<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnalhaji.com &#187; Haji</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/category/haji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 02:27:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Buah Manis Perkuat Daya Tahan Tubuh</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/14/buah-manis-perkuat-daya-tahan-tubuh/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/14/buah-manis-perkuat-daya-tahan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 02:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2340</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;Selama di Madinah dengan kondisi cuaca dan suhu yang dingin, jemaah Indonesia rawan penyakit inveksi saluran pernapasan atas (ISPA) berupa batuk-pilek dan flu ringan. ISPA ini bisa berbahaya apabila menyebabkan sesak napas, pnemonia dan inspeksi saluran pernapasan bagian bawah. Oleh karena itu, jemaah diminta untuk memperkuat daya tahan tubuh dengan makan, minum dan istirahat yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2341" title="Buah" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/12/Buah.jpg" alt="Buah" width="309" height="205" />MADINAH&#8211;Selama di Madinah dengan kondisi cuaca dan suhu yang dingin, jemaah Indonesia rawan penyakit inveksi saluran pernapasan atas (ISPA) berupa batuk-pilek dan flu ringan. ISPA ini bisa berbahaya apabila menyebabkan sesak napas, pnemonia dan inspeksi saluran pernapasan bagian bawah.</p>
<p>Oleh karena itu, jemaah diminta untuk memperkuat daya tahan tubuh dengan makan, minum dan istirahat yang cukup. Di samping itu, jemaah juga diminta banyak mengonsumsi buah-buahan dengan rasa manis, dan bukan yang asam seperti jeruk. Karena dengan perubahan cuaca dan suhu, keasaman dapat menyebabkan diare.</p>
<p>Namun sayangnya, menurut dr. Agus Setiawan, petugas kesehatan dari kloter 56 SOC Solo, buah yang disajikan oleh katering selama di Madinah lebih sering berupa jeruk dengan rata-rata jeruk yang rasanya asam. Hal ini akan membuat jemaah bisa mengalami diare. Oleh karena itu, dirinya meminta agar buah jeruk yang disajikan diganti dengan buah lain seperti apel atau pisang, agar jemaah bisa terhindar dari diare dan rata-rata buah di Arab Saudi rasanhya asam.</p>
<p>Menanggapi keluhan mengenai rasa buah jeruk yang asam ini, Kepala Daerah Kerja Madinah Cepi Supriatna menandaskan tidak menjadi masalah apabila harus menggganti buah jeruk dengan buah lain apabila buah jeruk memang membuat mudarat. Mengenai penggantian ini pihaknnya akan bekerja sama dengan katering untuk mengakomodir kepentingan jemaah. mch/yto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/14/buah-manis-perkuat-daya-tahan-tubuh/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/14/buah-manis-perkuat-daya-tahan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamaah Indonesia Boros Air Bersih</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/jamaah-indonesia-boros-air-bersih/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/jamaah-indonesia-boros-air-bersih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 11:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2320</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Kebutuhan air jamaah haji Indonesia tergolong tinggi. Menurut Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Mekah bidang Pengawasan Perumahan, Syihabuddin Latief, tiap memondokan rata-rata menghabiskan 60.000 ton air selama musim haji. &#8220;Tiap pemondokan rata-rata mengisi dua tangki air perhari, dengan kapasitas masing-masing 30 ton,&#8221; ujarnya, usai rapat evaluasi perumahan di Kantor PPIH Daker Makkah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAKKAH&#8211;Kebutuhan air jamaah haji Indonesia tergolong tinggi. Menurut Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Mekah bidang Pengawasan Perumahan, Syihabuddin Latief, tiap memondokan rata-rata menghabiskan 60.000 ton air selama musim haji.</p>
<p>&#8220;Tiap pemondokan rata-rata mengisi dua tangki air perhari, dengan kapasitas masing-masing 30 ton,&#8221; ujarnya, usai rapat evaluasi perumahan di Kantor PPIH Daker Makkah, Rabu (9/12). Harga air pertanki, katanya, sekitar RS 650 dan ditanggung oleh pemilik rumah pemondokan.</p>
