<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnalhaji.com</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 08:42:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Ojek Sepeda Motor di Makkah Laku Keras selama Ramadhan</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/ojek-sepeda-motor-di-makkah-laku-keras-selama-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/ojek-sepeda-motor-di-makkah-laku-keras-selama-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 08:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3040</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Perjalanan ke Masjidil Haram untuk menjalankan shalat lima waktu selama bulan ramadhan perlu sebuah perjuangan. Selama ramadhan jalan-jalan kota di makkah penuh sesak, cara terbaik untuk mencapai Masjidil Haram adalah menggunakan sepeda motor yang dapat menembus kepadatan lalu lintas dan dapat melalui gang-gang sempit. Fenomena ojek sepeda motor untuk mengantar para jamaah dari dan ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAKKAH&#8211;Perjalanan ke Masjidil Haram untuk menjalankan shalat lima waktu selama bulan ramadhan perlu sebuah perjuangan.</p>
<p>Selama ramadhan jalan-jalan kota di makkah penuh sesak, cara terbaik untuk mencapai Masjidil Haram adalah menggunakan sepeda motor yang dapat menembus kepadatan lalu lintas dan dapat melalui gang-gang sempit.</p>
<p>Fenomena ojek sepeda motor untuk mengantar para jamaah dari dan ke Masjidil Haram ini telah menjadi bisnis baru bagi banyak orang di Makkah. Mereka dapat mengantongi hingga SR150 per hari.</p>
<p>Para pengojek biasanya berkumpul disekitar Masjidil Haram, mereka menawarkan jasa pengantaran dengan sepeda motornya.</p>
<p>Ali Jameel adalah seorang pedagang yang memiliki toko di daerah Ajyad dekat Masjidil Haram. Kepada Arab News ia mengatakan bahwa sejak awal Ramadan dia akan memarkir mobilnya di daerah Al-Jin Mahbas, untuk menuju tokonya di dekat Masjidil Haram akan menggunakan angkutan umum dengan membayar SR5.</p>
<p>&#8220;Ini tidak masalah sampai pertengahan bulan Ramadan, setelah itu kemacetan akan terjadi dan menyulitkan mobil kecil untuk dapat mendekati Masjidil Haram,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Aku tidak punya pilihan lain selain melakukan perjalanan dengan sepeda motor. Setiap hari para pengojek terus menaikkan tarifnya hingga SR 30 dari sebelumnya SR10 sejak awal bulan puasa.&#8221;</p>
<p>Jameel berpendapat tarif akan terus naik selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan, dimana banyak jamaah dari dalam dan luar kota Makkah yang berdatangan ke Masjidil Haram.</p>
<p>&#8220;Saya tidak memiliki pilihan. Saya harus membayar tarif berapapun tingginya. Ini adalah satu-satunya cara saya bisa mencapai toko saya dan kembali lagi ke mobil saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Mutassim Rizq, seorang jamaah yang mendengarkan percakapan Arab News &#8216;dengan Jameel di halaman Masjidil Haram, juga berbagi pengalaman.</p>
<p>Dia bilang, dia datang dari Jeddah dan memarkir mobilnya di lapangan parkir Al-Rusaifah. Dari sana dia menggunakan jasa ojek sepeda motor untuk mengantarkan ke Masjidil Haram dan sekaligus menjemputnya untuk kembali ke mobilnya.</p>
<p>&#8220;Saya harus membayar SR55 untuk perjalanan pergi pulang ke Masjidil Haram dari tempat parkir kendaraannya. Saya sekarang sedang menunggu untuk dijemput, dan membayarnya setengah saya sampai ke mobil saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Hassan Youssef, jamaah lainnya, dia datang dari Taif dan memarkir mobil di lapangan parkir Al-Sharaia. Dari sana dia naik angkutan umum ke Masjidil Haram, tetapi ketika tiba di daerah Al-Hijoun terhenti karena padatnya lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Saya pikir saya akan berjalan sepanjang jalan ke Masjidil Haram, tapi orang-orang mengatakan bahwa itu terlalu jauh. Mereka menyarankan saya untuk naik ojek sepeda motor saja.</p>
<p>&#8220;Saya harus membayar SR25, dan ini adalah pengalaman saya pertama kali dalam hidup saya naik sepeda motor. Dia meminta saya untuk tidak takut dan memegang erat-erat.. Saya lakukan apa yang dia minta sampai saya tiba dengan aman di Masjidil Haram. &#8221;</p>
<p>Abu Hilal, yang memiliki sepeda motor, mengatakan selama bulan Ramadhan ia dapat mengumpulkan uang lebih dari SR2.700.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan sarana transportasi yang baik bagi jamaah ke dan dari Masjidil Haram. Saya membuat mereka lebih nyaman,&#8221; katanya.</p>
<p>Muhammad Kano, adalah salah seorang yang dapat memberdayakan sepeda motor selama musim puncak di Makkah. Ia memulai usaha ini sekitar empat tahun yang lalu. Dia kini memiliki sembilan sepeda motor. Dia membeli motor bekas pakai seharga SR500 setiap motornya. Dan motor-motor itu diojekkan dengan membayar pengojeknya sebesar SR1,000 pada akhir bulan.</p>
