Kemenkes Salurkan Vaksin Meningitis Pekan Depan
5 July 2010 | Kategori: Berita
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Kementerian Kesehatan akan mulai menyalurkan vaksin meningitis untuk calon jamaah haji minggu depan atau minggu kedua Juli. “Minggu depan sudah mulai disalurkan. Pemberiannya berbeda-beda di tiap puskesmas,” kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta, Senin.
Penyaluran vaksin meningitis tetap dilakukan ditengah kontroversi fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap vaksin-vaksin tersebut karena mengandung media babi dalam pembentukannya. Menkes menyebut pihaknya menggunakan fatwa darurat yang pernah dikeluarkan oleh MUI karena penyakit meningitis termasuk penyakit berbahaya dan mematikan bagi para jamaah haji.
Tahun lalu, MUI memperbolehkan penggunaan vaksin tersebut karena kondisi darurat untuk melakukan ibadah wajib namun memberikan catatan bahwa Kemenkes harus mencari alternatif vaksin yang halal. Menteri Agama Suryadharma Ali juga telah memperbolehkan pemberian vaksin meningitis bagi calon haji karena belum ada alternatif lain, kendati isu ini masih menjadi polemik di masyarakat.
Vaksin meningitis diberikan gratis bagi para calon jamaah haji dan umroh karena dikhawatirkan tertular penyakit tersebut dari jamaah dari negara-negara lain. Ant, Krisman Purwoko/Yto

…tanyakan donk..kenapa terus pakai produk vaksin haram?..apakah ada perjanjian bisnis/masalah ekonomi/politik…muga2 bukan perjanjian bisnis sampai 10 tahun kedepan. dosa buat pemerintah lho..
Kemana kami bisa mendapat vaksin meningitis yang halal? kami calon jamaah haji papua yang karena tugas sebagai PNS sekarang berdomisili di makassar. segala kelengkapan haji berupa pelunasan BPIH, paspor, buku kesehatan haji, kloter dan lain-lain sudah selesai. masalahnya kami belum divaksin meningitis. kami sudah mencoba minta divaksin di Dinkes Kota Makassar tapi petugasnya bilang tidak bisa divaksin di sana karena vaksin untuk kami tidak tersedia bahkan kami disarankan untuk vaksin di papua atau minta divaksin di kantor kesehatan pelabuhan tapi vaksin yang tersedia di sana vaksin lama (tidak halal). saya mencoba ke Dinkes propinsi Sulsel dan sampai sekarang masih menunggu kalo ada vaksin sisa. kemana kami harus mendapat vaksin meningitis yang halal?