<p>Bahkan untuk rumah berpenghuni di atas 1.000 orang, kebutuhan air lebih banyak lagi. Ia mencontohkan rumah nomor 1124 di sektor XI yang berpenghuni 1.400 orang. &#8220;Kebutuhan air perhari adalah 10 tangki, atau 300 ton air,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berbeda dengan di Tanah Air, kebutuhan air di Mekah disuplai oleh beberapa perusahaan dan dikirim menggunakan mobil tanki, bukan pipa. Air ini berasal dari penyulingan air laut yang dilakukan di Jeddah. Harga air pertanki bervariasi, antara RS 300 hingga RS 600. Harga akan melonjak pada musim haji.</p>
<p>Dalam rapat itu pihaknya menyoroti masih adanya keterlambatan suplai air di beberapa pemondokan. Keterlambatan umumnya terjadi pada beberapa hari sebelum dan setelah prosesi wukuf di Arafah dan lempar jumrah di Mina. Pada musim ini, jalanan Mekah memang sangat padat, bahkan macet total di beberapa wilayah.</p>
<p>Sebelumnya, kata Syihabuddin, pihaknya sudah mengingatkan para pemilik pemondokan untuk memperhatikan suplai air bagi jamaah dalam bentuk surat. Pemondokan yang tidak mengindahkan imbauan itu diancam untuk tidak direkomendasikan lagi untuk disewa pada musim haji berikutnya. Surat itu ditembuskan kepada muasasah (konsorsium penyelenggara haji Arab Saudi), Kementerian Haji Arab Saudi, dan maktab. &#8220;Dengan begitu, ketiga lembaga ini turut melakukan pengawasan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Madjid Muhammad Sakho, pemilik pemondokan nomor 1124, ia menandatangani kontrak dengan perusahaan penyumpai air dengan nilai kontrak perhari dihitung rata-rata RS 6.500. &#8220;Alhamdulillah, sejauh ini kiriman air tak pernah kurang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Madjid yang juga kepala Rumah Tahanan Jeddah ini, berbeda dengan jamaah haji dari negara lain, jamaah Indonesia terkenal sangat boros air. &#8220;Mungkin karena di Indonesia air gampang diperoleh,&#8221; ujarnya beranalisa.</p>
<p>Ia juga menyayangkan masih adanya jamaah yang berperilaku buruk menyangkut soal penggunaaan air ini. &#8220;Misalnya, setelah menggunakan air, lupa menutup kembali kerannya,&#8221; ujarnya. mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/jamaah-indonesia-boros-air-bersih/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/jamaah-indonesia-boros-air-bersih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saudia Minta Maaf Atas Keterlambatan Penerbangan Haji</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/saudia-minta-maaf-atas-keterlambatan-penerbangan-haji/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/saudia-minta-maaf-atas-keterlambatan-penerbangan-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 10:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2318</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211;Manajemen Saudia Air meminta maaf terkait delay yang mengganggu pelayanan penerbangan kepulangan jemaah haji Indonesia ke tanah air. Pihak Saudia mengaku bahwa delay merupakan suatu yang sulit dihindari karena pihaknya mengalami dampak akibat bencana banjir yang menimpa Jeddah menjelang puncak haji lalu. Sehingga mengganggu sistem yang ada. &#8220;Pihak Saudia sudah meminta maaf atas terjadinya delay [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JEDDAH&#8211;Manajemen Saudia Air meminta maaf terkait delay yang mengganggu pelayanan penerbangan kepulangan jemaah haji Indonesia ke tanah air. </p>
<p>Pihak Saudia mengaku bahwa delay merupakan suatu yang sulit dihindari karena pihaknya mengalami dampak akibat bencana banjir yang menimpa Jeddah menjelang puncak haji lalu. Sehingga mengganggu sistem yang ada.</p>
<p>&#8220;Pihak Saudia sudah meminta maaf atas terjadinya delay dan sudah berjanji akan memperbaiki pelayanan bagi jemaah yang pesawatnya terkena delay. Mereka mengatakan bahwa ini suatu yang tak bisa dihindarkan karena ini akibat bencana banjir di Jeddah belum lama ini,&#8220; kata Kepala Daker Jeddah Subhan Cholid kepada MCH Rabu malam lalu.</p>
