Biaya Paspor Haji Belum Dikembalikan
14 January 2010 | Kategori: Haji
TEMANGGUNG–Jemaah haji Kabupaten Temanggung 2009 yang membayar biaya paspor hingga saat ini belum menerima pengembalian biaya tersebut, namun Kantor Departemen Agama setempat berjanji mengupayakan agar proses untuk hal itu lebih cepat.
Kepala Kantor Depag Kabupaten Temanggung, Jamun Efendi, di Temanggung, Kamis, mengakui bahwa sebagian jemaah haji belum menerima pengembalian biaya paspor dan Depag sedang memproses pengembalian biaya paspor sebanyak Rp270 ribu perorang.
Ia mengatakan, Depag berusaha mengembalikan biaya paspor tersebut secepatnya melalui rekening masing-masing jemaah.
Padahal, katanya, belum tentu semua jemaah tersebut masih mempunyai rekening di bank. “Memang benar, waktu membayar biaya haji mereka melalui rekening di BRI, tetapi begitu selesai haji mereka banyak yang menutup rekeningnya,” katanya.
Ia mengatakan, mereka yang telah menutup rekeningnya menjadi salah satu kendala proses pengembalian biaya paspor tersebut. “Untuk mengatasi hal tersebut, kami telah mengusulkan kepada Depag supaya pengembalian biaya paspor itu dilakukan secara kolektif melalui bendahara Kantor Depag atau imigrasi,” katanya.
Ia mengatakan, tidak semua jemaah haji Temanggung membayar biaya paspor. Mereka yang membayar adalah pengurusan paspor sebelum ada nota kesepahaman antara Depag dengan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Tetapi, katanya, mereka yang mengurus paspor setelah nota kesepahaman itu berlaku mendapat layanan gratis.
Ia menjelaskan, sebanyak 270 di antara 517 jemaah haji asal Temanggung membayar pengurusan paspor. “Kebetulan jadwal pengurusan paspor bagi jemaah Temanggung paling akhir sehingga sebagian jemaah sudah gratis, namun yang melaksanakan pembuatan paspor pada tahap awal seperti Magelang dan Purworejo, semua jemaah harus mengeluarkan biaya talangan terlebih dahulu,” katanya.
Pada kesempatan itu ia juga mengatakan, kuota haji Temanggung Tahun 2010 sebanyak 800 orang sudah terpenuhi.
Ia mengatakan, pendaftaran haji untuk Tahun 2011 dan 2012 juga sudah penuh. “Jadi pendaftaran haji saat ini untuk kuota tahun 2013,” katanya. Ant/yto

Komentar