<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jamaah Non Kuota Menurunkan Citra Penyelenggaraan Haji Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 07:31:35 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Rinto Rahardjo</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-1180</link>
		<dc:creator>Rinto Rahardjo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 01:08:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-1180</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.
Posisi haji non kuota tdk berbeda dg hj reguler. Ada yg bener pelayanannya, ada yang amburadul. Tapi pak Mentri sebaiknya mendengar dari berbagai pihak. Justru mayoritas pelayanan haji non kuota sangat baik setara haji VIP. Yg merusak citra pelayanan haji non kuota itu KBIH yg menyelenggarakan haji non kuota. Kalu Biro Perjalanan, dilindungi oleh Assosiasi masing-masing. Coba tunjuk non kuota yg terlantar dari BPIH !! Jangan suka pukul rata. Kalau reguler emang belum sempurna sehingga memberikan citra haji yg tidak bagus, jangan cari kambing hitam. Hadaakumullah ya pak SDA. Hati-hati, Dirjen anda suka asal bunyi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.<br />
Posisi haji non kuota tdk berbeda dg hj reguler. Ada yg bener pelayanannya, ada yang amburadul. Tapi pak Mentri sebaiknya mendengar dari berbagai pihak. Justru mayoritas pelayanan haji non kuota sangat baik setara haji VIP. Yg merusak citra pelayanan haji non kuota itu KBIH yg menyelenggarakan haji non kuota. Kalu Biro Perjalanan, dilindungi oleh Assosiasi masing-masing. Coba tunjuk non kuota yg terlantar dari BPIH !! Jangan suka pukul rata. Kalau reguler emang belum sempurna sehingga memberikan citra haji yg tidak bagus, jangan cari kambing hitam. Hadaakumullah ya pak SDA. Hati-hati, Dirjen anda suka asal bunyi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didin nurdin</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-1165</link>
		<dc:creator>didin nurdin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 03:26:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-1165</guid>
		<description>kalau sudah gini pelayanannya,lebih baik digunakan untuk kesholehan sosial saja..ah..karena ada kisah jga..yang diterima ibadah hajinya adalah yang tidak berangkat haji..untuk hajinya kita jum&#039;at saja hadir di awal waktu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau sudah gini pelayanannya,lebih baik digunakan untuk kesholehan sosial saja..ah..karena ada kisah jga..yang diterima ibadah hajinya adalah yang tidak berangkat haji..untuk hajinya kita jum&#8217;at saja hadir di awal waktu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lilik</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-1147</link>
		<dc:creator>lilik</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 07:29:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-1147</guid>
		<description>adanya jammah non kuota akibat daftar tunggu yang panjang ,untuk itu pemerintah harusnya melarang calon jemaah haji yang sudah naik haji berkali kali untuk tidak  naik haji lagi.akan tetapi hal itu pasti tidak dapat dibenarkan, sehingga perlu peraturan baru yaitu untuk  yang naik haji ke 2 kali dan seterusnya harus melalui jalur ONH Plus,dengan demikian dapat sedikit mengurangi antrian di jamaah reguler.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>adanya jammah non kuota akibat daftar tunggu yang panjang ,untuk itu pemerintah harusnya melarang calon jemaah haji yang sudah naik haji berkali kali untuk tidak  naik haji lagi.akan tetapi hal itu pasti tidak dapat dibenarkan, sehingga perlu peraturan baru yaitu untuk  yang naik haji ke 2 kali dan seterusnya harus melalui jalur ONH Plus,dengan demikian dapat sedikit mengurangi antrian di jamaah reguler.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: usman akiki</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-560</link>
		<dc:creator>usman akiki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 15:54:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-560</guid>
		<description>untuk mengurangi antrian panjang witinglis calon haji, 
1. tutup dahulu pendaftaran calon haji yang baru.
2. berangkatkan seluruh yang sudah punya porsi secara bertahap dan sesuai kuota.
3. pikirkan kembali bentuk pendaftaran yang lebih bagus dan tidak ada yang dirugikan, karena saya rasakan lebih baik pada jaman dahulu dimana begitu diumumkan dan dibatasi waktu penyetorannya, maka masyarakat akan menyadarinya manakala tidak berangkat karenaa tidak menyetor biaya pada waktunya. 
4. kalau begini terus daya hawatir hal ini menjadi bom waktu yang manakala masyarakat sudah merasa jenuh, dia akan meletus dan bergerak bagaikan dinamo, bisa positif tapi juga bisa negatif.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk mengurangi antrian panjang witinglis calon haji,<br />
1. tutup dahulu pendaftaran calon haji yang baru.<br />
2. berangkatkan seluruh yang sudah punya porsi secara bertahap dan sesuai kuota.<br />
3. pikirkan kembali bentuk pendaftaran yang lebih bagus dan tidak ada yang dirugikan, karena saya rasakan lebih baik pada jaman dahulu dimana begitu diumumkan dan dibatasi waktu penyetorannya, maka masyarakat akan menyadarinya manakala tidak berangkat karenaa tidak menyetor biaya pada waktunya.<br />
4. kalau begini terus daya hawatir hal ini menjadi bom waktu yang manakala masyarakat sudah merasa jenuh, dia akan meletus dan bergerak bagaikan dinamo, bisa positif tapi juga bisa negatif.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cak Sulais</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-378</link>
		<dc:creator>Cak Sulais</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 09:26:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-378</guid>
		<description>Perbaiki dulu pelayanan haji secara menyeluruh, baru boleh menyalahkan yang lain.  Haji Non Kuota kan tidak melanggar undang-undang, mereka hanya tidak melalui pintu Depag.  Sedangkan visa tetaplah visa haji (calling visa) dari Kedubes Saudi, apalagi paspornya sekarang memakai paspor hijau semua.  Apakah Depag akan mengajak Depkumham untuk melanggar HAM dengan menolak paspor keberangkatan yang telah lengkap dan sah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perbaiki dulu pelayanan haji secara menyeluruh, baru boleh menyalahkan yang lain.  Haji Non Kuota kan tidak melanggar undang-undang, mereka hanya tidak melalui pintu Depag.  Sedangkan visa tetaplah visa haji (calling visa) dari Kedubes Saudi, apalagi paspornya sekarang memakai paspor hijau semua.  Apakah Depag akan mengajak Depkumham untuk melanggar HAM dengan menolak paspor keberangkatan yang telah lengkap dan sah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aziz</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-376</link>
		<dc:creator>Aziz</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 03:34:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-376</guid>
		<description>Betul itu pak....hehe apanya yang betul..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul itu pak&#8230;.hehe apanya yang betul..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: akhmad basuki</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-375</link>
		<dc:creator>akhmad basuki</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:49:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-375</guid>
		<description>Ass. pak menteri agama yg baru
saya jamaah haji kloter 38 banten alamat taman cilegon blok c11/11 HP 08129932456 sy pingin menunjukkan bukti bukti bahwa pelayanan haji sekarang tdk lebih baik dari th 2005