<p>Ditanya apakah delay ini akibat tidak tersedianya back up pesawat Saudia, Subhan mengatakan bahwa berdasarkan kontrak dengan Depag, Saudia sudah  menyiapkan pesawat back up. Subhan juga tidak mau berandai-andai bahwa delay karena tidak adanya back up.</p>
<p>&#8220;Yang jelas kalaupun ada delay, kedepan akan mudah tertangani karena Saudia akan menginformasikan lebih awal soal delay kepada kita serta hotel-hotel mana saja yang untuk singgah jemaah kita karena delay,&#8220; kata pria asal Purworejo tersebut.</p>
<p>Menurutnya dengan adanya informasi awal terkait delay, maka jemaah bisa diatur posisinya terlebih dahulu tidak langsung didorong ke Bandara King Abdul Azis,&#8220; katanya. mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/saudia-minta-maaf-atas-keterlambatan-penerbangan-haji/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/10/saudia-minta-maaf-atas-keterlambatan-penerbangan-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garuda Sweeping Bagasi Jamaah Haji</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/garuda-sweeping-bagasi-jamaah-haji/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/garuda-sweeping-bagasi-jamaah-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2301</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211;Garuda Indonesia tetap membatasi berat bagasi bagi jAmaah haji Indonesia 32 kg per jemaah. Pembatasan berat tersebut semata-mata hanya berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan sesuai aturan ketat IATA. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Haji Garuda Indonesia Hady Syahrean dalam jumpa pers di Hotel Ambassador Jeddah, Rabu siang Waktu Arab Saudi. &#8220;Kami tidak bisa melayani bagasi lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JEDDAH&#8211;Garuda Indonesia tetap membatasi berat bagasi bagi jAmaah haji Indonesia 32 kg per jemaah. Pembatasan berat tersebut semata-mata hanya berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan sesuai aturan ketat IATA. </p>
<p>Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Haji Garuda Indonesia Hady Syahrean dalam jumpa pers di Hotel Ambassador Jeddah, Rabu siang Waktu Arab Saudi.</p>
<p>&#8220;Kami tidak bisa melayani bagasi lebih dari 32 kg, ini semata-mata karena pertimbangan keselamatan penerbangan berdasarkan aturan dari IATA. Bila kami tidak melakukan sweeping atas kelebihan berat bagasi dan barang bawaan, maka kami berarti menyepelekan keselamatan penebangan,&#8221; kata Hady.</p>
<p>Terkait dengan adanya pengumuman dari Air India yang terpasang di penjuru Bandara King Abdul Azs Jeddah, bahwa bagasi bisa mencapai 45 kg per jamaah, Hady menegaskan bahwa Garuda tidak bisa melayani bagasi seberat itu.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan Garuda tidak bisa melayani bagasi seberat 45 kg per jemaah sebagaimana yang dilakukan Air India. Perlu diingat penerbangan kita butuh waktu di atas 9 jam. Sedangkan ke India hanya butuh 4 jam penerbangan. Kita butuh bahan bakar yang sangat banyak daripada India. Dan waktu penerbangan kita jauh lebih lama. Jadi kita pastikan kita tidak sanggup,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, batas bagasi seberat 32 kg dan satu tas tentengan per jemaah sudah demikian luas disosialisasikan oleh Garuda, sehingga seharusnya tidak ada alasan bagi jemaah untuk tidak mengetahui aturan pembatasan tersebut.</p>
<p>Mengenai harapan jemaah agar air Zamzam yang dibagikan saat di debarkasi di tanah air sebanyak 10 liter, Hady juga mengatakan sulit merealisasikannya, karena 5 liter Zamzam per jemaah lah yang sesuai dengan pay load pesawat. &#8220;Lebih dari itu sulit lah kami penuhi,&#8221; katanya. mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/garuda-sweeping-bagasi-jamaah-haji/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/garuda-sweeping-bagasi-jamaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anwar Meninggal Dalam Perjalanan Makkah-Madinah</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/anwar-meninggal-dalam-perjalanan-makkah-madinah/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/anwar-meninggal-dalam-perjalanan-makkah-madinah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2299</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;Seorang