<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnalhaji.com &#187; Angkutan Haji</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalhaji.com/tag/angkutan-haji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalhaji.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 07:31:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Batavia Air Berminat Jadi Operator Penerbangan Haji</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2011/04/28/batavia-air-berminat-jadi-operator-penerbangan-haji/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2011/04/28/batavia-air-berminat-jadi-operator-penerbangan-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 13:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>
		<category><![CDATA[batavia air]]></category>
		<category><![CDATA[haji 2011]]></category>
		<category><![CDATA[operator penerbangan haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4700</guid>
		<description><![CDATA[Batavia Air menyatakan kesiapannya berpartisipasi dalam angkutan haji tahun ini, menyusul rencana pemerintah yang akan menambah operator penerbangan untuk angkutan ibadah haji agar pelayanan yang nyaman terhadap para jemaah haji lebih baik lagi. &#8220;Kami siap untuk itu, kami akan segera menjajaki pengadaan armada 6-7 pesawat berbadan lebar pada semester I tahun ini,&#8221; kata Direktur Niaga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Batavi<img class="alignleft size-medium wp-image-4701" title="batavia1" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2011/04/batavia1-300x202.jpg" alt="" width="300" height="202" />a Air menyatakan kesiapannya berpartisipasi dalam angkutan haji  tahun ini, menyusul rencana pemerintah yang akan menambah operator  penerbangan untuk angkutan ibadah haji agar pelayanan yang nyaman  terhadap para jemaah haji lebih baik lagi.</p>
<p>&#8220;Kami siap untuk itu,  kami akan segera menjajaki pengadaan armada 6-7 pesawat berbadan lebar  pada semester I tahun ini,&#8221; kata Direktur Niaga Batavia Air, Sukirno  Sukarna, kepada pers di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Pusat  Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, mengatakan,  pihaknya telah meminta Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk menambah  perusahaan angkutan haji dari kondisi selama ini yang hanya dilayani  oleh dua maskapai, Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.</p>
<p>Untuk  itu, kata Bambang, pihaknya telah melakukan pembicaraan bilateral  dengan otoritas penerbangan Arab Saudi guna merealisasikan penambahan  operator penerbangan untuk angkutan haji itu.</p>
<p>Sukirno  melanjutkan, pihaknya akan mengupayakan pengadaan armada untuk angkutan  haji itu bisa disepakati (deal) dari awal tahun ini. &#8220;Lebih awal  &#8216;deal&#8217;-nya lebih baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Harga sewa pesawat berbadan lebar di pasar saat ini sekitar 9000-10000 dolar AS per jam.<br />
Dijelaskan,  Batavia akan segera menenderkan pengadaan pesawat itu, jika pemerintah  dalam hal ini Kementerian Agama, sudah mengumumkan spesifikasi dari  armada haji tahun ini. &#8220;Hal itu terkait dengan usia maksimal pembuatan  pesawat dan sebagainya,&#8221; katanya.</p>
<p>Sukirno memperkirakan, pihaknya  akan membidik sedikitnya 6-7 pesawat berbadan lebar untuk kepentingan  angkutan haji tersebut. &#8220;Kami akan segera jajaki dengan para lessor  pesawat baik di Eropa, Timur Tengah seperti Turki, Amerika Serikat,  Eropa dan China. Tiga negara terakhir biasanya paling kompetitif harga  sewanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Terhadap kemungkinan Kementerian Agama akan  menetapkan harga angkutan haji tahun ini sesuai tahun lalu, Sukirno  menilai hal itu kemungkinan besar tidak terjadi karena tren harga minyak  mentah dunia saat ini hingga akhir tahun bisa bertahan di atas 100  dolar AS per barel.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan tetap seperti tahun lalu, sulit.  Tidak mungkinlah tetap karena harga minyak juga masih tinggi. Apalagi  jika, ternyata hingga akhir tahun krisis geopolitik Timur Tengah juga  masih bergolak,&#8221; katanya.</p>