<p>&#8220;Saya dapat memperoleh keuntungan SR 500 untuk setiap motornya, dan SR 4.500 untuk sembilan motor,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kata Kano, ojek sepeda motor adalah sarana transportasi terbaik untuk mengangkut para jamaah, dan ini adalah  bisnis yang baik di Makkah, khususnya selama bulan Ramadan ketika mobil dilarang masuk disekitar Masjidil Haram. Sumber : Arabnews  /Slamet Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/ojek-sepeda-motor-di-makkah-laku-keras-selama-ramadhan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/ojek-sepeda-motor-di-makkah-laku-keras-selama-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Terbitkan Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI) Senilai Rp2 Triliun.</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/pemerintah-terbitkan-sukuk-dana-haji-indonesia-sdhi-senilai-rp2-triliun/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/pemerintah-terbitkan-sukuk-dana-haji-indonesia-sdhi-senilai-rp2-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 06:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3037</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA&#8211;Usai Lebaran, pemerintah berencana menerbitkan kembali surat berharga syariah negara atau SBSN seri Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI). Penerbitan surat utang sebesar Rp 2 triliun menggunakan metode private placement. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, nilai SDHI yang akan diterbitkan pemerintah adalah sebesar Rp 2 triliun. &#8220;Diharapkan dengan penerbitan sukuk terakhir, target penerbitan sukuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA&#8211;Usai Lebaran, pemerintah berencana menerbitkan kembali surat berharga syariah negara atau SBSN seri Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI). Penerbitan surat utang sebesar Rp 2 triliun menggunakan metode private placement.</p>
<p>Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, nilai SDHI yang akan diterbitkan pemerintah adalah sebesar Rp 2 triliun. &#8220;Diharapkan dengan penerbitan sukuk terakhir, target penerbitan sukuk tercapai walaupun kita tidak menerbitkan global sukuk,&#8221; ucap Rahmat usai acara buka puasa, Kamis malam (2/9).</p>
<p>Penerbitan SDHI sendiri merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Menteri Keuangan dan Menteri Agama pada 22 Appril 2009 tentang Tata Cara Penempatan Dana Haji dan Dana Abadi Umat dalam SBSN melalui metode private placement. Tahun ini, pemerintah menargetkan penerbitan SDHI sebesar Rp 4,855 triliun. Saat ini pemerintah telah menerbitkan SDHI sebesar Rp 2,855 triliun. Sementara, total SDHI yang telah diterbitkan sebesar Rp 10,78 triliun.</p>
<p>Direktur Pembiayaan Syariah Dahlan Siamat menambahkan, penerbitan sukuk ini akan bertepatan dengan tempo deposito di bank. &#8220;Dengan sekali lelang lagi diharapkan bisa memenuhi target,&#8221; ucap Dahlan.</p>
<p>Dia menjelaskan, jangka waktu sukuk ini bisa panjang. Sementara saat ini, temponya empat tahun. &#8220;Empat tahun masih sangat aman karena cash flow dari setoran haji itukan berapa tahun. Itu baik bagi pengelolaan utang dan ke depan, sisa dana di bank nanti akan dipindahkan ke SDHI,&#8221; kata Dahlan.</p>
<p>Dengan penarikan dana ini, likuiditas perbankan bakal berkurang. Namun, Dahlan memastikan tidak ada penarikan dana sekaligus. &#8220;Jadi dilepas secara bertahap,&#8221; katanya.(MCH/Riyanto)</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/pemerintah-terbitkan-sukuk-dana-haji-indonesia-sdhi-senilai-rp2-triliun/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/pemerintah-terbitkan-sukuk-dana-haji-indonesia-sdhi-senilai-rp2-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amphuri Kecewa Pemerintah Terapkan Daftar Urut</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/amphuri-kecewa-pemerintah-terapkan-daftar-urut/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/amphuri-kecewa-pemerintah-terapkan-daftar-urut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 06:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3034</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyatakan pemerintah dianggap tidak konsisten menjalankan semangat perbaikan pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji. Terbukti, pemerintah kekeuh menberlakukan sistem daftar urut dan perebutan bebas untuk pembagian kuota tambahan haji khusus sebesar 6.500. Padahal, menurut Ketua Umum AMPHURI Fuad Hasan Masyhur, mekanisme tersebut rentan dengan berbagai pelanggaran. ”AMPHURI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyatakan pemerintah dianggap tidak konsisten menjalankan semangat perbaikan pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji.</p>
