Proporsi Jamaah Haji Indonesia di Masjidil Haram Mulai Signifikan

14 October 2011 | Kategori: Berita

Para calon jamaah asal Indonesia tiba di Makkah. Foto: Republika/Muhammad Subarkah

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH – Memasuki hari kelima semenjak rombongan calon haji Indonesia pertama masuk ke Makkah, yakni pada Selasa dini hari (11/10), proporsi jamaah haji Indonesia menjadi semakin mendominasi kegiatan ibadah yang berada di Masjidil Haram.

Wajah-wajah khas Nusantara kini hampir terlihat di setiap sudut. Situasi ini berbeda dengan sepekan silam. Saat di Masjidil Haram yang tampak hanya wajah-wajah orang Turki, Pakistan, atau Bangladesh saja.

“Kedatangan jamaah haji di Makkah terus bertambah banyak. Alhamdulillah, sampai sekarang lancar-lancar saja,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Arsyad Hidayat, Jumat (14/10).

Sampai saat ini diperkirakan sudah 20 ribu orang calon haji (calhaj) Indonesia yang sampai di Makkah. Jumlah ini baru sekitar 10 persen dari jumlah keseluruhan jamaah haji Indonesia yang mencapai 220 ribu orang.

Meski baru sebagian kecil yang tiba di Makkah, tanda mulai munculnya jamaah haji Indonesia yang jumlahnya terbesar di dunia ini, semakin kentara karena mereka menggunakan atribut haji yang khas. Ada yang mengenakan seragam batik, slayer warna-warna, bahkan ada yang membawa bendera.

Namun, seiring dengan kedatangan mereka, suasana Masjidil Haram semakin sesak saja. Menjelang Jumat dinihari, banyak jamaah haji Indonesia terlihat melakukan ibadah umrah. Mereka jalan berombongan masuk ke Masjidil Haram, shalat, thawaf, dan sa’i secara bersama-sama.

Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Muhammad Subarkah