Prioritaskan Calon Haji Lansia
1 February 2010 | Kategori: Haji

Calhaj Beresiko
MATARAM– Calon haji yang lanjut usia (lansia) di Nusa Tenggara Barat perlu diprioritaskan dalam menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah. “Kalau mengikuti urutan nomor ”porsi”, mereka akan kesulitan menjalankan ibadah haji,” kata Kepala Bidang Penyelengaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama NTB H Usman di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan kalau seandainya seorang calon haji berusia 62 tahun mendapat nomor “porsi” tahun 2010, dia akan mendapat giliran diberangkatkan delapan tahun lagi, dan saat itu usianya 70 tahun.
“Karena itu calon haji lansia seharusnya ada prioritas untuk diberangkatkan sehingga mereka tidak terlalu tua menunaikan ibadah haji,” katanya.
Ia mengatakan selama ini jumlah calon haji yang masuk daftar tunggu terus bertambah, hingga 20 Januari 2010 mencapai 34.109 orang.
Menurut dia seluruh umat Islam memiliki hak yang sama untuk menunaikan ibadah haji, namun faktor usia perlu mendapat perhatian, karena selama ini calon haji yang diberangkatkan banyak yang usianya di atas 60 tahun.
Menurut data Siskohat Kementerian Agama jumlah calon haji NTB hingga 20 Januari 2010 yang telah mendapatkan nomor “porsi” tercatat 34.109 orang, dan ini akan selesai diberangkatkan sekitar delapan tahun ke depan atau pada 2018 dengan kuota rata-rata 4.400 orang/tahun.
Jumlah calon haji yang masuk daftar tunggu ini akan terus bertambah karena yang mendapat nomor setiap hari mencapai ratusan orang. JCH yang masuk daftar tunggu itu terbanyak dari Kabupaten Lombok Timur sebanyak 8.480 orang, Lombok Tengah 7.406 orang, Kota Mataram 4.626 orang, Lombok Barat 3.991 orang, Kabupaten Bima 3.308 orang, Sumbawa 2.734 orang, Kota Bima 1.503 orang, Dompu 1.312 orang dan Sumbawa Barat 749 orang. Ant/yto

Komentar