<p>Terbukti, pemerintah kekeuh menberlakukan sistem daftar urut dan perebutan bebas untuk pembagian kuota tambahan haji khusus sebesar 6.500. Padahal, menurut Ketua Umum AMPHURI Fuad Hasan Masyhur, mekanisme tersebut rentan dengan berbagai pelanggaran. ”AMPHURI kecewa hasil pembagian kuota oleh pemerintah tidak sejalan dengan harapan, diajak selektif malah menolak, ” ujar dia di akarta, Kamis (2/9)</p>
<p>Fuad mengemukakan, pihaknya berani memastikan akan ada pelanggaran-pelanggaran baik yang dilakukan oleh penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) maupun oknum di luar PIHK. Antara lain, penyalahgunaan kuota haji khusus oleh para penyelundup dari haji reguluer.</p>
<p>Disamping itu, rentan tindakan jual beli kuota. Belum lagi, penelantaran jamaah baik di dalam ataupun luar negeri. Naifnya, tahun-tahun sebelumnya kejadian serupa selalu terulang. Namun, pemerintah terkesan membiarkan pelanggaran ini terjadi. Tujuannya, agar opini masyarakat berkembang bahwasanya PIHK swasta belum siap dan mampu menangani penyelenggaraan ibadah haji.</p>
<p>Oleh karena itu,lanjut Fuad, sebagai nota protes selain mencabut surat pernyataan kesanggupan jaminan, AMPHURI memperingatkan, pemerintah diminta tidak menyalahkan dan menyudutkan Penyelenggara Ibadah Haji seandainya kelak terjadi permasalahan. Pemerintah harus bertanggungjawab sebagai pemberi kuota.</p>
<p>Amphuri mendapatkan kurang lebih 2400 jatah dari kuota haji tambahan. Dengan demikian total keseluruhan calhaji yang siap diberangkatkan Amphuri kurang lebih 8000 calhaj dari kuota reguler dan tambahan.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (HIMPUH), Baluki Ahmad mengatakan menurut keterangan pemerintah hari ini (2/9), dalam waktu 1 menit 29 detik, sisa kuota haji khusus sebanyak 1.304 kursi habis terserap. Total keseluruhan calhaj yang siap diberangkatkan HIMPUH sebesar 14.770 ribu jemaah. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari kuota reguler dan kuota tambahan.</p>
<p>Baluki Ahmad mengatakan, langkah terpenting yang harus dilakukan oleh PIHK adalah mempersiapkan penyelenggaraan secara maksimal. Selain itu, pemerintah diminta segera menetapkan jadwal pemberangkatan, paspor, dan segala hal yang berkaitan bersama-sama dengan PIHK. “Mudah-mudahan penyelenggaran ibadah tahun ini tidak ada masalah,”harap dia. Nashih Nashrullah, Taufik Rachman /Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/amphuri-kecewa-pemerintah-terapkan-daftar-urut/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/03/amphuri-kecewa-pemerintah-terapkan-daftar-urut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jamaah Masjidil Haram Terganggu Nada Panggil Telepon Genggam</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/02/jamaah-masjidil-haram-terganggu-nada-panggil-telepon-genggam/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/02/jamaah-masjidil-haram-terganggu-nada-panggil-telepon-genggam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 03:14:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3030</guid>
		<description><![CDATA[Makkah&#8211;Ratusan ribu jamaah di Masjidil Haram yang sedang mengejar berkah 10 hari terakhir bulan Ramadan merasa terganggu oleh suara nada panggil ponsel. Suara nada panggil ponsel yang dibawa para jamaah ke dalam masjid telah mengganggu kekhusukan para jamaah yang sedang beribadah, belum lagi ditambah dengan kedipan cahaya blits kamera yang selalu muncul hampir disetiap sudut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3031" class="wp-caption alignleft" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-3031" title="Masjidil Haram-02" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/09/Masjidil-Haram-02.jpg" alt="" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Masjidil Haram</p></div>
<p>Makkah&#8211;Ratusan ribu jamaah di Masjidil Haram yang sedang mengejar berkah 10 hari terakhir bulan Ramadan merasa terganggu oleh suara nada panggil ponsel.</p>
<p>Suara nada panggil ponsel yang dibawa para jamaah ke dalam masjid telah mengganggu kekhusukan para jamaah yang sedang beribadah, belum lagi ditambah dengan kedipan cahaya blits kamera yang selalu muncul hampir disetiap sudut masjid.</p>
<p>Ketika berlangsung sholat wajib, nada dering dari puluhan ribu ponsel yang dibawa para jamaah menimpa telinga orang yang sedang khusuk beribadah. Berbagai alunan nada dering bersaing dengan suara imam sholat. Ini terjadi karena ada sebagian jamaah yang tidak peduli terhadap gangguan yang membuat ketidaknyamanan orang lain.</p>
<p>Seorang koresponden Al-Riyadh menyaksikan ada beberapa jamaah terlihat sedang melakukan pembicaraan melalui telephon genggamnya dalam jangka waktu yang lama sambil melakukan tawaf mengelilingi kakbah yang merupakan bagian dari ritual umrah mereka.</p>