jemaah asal Kudus, Jawa Tengah, Anwar (80), asal Kloter 48 Solo, Selasa(8/12) malam, sekitar pukul 20.00 WAS, wafat di bus Abu Sarhad dalam perjalanan dari MAkkah ke Madinah, karena usia lanjut Menurut Kasmori anak almarhun yang berada satu bus, ayahnya menghembus nafas yang terakhir, saat bus dalam perjalan sekitar 100 km dari Mekkah. &#8220;Kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MADINAH&#8211;Seorang jemaah asal Kudus, Jawa Tengah, Anwar (80), asal Kloter 48 Solo, Selasa(8/12) malam, sekitar pukul 20.00 WAS, wafat di bus Abu Sarhad dalam perjalanan dari MAkkah ke Madinah, karena usia lanjut</p>
<p>Menurut Kasmori anak almarhun yang berada satu bus, ayahnya menghembus nafas yang terakhir, saat bus dalam perjalan sekitar 100 km dari Mekkah. &#8220;Kita tahu Bapak meninggal di rumah makan Majmu Nujum. Selama ini almarhum memang susah makan, dan usianya sudah lanjut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ketika hendak berangkat dari Solo, kata Kasmori, almarhum pernah dirawat dan sempat diinfus. Saat di MAkkah juga, Anwar sempat dirawat dan diberikan infus.&#8221;Sebenarnya Almarhum nggak punya penyakit , tapi usianya yang sudah lanjut dan kelelahan bisa jadi penyebab, &#8221; ucap Kasmori.</p>
<p>Almarhum Anwar berasal dari Desa Kandang Mas Rt 01 Rw 01, Kecamatan Gawe, Kudus, Jawa Tengah, tergabung dengan kloter 48 SOC, rombongan 6, berangkat haji bersama anak dan menantunya.</p>
<p>Kasmori menuturkan, sebelum wafat almarhum Ayahnya saat di Makkah sering mengatakan rindu dan kangen dengan isterinya. &#8220;Kepada menantunya, almarhum bahkan sempat minta maaf sebelum berangkat ke Madinah,&#8221; kata Kasmori.</p>
<p>Jenazah almarhum, kata Kasmori, bada zuhur Rabu (9/12) telah dimakamakan di Baqi Madinah, sebelumnya telah dishalatkan di Masjid Nabawi.</p>
<p>Sementara itu menurut Petugas Bravo Daker Madinah Cipto, sampai Pukul 02.05 WAS, Rabu (9/12) jemaah haji Indonesia yang telah masuk ke Madinah berjumlah 18 kloter, dengan jemaah 6.702 orang. Sedangkan 6 kloter dalam perjalanan dari Mekkah ke Madinah.</p>
<p>Seluruh pergerakan jemaah dari Mekkah ke Madinah, kata Cipto, dipantau oleh petugas PPIH melalui radio komunikasi Bravo. Bahkan semua petugas kloter no hp mereka wajib kita miliki dan hubungi jika terjadi keadaan darurat. &#8220;Setiap pelepasan jemaah haji ke Jeddah maupun ke Madinah, dikomunikasikan dengan rinci ke masing-masing daker,&#8221; ujar Cipto.mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/anwar-meninggal-dalam-perjalanan-makkah-madinah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/anwar-meninggal-dalam-perjalanan-makkah-madinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemulangan Jamaah Haji Berangsur Normal</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/pemulangan-jamaah-haji-berangsur-normal/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/pemulangan-jamaah-haji-berangsur-normal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:23:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2297</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211;Jadwal keberangkatan pesawat pengangkut jamaah haji yang kacau akibat tingginya frekuensi penerbangan di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, berangsur-angsur mulai teratasi dan mulai berangsur normal, &#8220;Paling tidak sudah empat pesawat Garuda terbang sesuai jadwal, &#8221; kata Kepala Dinas Urusan Haji Garuda Hady Syahrean, di Jeddah, Rabu (9/12). Empat kloter yang berangkat sesuai jadwal adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JEDDAH&#8211;Jadwal keberangkatan pesawat pengangkut jamaah haji yang kacau akibat tingginya frekuensi penerbangan di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, berangsur-angsur mulai teratasi dan mulai berangsur normal,<br />
&#8220;Paling tidak sudah empat pesawat Garuda terbang sesuai jadwal, &#8221; kata Kepala Dinas Urusan Haji Garuda Hady Syahrean, di Jeddah, Rabu (9/12).</p>
