Polwan di Makassar Senang Berjilbab

26 September 2012 | Kategori: Pernik

Polwan Berjilbab (ilustrasi). Foto: wordress.com

MAKASSAR – Delapan orang polisi wanita dari Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Sulawesi Selatan-Barat (Sulselbar) yang ditugaskan untuk pengamanan haji di asrama haji Sudiang Makassar mengaku senang bisa berjilbab, meskipun waktunya hanya berlaku selama dua bulan.

“Saya bersama dengan adik-adik yang lain senang bisa menjalankan tugas ini, apalagi kami diminta untuk mengenakan jilbab selama musim haji,” ujar Kepala Posko Pengamanan Haji, AKBP Sri Hartati yang ditemui di asrama haji Sudiang Makassar, Rabu (26/9).

Ia mengatakan, dirinya bersama dengan beberapa bawahannya sudah sejak lama bertugas di asrama haji Sudiang selama musin haji, tetapi baru kali ini permintaan untuk mengenakan jilbab bisa dilaksanakan.

Permintaan untuk mengenakan jilbab itu langsung dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan untuk menghormati jamaah calon haji yang berangkat menunaikan salah satu rukun Islam tersebut.

“Pada dasarnya kami semua senang sekali berjilbab, bahkan dalam keseharian kami jika tidak sedang dinas pasti kami berjilbab karena ini sudah sesuai dengan perintah agama serta norma-norma sosial,” katanya.

Perwira menengah Ditpam Obvit Polda Sulselbar ini berharap jika jilbab yang dikenakanannya itu bisa terus dipakainya dalam kesehariannya baik saat sedang dinas maupun saat di luar dinas.

Menurutnya, jilbab yang dikenakannya bersama bawahannya yang lain itu dipesan khusus dari Provinsi Aceh karena di daerah itu merupakan satu-satunya daerah yang memiliki otonomi khusus dalam hal berpakaian. Para polwan di Aceh juga sudah mengenakan jilbab yang mempunyai lambang kepolisian.

Hal yang sama juga diungkapkan Bripda Fitri yang sejak tiga tahun terakhir ini sudah bertugas di asrama haji Sudiang Makassar. Menurutnya, di tahun ketiga dirinya bertugas, baru kali ini ada permintaan untuk mengenakan jilbab yang langsung disetujui oleh kapolda untuk disesuaikan dengan aturan yang telah disepakati.

“Bukan cuma saya sendiri yang senang berjilbab, banyak teman-teman saya yang polwan-polwan itu suka berjilbab dan berharap suatu hari nanti jilbab sudah bisa dipakai dalam berdinas,” harapnya.

Redaktur: Djibril Muhammad

Sumber: Antara