<p>Sedangkan yang lain terlihat para jamaah sedang mengirimkan pesan singkat (sms). Banyak jamaah juga terlihat sedang melakukan percakapan melalui telepon genggamnya dalam jangka waktu lama dengan anggota keluarga atau teman-teman saat melakukan ibadah Sa&#8217;ai antara bukit Safa dan Marwah. Bahkan tidak sedikit yang sedang membicarakan tentang proyek-proyek komersial.</p>
<p>Banyak jamaah telah menyatakan ketidaksenangan kepada mereka yang berbicara dengan nada keras ketika menjawab telepon, karena telah menciptakan gangguan kepada orang-orang yang sedang berimadah.</p>
<p>Beberapa jamaah Masjidil Haram juga banyak yang sibuk mengambil foto di area masjid. Seolah mereka berlomba mengambil gambar sebanyak-banyaknya sebagai bukti kehadiran mereka di depan Ka&#8217;bah. Beberapa dari mereka juga merekam dengan menggunakan video recorder.</p>
<p>Seorang jamaah usia 60 tahun terlihat mengambil berbagai momen foto, bersama beberapa jamaah memilih mengambil foto-foto di lantai tiga Masjidil Haram, di mana mereka dapat melakukan foto dan merekam video dengan mudah karena tidak perlu terburu-buru dan disana petugas keamanan juga terbatas. Arabnews/Slamet Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/02/jamaah-masjidil-haram-terganggu-nada-panggil-telepon-genggam/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/02/jamaah-masjidil-haram-terganggu-nada-panggil-telepon-genggam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vaksin Meningitis Halal Sudah Didistribusikan</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/vaksin-meningitis-halal-sudah-didistribusikan/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/vaksin-meningitis-halal-sudah-didistribusikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 05:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3027</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Pemerintah telah menyalurkan vaksin meningitis ke daerah. Hingga 31 Juli, tak kurang 10 provinsi telah menerima pasokan vaksin meningitis produksi Novartis yang dicap halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Sri Indrawati, mengatakan, penandatanganan kontrak pengadaan dengan Novartis dilakukan pada Senin (30/8). &#8220;Hari ini mulai dikirim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2634" title="vaksin meningitis" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/05/vaksin-01.jpg" alt="" width="360" height="260" />REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Pemerintah telah menyalurkan vaksin meningitis ke daerah. Hingga 31 Juli, tak kurang 10 provinsi telah menerima pasokan vaksin meningitis produksi Novartis yang dicap halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).</p>
<p>Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Sri Indrawati, mengatakan, penandatanganan kontrak pengadaan dengan Novartis dilakukan pada Senin (30/8). &#8220;Hari ini mulai dikirim ke daerah,&#8221; kata Sri kepada wartawan, Selasa (31/8).</p>
<p>Pihaknya saat ini lebih memprioritaskan daerah yang jauh. &#8220;Kalimantan dan Sulawesi sudah kami kirim hari ini,&#8221; lanjut perempuan berjilbab itu. Untuk daerah yang dekat dengan Jakarta, pengirimannya akan dilakukan kemudian.</p>
<p>Kemenkes mencatat, tahun ini total dibutuhkan 224 ribu dosis vaksin. Sri mengatakan, setiap dosisnya, Novartis mematok Rp 236 ribu. &#8220;Itu sudah termasuk penambahan 10 ribu kuota jamaah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Head of Commercial Novartis, Joko Murdianto, mengatakan, saat ini pihaknya telah menyalurkan sebagian besar pasokan vaksin. &#8220;Saat ini sudah 214.415 dosis,&#8221; kata Joko kepada wartawan di kantornya.</p>
<p>Pengiriman itu, kata Joko, dilakukan selama tiga tahap. &#8220;Untuk yang 10 ribu penambahan kuota kita kirim hari ini. Mudah-mudahan dua hari sudah sampai,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pihak Novartis pun mulai membuka diri terhadap publik. Salah satunya adalah menunjukkan kepada publik tumpukan boks vaksin meningitis yang ada di gudang Novartis di Jakarta.</p>
<p>Humas Novartis, Wanda Harahap mengatakan, harga yang ditetapkan oleh Novartis memang lebih mahal dari vaksin produksi GlaxoSmithKline (GSK). Harga per dosis vaksin GSK adalah Rp 110 ribu. Namun Wanda mengatakan, harga tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga vaksin Novartis di luar negeri. &#8220;Lebih murah hampir 40 sampai 50 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Wanda menyampaikan, vaksin Novartis telah digunakan oleh beberapa negara. Antara lain, Amerika, Pakistan, dan beberapa negara di Eropa. Bahkan dia mengklaim, vaksin tersebut telah memperoleh sertifikasi halal dari Islamic Service of America (MUI-nya Amerika Serikat, red) pada Januari lalu. M Imam Baihaki, Endro Yuwanto /Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/vaksin-meningitis-halal-sudah-didistribusikan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/vaksin-meningitis-halal-sudah-didistribusikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecewa Kuota Haji, Amphuri Cabut Jaminan</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/kecewa-kuota-haji-amphuri-cabut-jaminan/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/kecewa-kuota-haji-amphuri-cabut-jaminan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 05:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3024</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA&#8211; Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah RI (AMPHURI)hari ini (30/8)resmi mencabut surat pernyataan kesanggupan memberikan jaminan yang pernah diajukan kepada pemerintah. Menurut Sekjen AMPHURI, Artha Hanif, Langkah ini dilakukan menyusul keputusan mekanisme pembagian kuota haji khusus tambahan oleh pemerintah berdasarkan urut pendaftaran. Sebab, AMPHURI menilai keputusan penetapan mekanisme kuota tidak sejalan dengan permintaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA&#8211; Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah RI (AMPHURI)hari ini (30/8)resmi mencabut surat pernyataan kesanggupan memberikan jaminan yang pernah diajukan kepada pemerintah.</p>
<p>Menurut Sekjen AMPHURI, Artha Hanif, Langkah ini dilakukan menyusul keputusan mekanisme pembagian kuota haji khusus tambahan oleh pemerintah berdasarkan urut pendaftaran. Sebab, AMPHURI menilai keputusan penetapan mekanisme kuota tidak sejalan dengan permintaan AMPHURI.”Keputusan tersebut tidak selaras dengan semangat perbaikan penyelenggaraan ibadah haji,”ujar dia di Jakarta, Senin (30/8)</p>
<p>Artha menjelaskan, konsekwensinya AMPHURI tidak lagi bertanggungjawa apabila kelak terjadi masalah. Tanggungjawab tersebut dikembalikan ke pemerintah selaku pemberi kuota. Padahal, sedianya surat jaminan tersebut bahkan memberikan perlindungan dan tanggungjawab moral maupun material apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain pula membantu mengurangi tugas dan beban pemerintah.</p>
<p>Arta menambahkan, saat ini kurang lebih 2300 jemaah telah terdaftar berdasarkan mekanisme ‘urut kacang’ini. Pihaknya, tidak bisa berharap banyak. Akan tetapi, sebagai subsistem dalam penyelenggaraan ibadah haji pihaknya akan mengelola kuota yang telah diberikan.”Berdoa agar keputusan mekanisme tidak memberikan efek pada pelayanan jamaah utamanya,”papar dia. Nashih Nashrullah,  Taufik rachman/Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/kecewa-kuota-haji-amphuri-cabut-jaminan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/09/01/kecewa-kuota-haji-amphuri-cabut-jaminan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uhud: Magnet Bagi Jamaah Umrah Saat Ramadhan</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/uhud-magnet-bagi-jamaah-umrah-saat-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/uhud-magnet-bagi-jamaah-umrah-saat-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 08:07:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3020</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;Bulan ramadhan menjadi magnet umat islam untuk datang berziarah maupun ibadah ke kota suci Madinah, banyak orang mengunjungi situs bersejarah di kota itu, termasuk situs tempat  kala terjadi perang Uhud pada masa Nabi Muhammad (saw) 625 (3 H). Ribuan orang mengunjungi bukit Uhud, banyak penduduk lokal mengambil kesempatan untuk mendirikan kios-kios untuk menjual cinderamata, parfum, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_3021" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-3021" title="Jabal Uhud" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/08/Uhud-Madinah.jpg" alt="" width="350" height="233" /><p class="wp-caption-text">Jabal Uhud</p></div>
<p>MADINAH&#8211;Bulan ramadhan menjadi magnet umat islam untuk datang berziarah maupun ibadah ke kota suci Madinah, banyak orang mengunjungi situs bersejarah di kota itu, termasuk situs tempat  kala terjadi perang Uhud pada masa Nabi Muhammad (saw) 625 (3 H).</p>
<p>Ribuan orang mengunjungi bukit Uhud, banyak penduduk lokal mengambil kesempatan untuk mendirikan kios-kios untuk menjual cinderamata, parfum, manik-manik, herbal, buku, Alquran, kalender, minuman ringan dan es krim.</p>
<p>Nurul Haq Siraj, seorang jamaah Umrah asal Pakistan, mengatakan ia membeli beberapa rempah-rempah dan rosario. &#8220;Sungguh menakjubkan cara mereka mengemas barang di sini, belum lagi keragaman barang yang dijual,&#8221; katanya.</p>
<p>Khaled Ibrahim, seorang peziarah Umrah dari Mesir, bergegas  mengunjungi kios-kios usai berziarah ke makam para sahabat Nabi yang menjadi shuhada dalam perang Uhud. &#8220;Saya membeli beberapa pernik bebatuan. Saya juga berfoto di tempat itu. Foto ini akan mengingatkan saya bahwa saya pernah berkunjung ke tempat ini dan diharapkan akan mengingatkan saya tentang ziarah saya ketika saya kembali di masa mendatang, &#8220;katanya.</p>