<p>Empat kloter yang berangkat sesuai jadwal adalah Kloter 5 tujuan Banda Aceh yang berangkat Minggu pukul 21.00 waktu Jeddah, Kloter 4 tujuan Balikpapan (Selasa, 06.45), Kloter 9 tujuan Jakarta (Selasa, 7.45) dan Kloter l9 ke Solo (Selasa, 18.30).</p>
<p>Sebelumnya seluruh jadwal penerbangan angkutan haji Garuda mengalami keterlambatan antara tiga sampai empat jam akibat tingginya frekuensi penerbangan, sehingga pesawat kesulitan mendapatkan parkir, juga terjadi penumpukan penumpang di pintu masuk menuju ruang pemeriksaan dokumen, tiket dan barang-barang penumpang.</p>
<p>Sejak awal pemulangan jamaah haji pada 2 Desember, Garuda telah melaksanakan 69 penerbangan dengan jumlah penumpang sekitar 23.500 orang, selebihnya masih ada 231 kloter lagi dengan 91.000 penumpang yang akan diberangkatkan secara bergelombang sampai 31 Desember.</p>
<p>Dalam musim haji 1430 H/2009 Garuda mendapat jatah untuk menerbangkan seluruhnya 114.500 orang dalam 300 kloter, selebihnya sekitar 88.000 orang diterbangkan dengan pesawat Arab Saudian Airlines dalam 175 kloter.</p>
<p>Hady mengemukakan, keterlambatan jadwal penerbangan yang terjadi pada 2009 jauh lebih singkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang memakan waktu empat sampai lima jam.</p>
<p>Keterlambatan bisa ditekan karena otoritas Bandara KAA Jeddah mengurangi frekuensi penerbangan pada puncak musim haji dari 254 penerbangan sehari tahun lalu menjadi 114 penerbangan.</p>
<p>Selain akibat masalah untuk mendapatkan areal parkir pesawat dan kepadatan penumpang yang antri menuju ruang pemeriksaan, keterlambatan juga terjadi saat pemeriksaan penumpang yang setiap kloter (sekitar 325 sampai 455 penumpang) memerlukan tambahan waktu sampai dua jam.</p>
<p>Sejauh ini Hady masih optimistis jadwal pemulangan jamaah haji Indonesia akan rampung seluruhnya sesuai jadwal, yakni selama sebulan, dengan kloter akhir pada 31 Desember.<br />
&#8220;Mudah-mudahan tidak terjadi keterlambatan di atas dua atau tiga jam, karena jika itu terjadi akan menganggu jadwal rotasi penggunaan pesawat, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Beberapa kloter jamaah haji mengalami keterlambatan pemberangkatan sampai lebih dua puluh jam seperti dialami oleh Kloter 4 dan 5 tujuan Batam dan Kloter 10 tujuan Surabaya yang menggunakan Saudi Arabian Airlines. ant/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/pemulangan-jamaah-haji-berangsur-normal/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/09/pemulangan-jamaah-haji-berangsur-normal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepadatan Masjidil Haram Mulai Berkurang</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kepadatan-masjidil-haram-mulai-berkurang/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kepadatan-masjidil-haram-mulai-berkurang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 12:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2245</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Seiring dengan kepulangan jamaah haji dari berbagai negara, kepadatan di Masjidil Haram mulai berkurang. Bila biasanya jamaah yang tiba di bawah satu jam sebelum waktu shalat harus mengambil shaf di lantai dua, kini bisa di lantai satu. Jalan menuju bagian dalam masjid pun relatif mudah dijangkau. Penumpukan jamaah umumnya hanya terjadi pada waktu shalat. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAKKAH&#8211;Seiring dengan kepulangan  jamaah haji dari berbagai negara, kepadatan di Masjidil Haram mulai berkurang. Bila biasanya jamaah yang tiba di bawah satu jam sebelum waktu shalat harus mengambil shaf di lantai dua, kini bisa di lantai satu. Jalan menuju bagian dalam masjid pun relatif mudah dijangkau.</p>
<p>Penumpukan jamaah umumnya hanya terjadi pada waktu shalat. Karena semua keluar dalam waktu yang bersamaan, maka di pintu-pintu keluar jamaah saling berdesakan.</p>
