Kuota Haji Bengkulu Penuh Sampai 2014
18 March 2010 | Kategori: Berita
BENGKULU– Kuota haji di Bengkulu dipastikan sudah penuh sampai tahun 2014, karena sampai saat ini daftar tunggu sudah mencapai 4.000, sementara kuota haji untuk Bengkulu setiap tahun hanya 1.614 jemaah.
Belum lagi ada tambahan pendaftar baru tiap bulannya, dengan membengkaknya calon jemaah haji di Bengkulu tersebut diharapkan ada kebijakan dari pemerintah pusat, kata Kepala Biro Kesra Pemprov Bengkulu Syaifullah, Senin.
Pemprov Bengkulu setiap tahun selalu mengusulkan penambahan kuota calon jemaah haji, tetapi karena jatah dari Arab Saudi sudah ditentukan demikian maka sulit permintaan tersebut untuk direalisasikan.
Kuota haji untuk Indonesia dibagi merata untuk 33 provinsi, dengan sistem penjatahan menggunakan metode satu mil per pendududuk muslim. “Jatah tersebut sudah ditentukan dari Arab Saudi, sedangkan negara kita tergolong berpenduduk mayoritas muslim maka wajar saja pembatasan itu diberlakukan,” ucapnya.
Sementara, Kepala Kanwil Depag Provinsi Bengkulu Taufiqurrahman mengemukakan, pembatasan jemaah haji oleh Arab Saudi harap dimaklumi, karena bila tidak dibatasi umat muslim se-dunia akan membeludak datang ke Tanah Suci.
Pemprov Bengkulu ke depan lebih memprioritaskan calon jemaah yang belum pernah berhaji atau baru pertama kali melakukan ibadah haji.
Bila masyarakat di Provinsi Bengkulu belum dapat berangkat pada tahun ini, mudah-mudahan tahun berikutnya dapat giliran dan jangan khawatir, karena bila sudah niat beribadah pasti akan diberikan kemudahan jalannya.
Kuota haji Bengkulu tahun 2009 tetap sama yaitu 1.614 dengan rincian sebanyak 127 orang dari Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma sebanyak 169 dan Kaur 106 orang. Kota Bengkulu 305, Bengkulu Utara 288, Rejang Lebong 230. Kepahiang 108. dan Lebong sebanyak 91 orang serta sisanya ditambah dengan untuk TPHD.
Dipastikan pada tahun ini jumlah tersebut tidak akan berubah banyak, karena pertumbuhan penduduk sendiri masih tergolong lambat. Untuk musim ibadah haji tahun ini akan berangkat pada Oktober mendatang, ujarnya. Ant/yto

Komentar