<p>Di satu sisi berdiri tegak gunung Uhud yang dahulu menjadi medan perang, sementara di sisi lain berdiri sebuah bukit yang berbatu-batu, disitulah sekelompok fotografer mengambil gambar para peziarah.</p>
<p>&#8220;Banyak peziarah yang ingin memiliki foto mereka diambil di sini untuk mengingatkan mereka dari tempat ini. bukit ini terkenal dan memiliki banyak makna sejarah, &#8220;kata Khaled Al-Matarfi.</p>
<p>&#8220;Kami memasang tarif untuk satu foto SR 10  dan SR 15 untuk dua foto. Meskipun kamera ponsel telah mengakibatkan penurunan bisnis kami, namun kami masih bisa mendapatkan antara SR 300 sampai SR 200 sehari, &#8220;katanya.</p>
<p>Perang Uhud adalah pertempuran kedua antara orang-orang kafir dari Makkah dan Muslim dari Madinah, dimana sebelumnya telah didahului  Perang Badar (624 M / 2 H) di mana pasukan Muslim yang jumlahnya jauh lebih kecil dapat mengalahkan pasukan Mekah yang jauh lebih besar.</p>
<p>Selama Pertempuran Uhud, Nabi Muhammad (SAW) bersama 50 pemanah dan Abdullah bin Jubair berada di bukit Gunung Uhud untuk memastikan musuh tidak menyerang kaum Muslim dari belakang.<br />
Nabi memerintahkan agar 50 orang ini menjaga kaum muslim dan mencegah musuh melewati celah gunung, dan tidak meninggalkan tempat ini dalam situasi kalah atau menang.</p>
<p>Selama pertempuran, setiap kali musuh mencoba menyerang dari belakang, para pemanah dapat memukul mundur. Musuh membuat strategi baru dengan membuang senjata mereka di satu tempat dan mereka mundur dari pertempuran. Saat itulah para pasukan elite terpancing dan turun untuk mengumpulkan barang rampasan perang.</p>
<p>Namun, pada saat yang sama kavaleri musuh yang dipimpin oleh Khaled bin Walid, yang pada waktu itu belum bisa menerima Islam, menyerang kaum Muslim dari belakang datang dari balik bukit itu.</p>
<p>Kala itu merupakan kemunduran besar bagi umat Islam Madinah, perang yang mengakibatkan banyak pengorbanan sahabat terkemuka Nabi, termasuk paman Nabi yaitu Hamzah dan Abdullah bin Jubair. Arabnews/Slamet Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/uhud-magnet-bagi-jamaah-umrah-saat-ramadhan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/uhud-magnet-bagi-jamaah-umrah-saat-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menag: 197 Ribu Calon Jamaah Lunasi BPIH</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/menag-197-ribu-calon-jamaah-lunasi-bpih/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/menag-197-ribu-calon-jamaah-lunasi-bpih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 02:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3017</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR&#8211;Sebanyak 197 ribu dari 221 ribu calon jamaah haji Indonesia telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), kata Menteri Agama Surya Dharma Ali di Makassar, Jumat. &#8220;Pelunasan dilakukan oleh 16 ribu lebih haji khusus dan 181 ribu haji reguler,&#8221; katanya yang menambahkan waktu penutupan pelunasan pada 16 September 2010. Angka 221 ribu calon jamaah haji [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1414" class="wp-caption alignleft" style="width: 335px"><img class="size-full wp-image-1414" title="suryadarma-ali-menteri-agama" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/10/suryadarma-ali-menteri-agama.jpg" alt="" width="325" height="219" /><p class="wp-caption-text">Suryadharma Ali</p></div>
<p>MAKASSAR&#8211;Sebanyak 197 ribu dari 221 ribu calon jamaah haji Indonesia telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), kata Menteri Agama Surya Dharma Ali di Makassar, Jumat. &#8220;Pelunasan dilakukan oleh 16 ribu lebih haji khusus dan 181 ribu haji reguler,&#8221; katanya yang menambahkan waktu penutupan pelunasan pada 16 September 2010.</p>
<p>Angka 221 ribu calon jamaah haji tersebut setelah penambahan kuota haji Indonesia yang disetujui sebanyak 10 ribu orang. &#8220;Alhamdulillah ada penambahan sebanyak 10 ribu jamaah dari 211 ribu menjadi 221 ribu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan, tambahan kuota itu 6.500 di antaranya merupakan kuota untuk calon jamaah haji khusus dan sisanya untuk calon jamaah haji reguler. &#8220;Penambahan kuota tersebut dibagi proporsional ke seluruh provinsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kementerian Agama (Kemenag) sebelumnya memberikan batas akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga 31 Agustus 2010. Seperti diberitakan sebelumnya, BPIH 2010 telah ditetapkan antara Kemenag dan DPR sebesar 3.342 dollar AS, yang berarti turun 80 dollar dari tahun 2009 yang sebesar 3.422 dollar AS.</p>