<p>Beberapa jamaah masih mengeluhkan transportasi dari pemondokan mereka menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. Kholili, jamaah asal kloter 58 Surabaya, yang tinggal di sektor II menyatakan, kendala transportasi dirasakannya terutama usai shalat Isya. &#8220;Busnya paling hanya satu atau dua, tapi penumpangnya ratusan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di pemberhentian bus di sekitar Ja`fariyah, kata dia, juga tidak ada petugas yang berjaga. &#8220;Mereka mestinya bisa mengarahkan jamaah, siapa tahu setelah itu ada bus yang lain, sehingga jamaah tidak rebutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, jumlah jamaah yang tersesat juga makin berkurang. Bila sebelumnya dalam sehari bisa mencapai 80 jamaah, maka kemarin hanya 20 jamaah saja yang tersesat. &#8220;Umumnya mereka adalah jamaah tua yang terpisah dari rombongan,&#8221; kata Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Ali Saefudin.</p>
<p>Angka kejahatan, kata dia, juga turun menurun. Dalam sepekan ini, kata dia, hanya terdapat satu laporan kehilangan yang dialami oleh Ahmad Ghozali, jamaah asal kloter 6 Balikpapan. Ia kehilangan dompet saat tengah berdesak-desakan keluar dari pintu Babussalam.</p>
<p>Dalam dompet itu, katanya, tak ada uang dalam jumlah berarti. &#8220;Hanya 100 riyal dan uang Rp 2.000,&#8221; ujarnya. Namun karena KTP, SIM, dan beberapa ATM ada bersama dompet itu, maka ia harus memperoleh surat keterangan kehilangan untuk pengurusan di Tanah Air nantinya.  mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kepadatan-masjidil-haram-mulai-berkurang/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kepadatan-masjidil-haram-mulai-berkurang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Jenazah Perempuan Tanpa Identitas di RS King Faisal</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/empat-jenazah-perempuan-tanpa-identitas-di-rs-king-faisal/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/empat-jenazah-perempuan-tanpa-identitas-di-rs-king-faisal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 12:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2243</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Empat jenazah jamaah haji perempuan tanpa identitas sampai saat ini masih berada di rumah sakit King Faisal, Makah, Arab Saudi dan belum diketahui keluarganya. Keempat jenazah itu diketemukan setelah dilakukan sweeping oleh petugas kesehatan pemerintah Arab Saudi pasca wukuf di Arafah. Menurut keterangan kepala BPHI Mekah, dr Anita Rosari, belum diketahui persis apakah ke-empat jenazah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAKKAH&#8211;Empat jenazah jamaah haji perempuan tanpa identitas sampai saat ini masih berada di rumah sakit King Faisal, Makah, Arab Saudi dan belum diketahui keluarganya. Keempat jenazah itu diketemukan setelah dilakukan sweeping oleh petugas kesehatan pemerintah Arab Saudi pasca wukuf di Arafah.</p>
<p>Menurut keterangan kepala BPHI Mekah, dr Anita Rosari, belum diketahui persis apakah ke-empat jenazah tersebut adalah jemaah haji dari Indonesia atau dari negara lain. Andaikata jenazah adalah jamaah haji Indonesia, belum diketahui apakah jamaah kloter atau nonkloter.</p>
<p>&#8221; Kita sampai sekarang tidak tahu apakah ke empat jenasah yang masih disimpan di Rumah Sakit King Faisal itu jemaah haji Indonesia atau dari negara lain karena melihat wajahnya mirip orang Indonesia dan usianya diperkirakan diatas 50 tahun &#8221; kata Anita yang dihubungi melalui telepon selulernya Senin (7/12).</p>
<p>Anita mengatakan, ketika petugas Sanitasi dan Surveylance Sansur BPHI Mekah melakukan sweeping di rumah sakit yang ada di Arab Saudi, pihak rumah Sakit King Faisal menanyakan apakah ke empat jenazah tersebut dari Indonesia dan memberikan foto-fotonya. Oleh karena itu ke empat foto jenasah yang semuanya perempuan itu sudah ditempel di semua sektor dan di daerah kerja Mekah. Dia menghimbau kepada keluarga yang merasa kehilangan anggotanya bisa menghubungi ke nomor telepon 0559662844.</p>
<p>Sementara berdasarkan catatan dari sistim komputerisasi haji terpadu SISKOHAT Departemen Agama jumlah jemaah haji yang wafat di Arab Saudi sampai hari Senin pagi (7/12) mencapai 210 orang. Jemaah haji yang wafat tertinggi berasal dari embarkasi Surabaya mencapai 42 orang, disusul dari embakarkasi Surakarta 39 orang, Bekasi 23 orang, Jakarta 20, Medan 16, Ujung Pandang 14, Palembang dan Batam masing-masing 11 orang, BPIH Khusus 10, dari embarkasi Banjarmasain dan Padang, Sumatera Barat masing-masing 8 dan 9 orang serta non kloter 1 orang yang wafat. </p>