<p>Kementerian Agama sendiri saat ini  sedang berusaha meyakinkan Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota  jemaah haji 2011 bagi Indonesia sebanyak 12,60 persen menjadi 237.600  orang dibanding jumlah jemaah 2010 sebanyak 211.000 orang.</p>
<p>Di  samping itu, rata-rata biaya penyelenggaraan ibadah haji diasumsikan  tidak berubah, yaitu 3.342 dolar AS atau setara Rp30,04 juta per jemaah  termasuk biaya penerbangan Rp15,52 juta rupiah per jemaah.</p>
<p>Pada  2010, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sepakat menurunkan biaya  naik haji sebesar 80 dolar AS menjadi 3.342 dolar AS dengan cara  menurunkan biaya pemondokan dari usulan 3.000 riyal menjadi 2.850 riyal,  serta memotong margin maskapai penerbangan dari usulan 10 menjadi hanya  4 persen</p>
<p>Batavia Air saat ini melakukan lebih dari 170  penerbangan setiap harinya dan melayani 41 kota tujuan di seluruh  Indonesia dan tujuan internasional seperti Guangzhou (China), Kuching  (Malaysia), Singapura, Dili (Timor Leste), Riyadh, dan Jeddah (Arab  Saudi).</p>
<p>Maskapai berkategori satu untuk keselamatan penerbangan  di Indonesia dan salah satu maskapai swasta yang diizinkan terbang ke  langit Uni Eropa ini memiliki 36 armada pesawat mulai Boeing 737-300,  Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320, dan Airbus A330.</p>
<p>antara/taufik rachman</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2011/04/28/batavia-air-berminat-jadi-operator-penerbangan-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kloter Sudah Habis, Tiga Jamaah Batam dipulangkan Lewat Penerbangan Regular</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/15/kloter-sudah-habis-tiga-jamaah-batam-dipulangkan-lewat-penerbangan-regular/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/15/kloter-sudah-habis-tiga-jamaah-batam-dipulangkan-lewat-penerbangan-regular/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 03:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4595</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;Tiga jamaah debarkasi Batam (BTH) yang masih dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah akan dipulangkan melalui penerbangan regular dikarenakan kelompok terbang (kloter) debarkasi asal merka sudah habis atau sudah dipulangkan semua. &#8220;Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) itu mereka berdasarkan embarkasi/debarkasi. Tentunya, jamaah juga ingin dipulangkan sesuai embarkasi/debarkasi masing-masing. Sehingga jamaah haji yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4596" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-4596" title="Pesawat" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/12/Pesawat.jpg" alt="" width="350" height="234" /><p class="wp-caption-text">Jamaah haji Indonesia di dalam Pesawat</p></div>
<p>MADINAH&#8211;Tiga jamaah debarkasi Batam (BTH) yang masih dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah akan dipulangkan melalui penerbangan regular dikarenakan kelompok terbang (kloter) debarkasi asal merka sudah habis atau sudah dipulangkan semua.</p>
<p>&#8220;Besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) itu mereka berdasarkan embarkasi/debarkasi. Tentunya, jamaah juga ingin dipulangkan sesuai embarkasi/debarkasi masing-masing. Sehingga jamaah haji yang sakit kalau seandainya dia masih dirawat di BPHI atau rumah sakit sedangkan dalam analisa pemeriksaan dokter untuk tetap dirawat. Nah, kebetulan ada dari jamaah yang sakit dan masih dirawat dari debarkasi Batam ini, dia adalah menggunakan streacher. Streacher itu harus mengubah komposisi seat ini pada Maskapai Saudia Arabian Airlines (SAA) yang akan mengangkut mereka, dan itu memerlukan waktu konfirmasi antara dua sampai tiga hari,&#8221; ujar Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Madinah Subakin Abdul Muthalib kepada MCH di Kantor Daker, Selasa (15/12).</p>