<p>Dari perhitungan tersebut, juga ditetapkan biaya penerbangan rata-rata sebesar 1.720 dollar AS, biaya pelayanan umum untuk Kerajaan Arab Saudi sebesar 277 dollar AS, biaya pemondokan di Makkah 2.850 Riyal, dan pemondokan di Madinah sebesar 600 Riyal, sementara untuk living cost 405 dollar AS. mch/Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/menag-197-ribu-calon-jamaah-lunasi-bpih/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/31/menag-197-ribu-calon-jamaah-lunasi-bpih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertahanan Sipil Arab Saudi Bersiaga Penuh Selama Ramadhan</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/30/pertahanan-sipil-arab-saudi-bersiaga-penuh-selama-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/30/pertahanan-sipil-arab-saudi-bersiaga-penuh-selama-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 02:54:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3013</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Banyaknya jamaah umrah dan pengunjung Masjidil Haram yang ingin mendapatkan berkah pada bulan suci Ramadan, menjadi perhatian pertahanan Sipil di Makkah dengan memobilisasi semua sumber daya untuk mengantisipasi jika terjadi situasi darurat. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan peralatan, pertahanan sipil Mekkah telah memantau pergerakan jamaah dan langkah-langkah keselamatan jika terjadi sesuatu, khususnya di daerah Masjidil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1205" title="Masjidil Haram" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/05/masjidil-haram.jpg" alt="" width="400" height="268" />MAKKAH&#8211;Banyaknya jamaah umrah dan pengunjung Masjidil Haram yang ingin mendapatkan berkah pada bulan suci Ramadan, menjadi perhatian pertahanan Sipil di Makkah dengan memobilisasi semua sumber daya untuk mengantisipasi jika terjadi situasi darurat.</p>
<p>Dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan peralatan, pertahanan sipil Mekkah telah memantau pergerakan jamaah dan langkah-langkah keselamatan jika terjadi sesuatu, khususnya di daerah Masjidil Haram  dan bagian lain dari kota suci, menurut Kapten Waleed Abu Shanab, direktur operasi di Makkah.</p>
<p>Dikatakan kepada Arab News bahwa ruang operasi sudah menerima hampir 21.500 panggilan selama 10 hari pertama bulan puasa.</p>
<p>&#8220;Departemen kami telah mendirikan 1.700 kamera di titik masuk dan keluar dari kota suci serta di daerah Masjidil Haram serta tempat-tempat suci lainnya. Kamera ini sangat membantu kami memantau situasi di seluruh kota. Staf lapangan kami akan bergerak dan melakukan tindakan berdasarkan gambar dari kamera ini, &#8220;katanya.</p>
<p>Shanab mengatakan bahwa ada tiga saluran nirkabel yang memberikan instruksi kepada berbagai unit dan tim. Channel 3 digunakan untuk keselamatan umum selama bulan suci ramadhan.</p>
<p>&#8220;Ada divisi patroli di bawah saluran ini. Program ini terdiri dari sejumlah pejabat dan tentara dan mengawasi berbagai lokasi, memberikan informasi yang komprehensif untuk berbagai Pertahanan Sipil, &#8220;katanya.</p>
<p>&#8220;Ada unit patroli, dilengkapi dengan peralatan komunikasi yang sangat canggih, yang dapat bergerak cepat ke tempat kejadian walaupun melalui jalan sempit, karena dilengkapi dengan sepeda motor.&#8221;</p>
<p>Menurut Shanab, Channel 2 adalah untuk memperluas semua dukungan teknis kepada Pertahanan Sipil, khususnya yang berkaitan dengan penyiapan alat berat, pemadam kebakaran dan operasi penyelamatan.</p>
<p>Dia mengatakan bahwa pembagian nirkabel ketiga &#8211; Channel 4 &#8211; bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan operasi penyelamatan setelah menerima informasi tentang keadaan darurat. Divisi ini akan membantu mengerahkan pasukan Pertahanan Sipil dan peralatannya.</p>
<p>Shanab mengatakan ruang operasi juga bekerja untuk membuat semua unit yang tersedia lebih kuat untuk menghadapi situasi darurat.</p>
<p>&#8220;Ada cadangan kekuatan dan peralatan di pusat layanan Shumaisi yang siap digunakan jika diperlukan,&#8221; katanya.</p>
<p>Shanab mengatakan ruang operasi memiliki sistem pengamanan untuk memverifikasi setiap panggilan yang diterima.</p>
<p>&#8220;Kami memiliki tim lapangan khusus untuk memverifikasi kebenaran informasi yang kami terima sebelum memulai misi penyelamatan,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Kami telah menerima banyak panggilan palsu, sehingga kami harus mengatasi dengan dukungan teknologi informasi yang sangat canggih. Selain itu, kami berusaha untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan dan keselamatan bagi warga negara dan ekspatriat. &#8221;</p>
<p>Shanab menambahkan bahwa ruang operasi telah menyiapkan rencana komprehensif dalam koordinasi dengan Badan Meteorologi dan Badan Perlindungan Lingkungan untuk mengatasi jika terjadi banjir.</p>