<p>Tempat wafat di Rumah Sakit Arab Saudi 68 orang, di BPHI 48 orang , di Masjid 8 orang dan di perjalanan serta di pemondokan masing-masing 17 dan 53 orang serta wafat di sektor BPHI dan didalam pesawat masing-masing 9 dan 1 orang jemaah haji yang wafat.</p>
<p>Sedang lokasi jamaah haji yang wafat di Jedah 7 orang, Madinah 23,Makkah 63 orang, di perjalanan 2 orang dan di Arafah serta Mina masing-masing 3 dan 12 jemaah haji yang wafat.</p>
<p>Dibandingkan dengan periode yang sama pada pelaksanaan ibadah haji 1429 Hijriah, jumlah jemaah haji yang wafat sampai hari ke-46 pelaksanaan ibadah haji 1430 Hijriah mengalami penurunan yaitu dari 355 jemaah haji yang wafat menjadi 210 orang jemaah haji terdiri dari 119 jemaah haji pria dan 91 wanita. mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/empat-jenazah-perempuan-tanpa-identitas-di-rs-king-faisal/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/empat-jenazah-perempuan-tanpa-identitas-di-rs-king-faisal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaki Seorang Jamaah Asal Jambi Diamputasi</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kaki-seorang-jamaah-asal-jambi-diamputasi/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kaki-seorang-jamaah-asal-jambi-diamputasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 11:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2241</guid>
		<description><![CDATA[JAMBI&#8211;Seorang jamaah haji Jambi, Yusnilawati (35) asal kota Jambi diamputasi kakinya di Mekkah atau di Tanah Suci karena terkena penyakit diabetes. Kasi Perjalanan Haji Kanwil Departemen Agama Provinsi Jambi Rosita mengatakan, di Jambi, Senin, Yusnilawati yang tiba menggunakan pesawat kloter tiga, Sabtu (5/12) itu kini sudah berada di kediaman dan keluarganya. &#8220;Selain Yuslinawati kini juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAMBI&#8211;Seorang jamaah haji Jambi, Yusnilawati (35) asal kota Jambi diamputasi kakinya di Mekkah atau di Tanah Suci karena terkena penyakit diabetes.</p>
<p>Kasi Perjalanan Haji Kanwil Departemen Agama Provinsi Jambi Rosita mengatakan, di Jambi, Senin, Yusnilawati yang tiba menggunakan pesawat kloter tiga, Sabtu (5/12) itu kini sudah berada di kediaman dan keluarganya.</p>
<p>&#8220;Selain Yuslinawati kini juga ada dua orang jemah haji yang sakit dan masih tinggal di Tanah Suci, dan terpaksa ditunggu dua anggota keluarganya yang juga menunaikan ibadah haji,&#8221; katanya.</p>
<p>Dua jemaah haji yang sakit itu yakni Badriah (92) asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ditunggu dua anggota keluarganya Nurdin (58) dan Siti fatimah (37), serta Sutopo (69) asal Kota Jambi.</p>
<p>Dua jemaah haji yang sakit dan dua keluarganya yang menunggu itu, kini masih tinggal di Mekkah untuk berobat, sementara yang lainnya sudah tiba di Tanah Air.<br />
Jemaah haji Jambi yang meninggal di Tanah Suci tercatat ada tiga orang yakni Nursimah (53) asal Kabupaten Sarolangun, M Jufri (53) asal Tanjung Jabung Timur dan Mariam (50) asal Kabupaten Merangin.</p>
<p>Pada musim haji 2009, Provinsi Jambi memberangkatkan 2.613 calon haji, meliputi 1.402 orang lewat embarkasi Batam meliputi wilayah timur, Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur dengan empat kloter.</p>
<p>Untuk wilayah barat sebanyak 1.211 orang diberangkatkan lewat embarkasi Padang meliputi Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kerinci, Bungo dan Kabupaten Tebo, juga terbagi empat kloter.</p>