Sedih sekali jk sy melihat saodara2 yang usia tua HANYA BISA KE HAROM seminggu sekali krn tdak bs berebut naik bus SAPTCO di terowongan belum lagi naik bus indonnesia yg disopiri orang mesir dan sama sekali tidak bisa bahasa indonesia kemudian petugas haji indonesia yg aras2en krn gaji yg rendah sehingga saya menangis kasihan jk melihat kejadian ini tiap hari.

Sudah hari yg kelima teman2 saya ndak berbicara ibadah tapi berbicara tentang tersesatnya tatkala pulang ke maktap 552 ajiziah ja&#039;fariah .

Belum lagi kasih makanannya sangat keterlaluan kita dapat pelayanan makan di mina tgl 28 nov.2009 

PAK MENTERI SAMPAI KAPAN PELAYANAN INI AKAN BERUBAH PAK ? ..... NDAK USAH NIRU MALAYSIA KITA NIRU BANGLADES AJA PAK UDH CUKUP ....walau maktap jelek tapi dekat masjidil harom ini cita2 sebagian besar jamaah krn tidur dg AC fasilitas hotel bintang lima kami udh biasa tidur 

Nuhun wass.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. pak menteri agama yg baru<br />
saya jamaah haji kloter 38 banten alamat taman cilegon blok c11/11 HP 08129932456 sy pingin menunjukkan bukti bukti bahwa pelayanan haji sekarang tdk lebih baik dari th 2005</p>
<p>Sedih sekali jk sy melihat saodara2 yang usia tua HANYA BISA KE HAROM seminggu sekali krn tdak bs berebut naik bus SAPTCO di terowongan belum lagi naik bus indonnesia yg disopiri orang mesir dan sama sekali tidak bisa bahasa indonesia kemudian petugas haji indonesia yg aras2en krn gaji yg rendah sehingga saya menangis kasihan jk melihat kejadian ini tiap hari.</p>
<p>Sudah hari yg kelima teman2 saya ndak berbicara ibadah tapi berbicara tentang tersesatnya tatkala pulang ke maktap 552 ajiziah ja&#8217;fariah .</p>
<p>Belum lagi kasih makanannya sangat keterlaluan kita dapat pelayanan makan di mina tgl 28 nov.2009 </p>
<p>PAK MENTERI SAMPAI KAPAN PELAYANAN INI AKAN BERUBAH PAK ? &#8230;.. NDAK USAH NIRU MALAYSIA KITA NIRU BANGLADES AJA PAK UDH CUKUP &#8230;.walau maktap jelek tapi dekat masjidil harom ini cita2 sebagian besar jamaah krn tidur dg AC fasilitas hotel bintang lima kami udh biasa tidur </p>
<p>Nuhun wass.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Febby</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/01/02/jamaah-non-kuota-menurunkan-citra-penyelenggaraan-haji-indonesia/comment-page-1/#comment-371</link>
		<dc:creator>Febby</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:02:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2516#comment-371</guid>
		<description>Masukan buat bapak-bapak pengurus haji : pd waktu haji kemarin, makan pagi di mina hanya nasi dan kuah saja plus buncis rebus. Kondisinya sangat mengenaskan, apakah memang demikian standar makanan yg telah bapak-bapak bayar utk jamaah haji Indonesia? Adakah bapak-bapak pengurus yg sdh diamanahkan mengurus jama&#039;ah haji tahu tentang hal ini ? Bapak-bapak tentunya sangat paham bahwa kondisi kita di mina perlu asupan gizi yg cukup karena kita sdg melakukan ibadah yg sangat erat kaitannya dg fisik. Mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan, bukan berlomba-lomba menyengsarakan jama&#039;ah haji.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masukan buat bapak-bapak pengurus haji : pd waktu haji kemarin, makan pagi di mina hanya nasi dan kuah saja plus buncis rebus. Kondisinya sangat mengenaskan, apakah memang demikian standar makanan yg telah bapak-bapak bayar utk jamaah haji Indonesia? Adakah bapak-bapak pengurus yg sdh diamanahkan mengurus jama&#8217;ah haji tahu tentang hal ini ? Bapak-bapak tentunya sangat paham bahwa kondisi kita di mina perlu asupan gizi yg cukup karena kita sdg melakukan ibadah yg sangat erat kaitannya dg fisik. Mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan, bukan berlomba-lomba menyengsarakan jama&#8217;ah haji.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