<p>Menurut Subakin, jamaah yang dikirim dari Jeddah itu sendiri sekitar antara dua hari baru sampai. &#8220;Jadi, kita konfirmasi ke SAA bahwa kloter itu sudah habis. Sehingga dengan demikian, jamaah itu nanti akan tetap dipulangkan setelah jamaah itu agak sehat dan bila nanti memungkinkan, kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak SAA apakah mungkin jika jamaah itu dipulangkan kepada debarkasi dimana SAA masih mengangkut jamaah atau mungkin akan ditunggu pemulihannya sampai tuntas, kemudian setelah selesai haji, mereka dipulangkan menggunakan penerbangan regular ke Jakarta, kemudian dari Jakarta akan di transfer ke debarkasi asal mereka. Itulah kontrak yang sudah kita sepakati bersama,&#8221; terang Subakin.</p>
<p>Menurut Subakin, mekanisme Tanazul, setiap tahun memang banyak. Bahkan tahun kemarin, saat menjabat Kadaker Makkah, hampir 200 orang yang ingin Tanazul. &#8220;Tanazul itu, artinya pertama, keluar dari kelompok terbang (kloter)nya. Kita akan prioritaskan bagi jamaah yang sakit. Artinya kalau menurut analisa kesehatan bagi jamaah yang sakit itu bisa dipulangkan maka terhadap kloter-kloter yang masih memungkinkan untuk free seat, kita akan prioritaskan bagi jamaah yang sakit,&#8221; urainya.</p>
<p>&#8220;Yang kedua, bisa atas permintaan jamaah yang bersangkutan karena ingin pulang lebih dulu atau belakangan, kita juga akan berikan peluang kepada mereka sepanjang bangku dalam kloter bisa dimasukkan. Tapi, kalau tidak, kami juga tidak berani. Karena dengan berbagai alasan jamaah haji akan meminta Tanazul. Entah itu alasan pekerjaan, inilah, itulah, dan berbagai alasan lainnya tetap akan kita akomodir, sepanjang kloter yang akan dimasukinya masih memungkinkan. Tetapi kalau tidak, ya tentu mereka kembali ke kloternya masing-masing,&#8221; tandasnya. mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/15/kloter-sudah-habis-tiga-jamaah-batam-dipulangkan-lewat-penerbangan-regular/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Delay, Garuda Siap Servis Jamaah di Madinah</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/09/jika-delay-garuda-siap-servis-jamaah-di-madinah/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/09/jika-delay-garuda-siap-servis-jamaah-di-madinah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 02:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4569</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;PT Garuda Indonesia menjanjikan untuk tetap bertanggungjawab jika terjadi keterlambatan penerbangan akibat pesawat telat datang. Pihak Garuda akan menanggung semua kebutuhan jamaah selama di bandara. &#8220;Penginapan dan makan akan kita tanggung bagi jamaah yang mengalami delay lebih lima jam,&#8221; kata Duty Manager Stasiun Madinah, Bambang Suwito Adji saat ditemui di Bandara Amir Muhammad bin Abdul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4571" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-4571" title="Garuda" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/12/Garuda1.jpg" alt="" width="350" height="233" /><p class="wp-caption-text">Pesawat Garuda siap mengangkut jamaah haji Indonesia</p></div>
<p>MADINAH&#8211;PT Garuda Indonesia menjanjikan untuk tetap bertanggungjawab jika terjadi keterlambatan penerbangan akibat pesawat telat datang. Pihak Garuda akan menanggung semua kebutuhan jamaah selama di bandara.</p>
<p>&#8220;Penginapan dan makan akan kita tanggung bagi jamaah yang mengalami delay lebih lima jam,&#8221; kata Duty Manager Stasiun Madinah, Bambang Suwito Adji saat ditemui di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah, Rabu (8/12/2010).</p>
<p>Semua itu, lanjut Bambang, sesuai dengan apa yang sudah disepakati dengan Kementerian Agama dan PT Garuda Bambang menambahkan, jika terjadi delay dibawah lima jam, maka pihaknya tetap akan memberikan informasi kepada jamaah agar jamaah tidak resah. Selain itu jamaah juga akan ditempatkan di lokasi yang nyaman untuk menunggu.</p>
<p>Sampai sejauh ini, Bambang mengaku tiga gate yang diberikan kepada GIA cukup membuat kesulitan operasional Garuda di Bandara AMAA. &#8220;Hari ini saja, pesawat kita sudah datang tapi tidak mendapat pintu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Garuda untuk musim haji tahun ini diberikan jatah di pintu 4,5 dan 6. Adanya perbaikan di pintu 2 dan 3 ternyata memberikan dampak negatif bagi semua maskapai yang melakukan penerbangan melalui Bandara AMAA.</p>
