295 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci
23 December 2009 | Kategori: Haji
JEDDAH–Dengan meninggalnya 20 jemaah haji lagi sejak Jumat (18/12) lalu, sudah tercatat seluruhnya 295 jemaah haji Indonesia yang berpulang saat menunaikan ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Sistem Komunikasi Haji terpadu (Siskohat) Departemen Agama mengungkapkan, Rabu, nama-nama yang meninggal adalah Suteja M. Nuh (74) asal Jakarta, M. Sidik Idris (58) asal Bima, Dawondu Munara (64) tidak diperoleh informasi tentang asalnya), Suherman (78)asal Sumedang, Drg. Rusdiansyah Anang (63) asal Banjarmasin dan Ny. Hafsah Ibrahim (48) asal Surabaya.
Selanjutnya Lasseng Jalampeng (71) asal Ujungpandang, Ny. Hawati Laungu (42) asal Ujungpandang, Unis Repah (69) asal Taliwang, Ny. Juwariah Basir (73) asal Kediri, Sudirman Munap (58) asal Payakumbuh, Ny. Roskemala Dewi (71) asal Bumi Ratu, Ny. Sutijah Pekih (77) asal Banyumas dan Ny. Marijam Manraji (72) asal Ponorogo.
Kemudian Abubakar Tala (59)asal Surabaya, Ny. Katijah Karjak (79) asal Medan, Widagdi Santosa (52) asal Klaten, Ny. Jumanah Hadiwinarjo (56) asal Bantul, Ny. Sarah Abdul (82) asal Pandeglang dan Lamanggu Massarasa (73) asal Ujungpandang.
Suteja, Dawondu, U Suherman, Ny. Hafsah, Lasseng, Ny. Hawati, Sudirman, Ny. Sutijah, Ny. Katijah, Widagdi, Ny. Sarah meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan fungsi alat pernapasan, sementara M Sidik, Rusdiansyah, Unis Repah, Ny. Juwariah, Ny. Roskemala, Ny. Marijam, Abubakar, Ny. Jumanah, akibat penyakit yang berhubungan dengan fungsi jantung, sementara Lamanggu tidak diperoleh informasi mengenai penyebab kematiannya.
Suteja, Rusdiansyah, Ny. Juwariah,Sudirman, Ny. Roskemala, Ny. Sutijah, Ny. Karzak, Widagdi, Ny. Jumanah, Ny. Sarah, dan Lamanggu dikebumikan di TPU Syaraya, Mekah. Sidiq, Dawondu, Ny. Hafsah, Lasseng, Ny. Hawati, Unis, Marijam, Abubakar, dikebumikan di TPU Baqi, Madinah, sementara U Suherman dimakamkan di TPU Siti Hawa, Jeddah.
Jumlah jemaah yang meninggal tahun ini (295) jauh lebih rendah dibanding dengan periode yang sama (60 hari) pada tahun lalu, yaitu sebanyak 455 orang. Penyebab kematian terbesar (174 orang) akibat kegagalan fungsi jantung (miocardiac arrest) disusul akibat sistem pernapasan (Respiratory Failure) sebanyak 105 orang.
Selebihnya akibat stroke dan umumnya akibat kelelahan selama mengikuti kegiatan fisik dalam rangkaian prosesi ibadah haji pada usia yang sudah lanjut.
Jemaah yang meninggal terbanyak berasal dari embarkasi Surabaya (61 orang) disusul dari Solo (54 orang), sedangkan jemaah yang masih dirawat di rumah sakit milik pemerintah Arab Saudi dan Balai Pengobatan Haji Indonesia saat ini berjumlah 29 orang, lima orang di antaranya dirawat di ruang perawatan intensif (ICU). mch/yto

Komentar