<p>&#8220;Jika kami menerima peringatan tentang hujan lebat, badai pasir dan situasi lain, kami akan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan dan berkoordinasi dengan departemen terkait, seperti pemerintah, polisi, lalu lintas, departemen komunikasi dan transportasi,&#8221; tambahnya. Arabnews/Slamet Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/08/30/pertahanan-sipil-arab-saudi-bersiaga-penuh-selama-ramadhan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/30/pertahanan-sipil-arab-saudi-bersiaga-penuh-selama-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garuda Diminta Kemenag Benahi Masalah Pemulangan Jamaah Haji</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 03:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3010</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—-PT Garuda Indonesia kembali dipercaya sebagai sarana angkutan resmi jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada musim haji 2010/1431 H. Mengaca pada kasus keterlambatan kepulangan jemaah haji pada musim lalu, Garuda diminta agar tidak kembali mengulanginya. Kementerian Agama (Kemanag) meminta maskapai pelat merah itu agar memperbaiki pelayanan hajinya. “Mudah-mudahan perjalanan haji musim ini berjalan lancar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-959" title="Pesawat Garuda Siap Menerbangkan Calon Jamaah Haji" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/08/haji-pesawat1.jpg" alt="" width="400" height="246" />REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—-PT Garuda Indonesia kembali dipercaya sebagai sarana angkutan resmi jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada musim haji 2010/1431 H. Mengaca pada kasus keterlambatan kepulangan jemaah haji pada musim lalu, Garuda diminta agar tidak kembali mengulanginya. Kementerian Agama (Kemanag) meminta maskapai pelat merah itu agar memperbaiki pelayanan hajinya.</p>
<p>“Mudah-mudahan perjalanan haji musim ini berjalan lancar dan aman. Kami berharap Garuda tidak mengulangi masalah keterlambatan pemulangan jemaah pada tahun lalu. Seperti kontrak kerjasama lainnya, kami akan memberikan sanksi kepada Garuda, jika menyalahi kontrak,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Slamet Riyanto kepada wartawan seusai penandatanganan kontrak pengangkutan haji di Kantor Kemanag, Jakarta, Selasa (24/8).</p>
<p>Seperti diketahui, kelancaran pemulangan jamaah haji pada tahun lalu tidak berjalan mulus. Banyak jemaah haji Indonesia yang harus menunggu lebih dari dua jam dari jadwal pemulangan. Untuk itu, Garuda diminta bisa mengatasi masalah pemulangan jamaah ini.</p>
<p>Menanggapi kritikan pedas Kemanag atas kasus pemulangan jamaah haji tahun lalu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan pihaknya akan mengupayakan hal yang terbaik. Namun, ia mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan kurang mulusnya pemulangan jemaah haji ke Tanah Air.</p>
<p>“Kadang -kadang itu ada beberapa hal yang di luar kendali kita. Ketika waktu pemulangan itu kan, banyak sekali pesawat milik maskapai seluruh dunia, itu berakibat domino. Apalagi ini kan kita ibarat sowan ke negara orang lain. Jadi, kita tidak bisa mengatur segala sesuatunya sendiri,” jelas Emir.</p>
<p>Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada musim haji ini Garuda akan melewati 13 gate (gerbang). Menurut Emir, ke-13 gate tersebut juga akan dilewati oleh maskapai-maskapai lain. Jadi, pihak Garuda tidak bisa menentukan gate untuk dilewati.</p>
<p>“Kita tidak bisa menentukan gate-nya. Untuk tahun ini, jumlah city check-in, jumlahnya masih sama. Yang pasti, kita akan berupaya semaksimal mungkin. Kita harus lebih efisien lagi untuk melakukan turn around para penumpang (jemaah haji),” papar Emir.</p>
<p>Pada musim haji kali ini, Garuda akan mengangkut sebanyak 116.789 orang. Garuda akan memberangkatkan mereka mulai 12 Oktober-10 November 2010. Garuda akan melayani 10 embarkasi di Indonesia, yang terdiri atas 300 kelompok terbang (kloter). Garuda siap menerbangkan 3.984 jamaah haji (12 kloter) di Banda Aceh, 7.523 jamaah haji (21 kloter) di Padang, 7.378 jamaah haji (21 kloter), 22.152 jemaah (49 kloter) Jakarta, 7.378 jemaah (49 kloter), 33.382 jamaah (88 kloter) Solo, 8.645 (19 kloter) Surabaya, 5.046 jamaah (15 kloter) Banjarmasin, 5.352 jamaah (15 kloter) Balikpapan, 14.998 jamaah (42 kloter) Makassar dan 8.323 jamaah (18 kloter) Medan.</p>
<p>“Kami akan mengoperasikan 15 pesawat bebadan lebar, seperti pesawat Boeing 747 (empat unit). Boeing 767 (satu unit), Airbus 330-300 (enam unit) dan Airbus 330-200 (empat unit). Garuda juga akan melayani para jemaah lewat 814 orang tenaga kabin kita. Kita mencoba membuat paar jamaah merasakan perjalanan seperti di rumahnya sendiri,” terang Emir. Citra Listya Rini, Krisman Purwoko /Riyanto</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