<p>Sampai sejuah ini Bambang melihat pelayanan di Bandara AMAA Madinah cukup lancar. Kemarin hanya terlambat satu jam dan penumpukan penumpang tidak terlalu sering terjadi. mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/09/jika-delay-garuda-siap-servis-jamaah-di-madinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kedatangan Pesawat Haji Mulai Tepat Waktu</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/08/kedatangan-pesawat-haji-mulai-tepat-waktu/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/08/kedatangan-pesawat-haji-mulai-tepat-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 01:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4562</guid>
		<description><![CDATA[BOYOLALI&#8211; Kedatangan pesawat yang membawa rombongan haji gelombang kedua di Debarkasi Surakarta, mulai tepat waktu sesuai jadwal. Pesawat kloter 48 yang dijadwalkan tiba pada pukul 03.45 WIB sudah mendarat di Bandara Adi Soemarmo Surakarta pada Selasa dini hari pukul 03.21 WIB, demikian juga kloter 49 tiba lebih cepat 20 menit dari jadwal pukul 13.16 WIB, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BOYOLALI&#8211; Kedatangan pesawat yang membawa rombongan haji gelombang kedua di Debarkasi Surakarta, mulai tepat waktu sesuai jadwal.</p>
<p>Pesawat kloter 48 yang dijadwalkan tiba pada pukul 03.45 WIB sudah mendarat di Bandara Adi Soemarmo Surakarta pada Selasa dini hari pukul 03.21 WIB, demikian juga kloter 49 tiba lebih cepat 20 menit dari jadwal pukul 13.16 WIB, kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta H. Syarif Hidayat di asrama haji Donohudan Boyolali, Selasa. &#8220;Kami berharap kondisi seperti ini berlanjut hingga kloter 88 sebagai rombongan haji terakhir yang tiba 20 Desember 2010,&#8221; kata Syarif Hidayat.</p>
<p>Menurut dia, jika kedatangan pesawat Garuda Indonesia yang pembawa jamaah haji sesuai jadwal, tidak merepotkan petugas daerah setiap kali menjemput mereka. Selama masa pemulangan sejak kloter pertama hingga 47 semuanya mengalami keterlambatan antara dua hingga 12 jam.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga bersyukur dengan jamaah haji kloter 48 yang kondisi kesehatannya cukup baik, karena sempat dikhawatirkan ada haji yang terserang virus H1N1 setelah salah seorang haji wafat di Madinah pada 3 Desember.</p>
<p>Menurut dia, dari hasil scanning suhu tubuh seluruh haji asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu, menunjukkan kondisi sehat dan tidak ada satupun yang melebihi 38 derajat Celcius.</p>
<p>Namun, PPIH tetap membagikan tablet tamiflu kepada jamaah tersebut setibanya di Bandara Adi Soemarmo Surakarta.</p>
<p>PPIH justru mengkhawatirkan jumlah haji yang wafat tahun ini, karena baru memasuki hari ke-16 masa pemulangan sudah mencapai 61 orang dan hampir menyamai 2009 yang mencapai 62 orang.</p>
<p>Jumlah haji yang wafat di Tanah Suci secara nasional hingga 7 Desember sebanyak 372 orang, Debarkasi Surakarta menempati ranking kedua setelah Surabaya yang mencapai 73 orang.</p>
<p>Sebanyak 61 orang yang wafat tersebut, kata dia, berusia antara 41-90 tahun dan terbanyak wafat di Mekah sebanyak 45 orang.</p>
<p>Sebanyak 50 orang meninggal dunia akibat gangguan jantung, selebihnya karena gangguan pernafasan, diabetes dan penyakit lain. Ant/Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/12/08/kedatangan-pesawat-haji-mulai-tepat-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petugas Sisir Jamaah di Bandara</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/13/petugas-sisir-jamaah-di-bandara/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/13/petugas-sisir-jamaah-di-bandara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 01:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4193</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211; Masa wukuf yang kian dekat membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memantau ketat pergerakan jamaah haji Indonesia. Untuk memastikan seluruh jamaah sudah masuk ke Mekkah, kemarin, tim dari PPIH melakukan pengecekan akhir di bandara. &#8220;Saya sendiri juga akan turun untuk memastikan tidak ada lagi jamaah kita yang tertinggal,&#8221; ujar Wakil Ketua PPIH [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4194" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-4194" title="Bus-Angkutan-jamaah" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/11/Bus-Angkutan-jamaah.jpg" alt="" width="350" height="241" /><p class="wp-caption-text">Kendaraan siap mengangkut jamaah dari Bandara KAA ke Makkah (mch)</p></div>
