Kemenag Diminta Anggarkan Pembangunan Asrama Haji Tanggerang

2 March 2010 | Kategori: Berita

ratu-atutSERANG–Pemerintah Provinsi Banten meminta Kementerian Agama segera menganggarkan untuk pembangunan fisik asrama haji di Kota Tangerang, Banten pada APBN Perubahan 2010 atau pada APBN 2011.

Gubenur Banten Ratu Atut Chosiyah di Serang, Kamis mengatakan, pemerintah Provinsi Banten bersedia untuk menyediakan lahan untuk pembangunan asrama haji yang lokasinya lebih dekat dengan Bandara Soekarno Hatta yakni di Kota Tangeran.

Pihaknya akan bekerjasam dengan PT Angkasa Pura II untuk penyediaan lahan tersebut yang luasnya kurang lebih mencapai 20 hektar.

“Kami sudah melakukan lobi-lobi dengan Angkasa Pura, kabarnya dari pihak Angkasa Pura II sudah ada gambaran untuk lahan tersebut,” kata Gubernur Banten usai acara penyerahan dokumen dan sosialisasi Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU) IAIN Maulana Hasanudin Banten di Serang.

Atut mengatakan, ia sudah mendengar kabar dari pihak Angkasa Pura II, bahwa lahan untuk pembangunan asrama haji tersebut sudah ada, hanya tinggal menunggu persetujuan Kemeneg BUMN dan Kementerian Keuangan. Sebab, kesulitan jika mencari lahan masyarakat yang dibebaskan, sehingga bisa memanfaatkan lahan Bandara Soekarno Hatta.

“Ini baru ada kabar, kami akan menanyakan kembali untuk lebih jelasnya ke Angkasa Pura,” kata Atut.

Ia mengharapkan Kementerian Agama melalui APBN-P akan segera menganggarkan untuk pembangunan fisiknya, karena pemprov Banten hanya sanggup untuk menyediakan lahan untuk pembangunan asrama haji itu yang kebutuhannya sekitar 20 hektar.

Sementara itu, Sekjen Kementrian Agama Bahrul Hayat yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya akan beruapaya untuk segera menganggarkan untuk pembangunan fisiknya, apalagi jika lahannya sudah siap.

Menurutnya, dengan adanya asrama haji di Kota Tangerang yang akan menampung jemaah calon haji dari DKI Jakarta, Jabar, Lampung dan Banten, akan lebih baik karena lebih mendekatkan dengan Bandara Soekarno Hatta.

“Jika lebih dekat bandara akan lebih baik, asrama haji Pondok Gede tetap difungsikan untuk pengembangan UIN Syarif Hidayatullah,” kata Bahrul Hayat. ant,mch/yto

Artikel Terkait:
  • No Related Post

Komentar