<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Jurnalhaji.com &#187; Konsultasi</title>
	<link>http://www.jurnalhaji.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 08:42:02 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.0" -->

	<item>
		<title>Baju Ihram Apa Dapat Menggantikan Kain Kafan?</title>
		<description><![CDATA[Betulkah kalau seseorang meninggal dunia pada waktu berihram kain kafannya cukup dengan kain ihramnya? Bagaimana kalau orang wafat sedang ibadah haji tapi sudah tidak memakai ihram, bolehkah kain kafannya dengan kain ihram? 0816 86xxx Jawab: Kain ihram boleh dijadikan kain kafan oleh siapa pun, sepanjang cukup dan tidak dihubung-hubungkan dengan keyakinan tertentu. Bagi mereka yang [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/baju-ihram-apa-dapat-menggantikan-kain-kafan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bedanya Mukena dan Baju Ihram?</title>
		<description><![CDATA[Apa bedanya pakaian wanita ketika shalat, ketika ihram haji atau umrah dan dalam kehidupan sehari-hari? 08122 44xxx Jawab: Pakaian wanita itu pada dasarnya sama, lagi shalat, di luar shalat dan lagi berihram haji atau umrah. Perbedaannya ketika ihram haji atau umrah telapak tangan dan muka tidak boleh ditutup. Ketika di luar shalat wanita boleh membuka [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bedanya-mukena-dan-baju-ihram/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Waria Berhaji, Kain Ihramnya Bagaimana?</title>
		<description><![CDATA[Kalau seorang waria berhaji atau umrah, pakaian ihramnya bagaimana? 08132 34xxx Jawab: Sama dengan shalat. Kalau kecenderungannya senang kepada pria maka ia diperlakukan seperti wanita. Dan sebaliknya kalau kecenderungan hatinya senang kepada wanita maka ia diposisikan sebagai pria. Juga harus di dipertimbangkan tentang alat kelamin yang bersangkutan.]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/waria-berhaji-kain-ihramnya-bagaimana/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mengapa Kain Ihram Tidak Boleh Dijahit?</title>
		<description><![CDATA[Apa betul kain ihram itu tidak boleh berjahit? Saya lihat kain ihram itu ujungnya dijahit. Bagaimana kalau memakai peniti? 0888 93xxx Jawab: Yang dimaksud dilarang berjahit adalah jahitan yang menyambung dua ujung kain ihram, sehingga kain ihram itu seperti sarung. Kalau pinggirnya dijahit untuk tidak rusak ujungnya tidak dilarang, atau boleh. Agar kain ihram tidak [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/mengapa-kain-ihram-tidak-boleh-dijahit/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kakinya Dibalut, Sahkan Ihramnya?</title>
		<description><![CDATA[Ketika dalam posisi ihram, seorang pria terpaksa menutup kakinya dengan perban, karena sakit. Sahkah ihramnya? 0811 57xxxx Jawab: Dalam posisi ihram seorang pria tidak boleh menutup kakinya, pakai alas kakipun hendaknya alas kaki yang tidak menutup dua mata kaki. Kalau terpaksa menutup kaki dengan perban karena sakit, maka yang bersangkutan terkena kewajiban membayar dam, yaitu [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/kakinya-dibalut-sahkan-ihramnya/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bolehkah Suami Biayai Haji Tanpa Setahu Istri?</title>
		<description><![CDATA[Ustadz saya punya pengalaman mengenai pergi haji. Bagaimana sikap seorang istri kalau tanpa sepengetahuannya, suami kita ternyata membiayai ongkos naik haji untuk orang tuanya? 0812200xxx Jawab: Sikap yang terbaik adalah ridlo. Seorang istri harus bangga punya suami mau membantu orang tuanya ibadah haji. Tentu akan lebih baik lagi, apabila semuanya itu ditempuh dengan sepengetahuan istri. [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bolehkah-suami-biayai-haji-tanpa-setahu-istri/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kapan Boleh Mengganti Kain Ihram?</title>
		<description><![CDATA[Apakah selama ibadah haji kita terus memakai kain ihram? Atau kapan kita boleh mengganti pakaian ihram dengan pakaian biasa? 08889xxxx Jawab: Kita memakai ihram dari sejak berniat ihram haji atau umrah sampai dengan melakukan tahallul, memotong rambut. Kalau berihram umrah tidak sampai 10 jam. Sedang berihram haji dari tanggal 8 sampai dengan 10 Dzulhijjah pagi-pagi. [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/kapan-boleh-mengganti-kain-ihram/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Berapa Kain Ihram yang Harus Dibawa?</title>
		<description><![CDATA[Berapa lembar sebaiknya kita membawa kain ihram? 0816 7xxxx Jawab: Membawa satu stel artinya dua lembar kain ihram cukup. Satu helai untuk badan bagian bawah seperti pakai sarung dan satu helai lagi untuk menutup badan bagian atas. Tapi kalau mau membawa serep cukup membawa 2 stel atau 1« stel (3 lembar).]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/berapa-kain-ihram-yang-harus-dibawa/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Bersentuhan bukan Muhrim Bagaimana Hukumnya?</title>
		<description><![CDATA[Pada saat melaksanakan thawaf, pria dan wanita tidak dipisahkan, bagaimana kalau bersentuhan dengan yang bukan muhrim, situasinya terlihat sangat padat apalagi pada saat pelaksanaan haji, apakah berdosa? 0816 7xxxx Jawab: Sentuhan kulit pria wanita dengan tidak sengaja tidak dosa dan tidak membatalkan wudlu. Sentuhan kulit pria wanita yang bukan muhrim karena untuk menolong juga tidak [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/bersentuhan-bukan-muhrim-bagaimana-hukumnya/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Apakah Dam Tamattu Bisa Dibayar Kolektif?</title>
		<description><![CDATA[Kami akan pergi haji, kami membayar dam tamattu. Kapankah dam tamattu boleh dilakukan, apakah bisa sendiri disana tidak perlu kolektif? 081227xxxx Jawab: Dam tamattu atau kiran dilakukan di tanah suci. Tidak boleh di luar tanah suci. Waktunya setelah tanggal 10 haji atau hari Nahar atau tasyrik. Sebagian ulama berpendapat boleh dilakukan setelah hari tasyrik. Dam [...]]]></description>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/05/08/apakah-dam-tamattu-bisa-dibayar-kolektif/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