<p>JEDDAH&#8211; Masa wukuf yang kian dekat membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memantau ketat pergerakan jamaah haji Indonesia. Untuk memastikan seluruh jamaah sudah masuk ke Mekkah, kemarin, tim dari PPIH melakukan pengecekan akhir di bandara. &#8220;Saya sendiri juga akan turun untuk memastikan tidak ada lagi jamaah kita yang tertinggal,&#8221; ujar Wakil Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Chalid, kemarin.</p>
<p>Seperti diketahui, pemerintah Arab Saudi menentukan bahwa closing date atau batas akhir kedatangan jamaah haji di Bandara King Abdul Azis Jeddah adalah pada Rabu (10/11) pukul 24.00. Meski demikian, sejumlah jamaah haji asal Indonesia yang diberangkatkan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) ada yang masuk pada sehari kemudian.</p>
<p>Jamaah khusus ini tetap bisa masuk ke bandara karena mereka naik pesawat Saudi Arabian Airlines. Sementara closing date diberlakukan kepada jamaah haji yang menumpang di luar maskapai Arab Saudi tersebut.</p>
<p>Subhan mengaku belum mendapatkan informasi lengkap soal kedatangan kloter akhir jamaah haji khusus ini. Dia berharap kedatangan jamaah tidak menemui kendala berarti. &#8220;Untuk kita akan sisir sampai benar-benar semua sudah bertolak ke Mekkah termasuk petugas hajinya,&#8221; jelas mantan Kepala Daker Jeddah musim haji 2009 tersebut.</p>
<p>Sementara itu, seluruh petugas Daker Jeddah Kamis (11/11) malam sudah seluruhnya diberangkatkan ke Mekkah. Sekitar 2.000 petugas baik dari Kementerian Agama maupun Kementerian Kesehatan tersebut nantinya akan bertanggung jawab dalam operasional jamaah haji Indonesia di Arafah. &#8220;Setelah prosesi Armina, petugas akan cepat kembali ke Jeddah untuk mempersiapkan pemulangan,&#8221; terang Kepala Daker Jeddah Ahda Barori.<br />
mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/13/petugas-sisir-jamaah-di-bandara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arab Saudi Hentikan Layanan Trasportasi</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/arab-saudi-hentikan-layanan-trasportasi/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/arab-saudi-hentikan-layanan-trasportasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Nov 2010 03:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4159</guid>
		<description><![CDATA[MAKKAH&#8211;Mendekati pelaksanaan wukuf di Arafah, pemerintah Arab Saudi memberhentikan layanan transportasi bagi jamaah haji seluruh dunia. Kebijakan ini resmi diberlakukan mulai hari ini. Wakil Kepala Daker Mekkah bidang Transportasi, Tatan Rustandi mengatakan dengan diberhentikannya layanan transportasi, panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) sudah tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengatur masalah transportasi di Mekkah. &#8220;Semuanya sudah diambil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1580" title="bus-angkutanhaji" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/10/bus-angkutanhaji.jpg" alt="" width="356" height="267" />MAKKAH&#8211;Mendekati pelaksanaan wukuf di Arafah, pemerintah Arab Saudi memberhentikan layanan transportasi bagi jamaah haji seluruh dunia. Kebijakan ini resmi diberlakukan mulai hari ini.</p>
<p>Wakil Kepala Daker Mekkah bidang Transportasi, Tatan Rustandi mengatakan dengan diberhentikannya layanan transportasi, panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) sudah tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengatur masalah transportasi di Mekkah.</p>
