dibarengi dengan kata-kata yang tidak pantas . Ibunda saya sangat sedih karena yang dirampas adalah oleh-oleh untuk cucunya berupa mainan dan oleh-oleh untuk saudara dan tetangga berupa makanan. Harganya memang tidak lebih dari 1.000 SR tapi bagi ibunda itu merupakan hasil jerih payah berjualan. Sebagai Bangsa Indonesia saya merasa prihatin atas perlakuan ini apalagi melihat petugas yang berbangsa Arab sampai geleng-geleng kepala atas perlakuan petugas dari Indonesia. Petugas-petugas ini perlu di training lagi khususnya masalah perilaku supaya lebih islami dan lebih baik lagi dalam melayani tamu Allah.
      Demikian masukan ini semoga menjadi perbaikan bagi kita semua. Mohon maaf apabila ada hal-hal yang tidak pada tempatnya dan kepada Allah SWT saya mohon ampunan. Semoga Allah Yang Maha Mengatur memanggil kembali ke Tanah Suci untuk menikmati indahnya bersujud ke hadapan-Nya. Amiin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah saya dan Ibunda Hj. Aan Mardianah (67 th) telah kembali ke tanah air dengan selamat. Saya ucapkan terima kasih kepada Saudi Arabia Airlines yang telah melayani di pesawat dengan baik. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan, diantaranya :<br />
1. Saya penumpang kloter 20 embarkasi bekasi/Soekarno hatta mengalami keterlambatan/delayed selama 11 jam. Keterlambatannya kami anggap wajar namun untuk pelayanan di hotel selama menunggu perlu diperbaiki karena banyaknya jamaah yang tidak kebagian kamar dan tidur diselasar hotel dan lobby. Saya sendiri mendapatkan kamar tetapi kondisinya kotor dan berbau tidak enak, bahkan dibalkon kamar ada bangkai burung merpatinya.<br />
2. Pelayanan petugas Saudi Arabia Airlines dibandara pada saat kepulangan, yang kebetulan petugas berbangsa Indonesia telah merampas barang-barang bawaan jamaah secara kasar termasuk barang yang dibawa Ibunda bahkan dibarengi dengan kata-kata yang tidak pantas . Ibunda saya sangat sedih karena yang dirampas adalah oleh-oleh untuk cucunya berupa mainan dan oleh-oleh untuk saudara dan tetangga berupa makanan. Harganya memang tidak lebih dari 1.000 SR tapi bagi ibunda itu merupakan hasil jerih payah berjualan. Sebagai Bangsa Indonesia saya merasa prihatin atas perlakuan ini apalagi melihat petugas yang berbangsa Arab sampai geleng-geleng kepala atas perlakuan petugas dari Indonesia. Petugas-petugas ini perlu di training lagi khususnya masalah perilaku supaya lebih islami dan lebih baik lagi dalam melayani tamu Allah.<br />
      Demikian masukan ini semoga menjadi perbaikan bagi kita semua. Mohon maaf apabila ada hal-hal yang tidak pada tempatnya dan kepada Allah SWT saya mohon ampunan. Semoga Allah Yang Maha Mengatur memanggil kembali ke Tanah Suci untuk menikmati indahnya bersujud ke hadapan-Nya. Amiin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