<p>Khusus untuk kedatangan debarkasi Batam, semua jemaah sudah tiba di Tanah Air, kendati sempat terlambat beberapa jam dari Mekkah, namun pada Senin sore (7/12) kloter terakhir atau kloter empat sudah tiba di Jambi.&#8221;Jemaah haji wilayah barat lewat debarkasi Padang mulai kembali atau tiba di Tanah Air pada Minggu, 20 desember 2009,&#8221; kata Rosita. ant/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kaki-seorang-jamaah-asal-jambi-diamputasi/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/07/kaki-seorang-jamaah-asal-jambi-diamputasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petugas Mulai Sibuk Atur Bagasi Jamaah</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/01/petugas-mulai-sibuk-atur-bagasi-jamaah/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/01/petugas-mulai-sibuk-atur-bagasi-jamaah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 14:35:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2134</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211;Posko Pelayanan pemulangan Jemaah Haji Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (YANPUL PPHI) di Madinatul Hujjaj, Jeddah mulai sibuk mengatur dan menimbang barang-barang bagasi milik jemaah haji yang akan diterbangkan bersama kloter masing-masing. Barang-barang yang semula sudah ditimbang oleh maktab (kelompok pelayanan haji setempat) ditimbang lagi dan dicek ulang oleh petugas YANPUL sebelum diserahkan kepada maskapai penerbangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JEDDAH&#8211;Posko Pelayanan pemulangan Jemaah Haji Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (YANPUL PPHI) di Madinatul Hujjaj, Jeddah mulai sibuk mengatur dan menimbang barang-barang bagasi milik jemaah haji yang akan diterbangkan bersama kloter masing-masing.</p>
<p>Barang-barang yang semula sudah ditimbang oleh maktab (kelompok pelayanan haji setempat) ditimbang lagi dan dicek ulang oleh petugas YANPUL sebelum diserahkan kepada maskapai penerbangan yang akan mengangkutnya ke Tanah Air.</p>
<p>Setiap jemaah hanya diperkenankan membawa satu koli (koper) dengan berat maksimal 32 kg barang bagasi dan satu tas tentengan dengan berat maksimal tujuh kg.</p>
<p>Air zamzam sama sekali tidak diperbolehkan, baik dibawa sebagai barang tentengan maupun barang bagasi, karena pihak Garuda telah menyiapkannya di Bandara debarkasi di Indonesia sebanyak lima liter setiap jemaah.<br />
&#8220;Setiap koper jemaah akan diperiksa dengan detektor sinar-X, bila kedapatan benda-benda terlarang termasuk air zam-zam akan dikeluarkan,&#8221; kata petugas pengecekan barang YANPUL PPIH, Syarifudin Lewa.</p>
<p>Menurut dia, ketentuan berat bagasi maksimal 32 kg untuk jemaah haji merupakan kelonggaran karena untuk penumpang pesawat reguler, Garuda hanya memperbolehkan berat barang bagasi maksimal 20 kg, juga dilarang membawa air zam-zam.</p>
<p>Air zam-zam yang bersumber di sumber mata air di bawah Masjidil Haram diyakini berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit dan sehat untuk dikonsumsi manusia. Perbandingan kandungan unsur kimia antara zam-zam dengan air biasa setiap miligram per liter adalah sbb: klorida l59,7/30, sulfat l40/27, Kalsium 258,9/20, zat padat terlarut l59/20, magnesium 9/0, zat organik 2,79/0 dan organisme 38 kolon/0.</p>
<p>Barang-barang bagasi milik jemaah langsung diangkut dari Mekah Posko Madinatul Hujjaj kemudian dikirim ke bagian kargo Garuda di Bandara King Abdul Aziz Jeddah untuk diterbangkan bersama pemiliknya ke tanah air.<br />
Sekitar 101.000 warga Indonesia Gelombang Pertama (252 kloter) setelah merampungkan ritual puncak haji di Masjidil Haram di Mekah, Padang Arafah dan Mina menginap semalam di Jeddah (sekitar 70 km dari ketiga lokasi tersebut) sebelum diterbangkan ke 11 bandara di Indonesia.</p>
<p>Di Masjidil Haram jemaah melakukan ritual Tawaf (mengitari Kabah tujuh kali) dan Sai (jalan dan lari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah), di Padang Arafah melakukan Wukuf (berdiam diri) dan di Mina melontar jamrah.<br />
Sekitar 91.000 haji Gelombang II jemaah haji Indonesia (223 kloter) seusai prosesi puncak ibadah haji di Masjidil Haram di Mekah, Padang Arafah dan Mina akan diberangkatkan ke Madinah (sekitar 420 km) untuk melakukan Arbain (shalat 40 waktu di Mesjid Nabawi, Madinah) dan berziarah ke lokasi-lokasi bersejarah di seputar kota suci tersebut. mch/tar</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2009/12/01/petugas-mulai-sibuk-atur-bagasi-jamaah/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/01/petugas-mulai-sibuk-atur-bagasi-jamaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