<p>&#8220;Semuanya sudah diambil alih oleh Nakobah (organisasi angkutan) Arab Saudi. Kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mulai hari ini jamaah sudah tidak bisa lagi menggunakan bus menuju masjidilharam,&#8221; kata Tatan di kantor Misi Haji Indonesia, Mekkah.</p>
<p>Menurut dia kebijakan pemberhentian layanan transportasi akan berlaku hingga 20 November mendatang. Meski demikian pihaknya masih tetap bisa melayani transportasi jamaah haji. &#8220;Saya inginnya begitu, tetap bisa layani jamaah,&#8221; katanya.</p>
<p>Tatan mengingatkan bagi jamaah yang akan ke masjidilharam agar memanfaatkan transportasi umum seperti taxi atau omprengan dengan membayar sendiri biayanya. Meski demikian pihaknya meminta para jamaah agar mengambil sisi positif dari kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut.</p>
<p>Menurut dia jasa angkutan bus akan diistirahatkan untuk melakukan persiapan mengangkut jamaah saat berada Armina. &#8220;Ini ada bagusnya, karena jamaah harus istirahat selama beberapa hari untuk persiapan wukuf di Arafah. Nantinya bus juga diistirahatkan, untuk diperbaiki supaya lancar,&#8221; kata Tatan.</p>
<p>Tatan mengaku hingga saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait pemberhentian layanan transportasi tersebut. Menurutnya sosiaslisasi dilakukan mulai dari tanah air hingga ke setiap sektor pemondokan. mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/arab-saudi-hentikan-layanan-trasportasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Wukuf Masuk Makkah Macet Tiga Kilometer</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/jelang-wukuf-masuk-makkah-macet-tiga-kilometer/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/jelang-wukuf-masuk-makkah-macet-tiga-kilometer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Nov 2010 02:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4148</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH&#8211;Empat hari jelang wukuf, kemacetan panjang di checkpoint masuk Mekkah dari Jeddah semakin tak terhindarkan. Dari pantauan kemarin, kemacetan sudah mencai 3 kilometer. Bahkan di sore hari, kemacetan kerap lebih panjang lagi meski polisi sudah membuka hingga enam lajur. Kemacetan di checkpoint diperkirakan masih akan terjadi hingga dua atau tiga hari ke depan. Sebab jamaah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4149" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-4149" title="Arab-Macet" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2010/11/Arab-Macet.jpg" alt="" width="350" height="215" /><p class="wp-caption-text">Kemacetan Tak Terhindarkan Menjelang Waktu Wukuf</p></div>
<p>JEDDAH&#8211;Empat hari jelang wukuf, kemacetan panjang di checkpoint masuk Mekkah dari Jeddah semakin tak terhindarkan. Dari pantauan kemarin, kemacetan sudah mencai 3 kilometer. Bahkan di sore hari, kemacetan kerap lebih panjang lagi meski polisi sudah membuka hingga enam lajur.</p>
<p>Kemacetan di checkpoint diperkirakan masih akan terjadi hingga dua atau tiga hari ke depan. Sebab jamaah haji asal negara-negara Arab banyak yang masuk pada hari mepet dengan masa wukuf. Di sisi lain, hingga kemarin masih banyak jamaah haji asal berbagai negara yang baru tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah. Jamaah yang tiba kemarin biasanya diangkut oleh maskapai Saudia Arabian Airlines.</p>
<p>Kepadatan di checkpoint juga kerap memicu kecelakaan. Rabu (10/11) petang misalnya, mobil yang ditumpangi petugas haji Daker Jeddah juga sempat diseruduk sebuah mobil yang dikendarai warga Nigeria. Saat kejadian, sebenarnya kondisi kendaaraan sedang berhenti menunggu antre. Diduga, sopir asal Nigeria tersebut tak sabar dengan antrean tersebut. Beruntung, meski diseruduk, mobil yang ditumpangi lima petugas haji ini tak sampai rusak. â��Guna menghindari kemacetan biasanya banyak yang memilih ke Mekkah dini hari,â�� ujar Imam, seorang pengemudi asal Indonesia.</p>
<p>Untuk memeriksa jamaah yang kian membeludak, petugas di checkpoint juga tampak diperbanyak. Mereka mengecek satu per satu penumpang di kendaraan. Jika ditemukan penumpang tanpa surat resmi (tasyrikh), dipastikan akan diturunkan dan diinterogasi. Kendaraan-kendaraan berbak terbuka mendapat pemeriksaan lebih ketat.</p>
