Jamaah Masjidil Haram Terganggu Nada Panggil Telepon Genggam
2 September 2010 | Kategori: Berita

Masjidil Haram
Makkah–Ratusan ribu jamaah di Masjidil Haram yang sedang mengejar berkah 10 hari terakhir bulan Ramadan merasa terganggu oleh suara nada panggil ponsel.
Suara nada panggil ponsel yang dibawa para jamaah ke dalam masjid telah mengganggu kekhusukan para jamaah yang sedang beribadah, belum lagi ditambah dengan kedipan cahaya blits kamera yang selalu muncul hampir disetiap sudut masjid.
Ketika berlangsung sholat wajib, nada dering dari puluhan ribu ponsel yang dibawa para jamaah menimpa telinga orang yang sedang khusuk beribadah. Berbagai alunan nada dering bersaing dengan suara imam sholat. Ini terjadi karena ada sebagian jamaah yang tidak peduli terhadap gangguan yang membuat ketidaknyamanan orang lain.
Seorang koresponden Al-Riyadh menyaksikan ada beberapa jamaah terlihat sedang melakukan pembicaraan melalui telephon genggamnya dalam jangka waktu yang lama sambil melakukan tawaf mengelilingi kakbah yang merupakan bagian dari ritual umrah mereka.
Sedangkan yang lain terlihat para jamaah sedang mengirimkan pesan singkat (sms). Banyak jamaah juga terlihat sedang melakukan percakapan melalui telepon genggamnya dalam jangka waktu lama dengan anggota keluarga atau teman-teman saat melakukan ibadah Sa’ai antara bukit Safa dan Marwah. Bahkan tidak sedikit yang sedang membicarakan tentang proyek-proyek komersial.
Banyak jamaah telah menyatakan ketidaksenangan kepada mereka yang berbicara dengan nada keras ketika menjawab telepon, karena telah menciptakan gangguan kepada orang-orang yang sedang berimadah.
Beberapa jamaah Masjidil Haram juga banyak yang sibuk mengambil foto di area masjid. Seolah mereka berlomba mengambil gambar sebanyak-banyaknya sebagai bukti kehadiran mereka di depan Ka’bah. Beberapa dari mereka juga merekam dengan menggunakan video recorder.
Seorang jamaah usia 60 tahun terlihat mengambil berbagai momen foto, bersama beberapa jamaah memilih mengambil foto-foto di lantai tiga Masjidil Haram, di mana mereka dapat melakukan foto dan merekam video dengan mudah karena tidak perlu terburu-buru dan disana petugas keamanan juga terbatas. Arabnews/Slamet Riyanto

Astaghfirullah………… sesungguhnya mereka telah lalai. Mereka menggunakan ponsel bukan pada tempatnya. Mungkinkah ini termasuk jamaah haji/umroh yg cuma untuk gaya, model atau iseng2 saja ? Sebaiknya pemerintah Saudi melalui Askar melarang pemakaian HP atau memeriksa jamaah yg membawa HP ke Masjid. Yg seperti ini biasanya orang2 Indonesia. Orang kita kan biasa melanggar.
Astaghfirullah…. semoga alloh swt mengampuni kelalaian mereka dan pemerintah arab saudi harus tegas pada jamaah yang membawa hp, kamera dll. untuk dilarang
” Salah satu campur tangan kecanggihan tehnogi yg salah dlm penggunaan, yg akan merusak kekhusuan dlm beribadah diri sendiri & orang lain, smoga allah SWT berikan hidayah kpd pengelola haji serta tentunya pemerintah Arab Saudi, utk menangani hal ini. amin”
yah begitulah ,jadi pelajaran bagi kita niat ihlas untuk melaksanakan ibadah dimasjidil haram merupakan tonggak pertama untuk meninggal sipat riya hasud dan sombong serta ingi dipuji orang lain .
buat pemerintah arab saudi, pasang aja scramble/jammer signal hp, jadi gak ada tuh signal hp di areal dalam mesjid…. beres kan