<p>Ketatnya pemeriksaan ini juga membuat sopir taksi di Jeddah tak berani mengangkut jamaah sembarangan. &#8220;Kami tidak ingin mengambil risiko. Banyak rekan-rekan kami telah ditangkap dan kendaraan mereka disita karena mereka mengangkut orang tanpa izin resmi ke Mekkah,&#8221; ujar Dhafer Muhammad, sopir taksi yang membawa Toyota Cressida di Bab Makkah Jeddah kepada Arab News.<br />
mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/12/jelang-wukuf-masuk-makkah-macet-tiga-kilometer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menag: Susah Menjamin Pemulangan Jamaah Tak Delay</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/05/menag-susah-menjamin-pemulangan-jamaah-tak-delay/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/05/menag-susah-menjamin-pemulangan-jamaah-tak-delay/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 03:12:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=4006</guid>
		<description><![CDATA[MADINAH&#8211;Kementerian Agama sudah berkali-kali melayangkan teguran keras terhadap maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines terkait seringnya terjadi keterlambatan pemberangkatan jamaah haji. Meski sudah memberi teguran, Menteri Agama Suryadharma Ali sekaligus Amirul Haj 2010 tidak bisa menjamin keterlambatan tidak terjadi lagi. &#8220;Kalau jaminan ya susah menjamin,&#8221; kata Menag saat tiba di Madinah, Kamis (4/11/2010). Menag sebagai amirul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MADINAH&#8211;Kementerian Agama sudah berkali-kali melayangkan teguran keras terhadap maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines terkait seringnya terjadi keterlambatan pemberangkatan jamaah haji. Meski sudah memberi teguran, Menteri Agama Suryadharma Ali sekaligus Amirul Haj 2010 tidak bisa menjamin keterlambatan tidak terjadi lagi.</p>
<p>&#8220;Kalau jaminan ya susah menjamin,&#8221; kata Menag saat tiba di Madinah, Kamis (4/11/2010). Menag sebagai amirul haj tiba di Madinah setelah sebelumnya ke Mekkah. Di Madinah, Menag disambut Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Subakin Abdul Muthalib.</p>
<p>Banyak faktor yang menyebabkan keterlambatan penerbangan. Kalau pemberangkatan di tanah air, kata Menag, problem utama pada maskapai penerbangannya. Khusus Solo, problem utamanya karena ada debu dari Gunung Merapi yang membahayakan penerbangan.</p>
<p>Tapi kalau pemulangan, selain dari maskapainya, mungkin juga problemnya dari administratur bandara yang mengatur trafik dari penerbangan. &#8220;Jadi memang pada waktu pemulangan padatnya luar biasa, mungkin saja ada keterlambatan. Jadi tidak bisa dijamin,&#8221; kata Menag.</p>
<p>Menag mengakui banyak desakan agar memutus kontrak dengan Saudi Arabian. Tapi ia tidak yakin bila memutuskan hubungan kerja dengan Saudi Arabian akan menyelesaikan masalah. Masalah penerbangan haji sangat kompleks sehingga tidak bisa dengan tiba-tiba mencari pengganti maskapai bila memutus kontrak dengan Saudia Arabian.</p>
<p>&#8220;Pengganti tidak bisa tiba-tiba. Jadi bukan seperti kita mau berangkat dari Jakarta ke Medan misalnya, banyak pilihan maskapai, tidak seperti itu,&#8221; kata Menag. Mengganti maskapai membutuhkan proses yang panjang agar jamaah tidak terlantar.</p>
<p>Dijelaskan, selama ini maskapai Garuda Indonesia tidak bisa mengangkut semua jamaah haji Indonesia. Sekitar 97 ribu jamaah diserahkan kepada Saudi Arabian untuk diangkut. Tapi masalahnya Saudi Arabian selama musim haji ini sudah lima kali mengalami keterlambatan.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau kita putus, bisa terlantar. Ada kemungkinan puluhan ribu orang tidak bisa diberangkatkan karena Garuda juga tidak bisa serta merta mengganti,&#8221; jelas Menag.</p>
<p>Kementerian Agama, lanjut Menag, sudah mengirim surat teguran dan memanggil pimpinan perusahaan Saudi Arabian agar memperhatikan betul tentang ketepatan waktu pemberangkatan jamaah. Diingatkan agar keterlambatan tidak diulang lagi.</p>
<p>Keterlambatan jamaah bisa berdampak sangat luas terkait masalah makanan dan pemondokan. &#8220;Alhamdulillah ya semuanya bisa diatasi tapi sekali lagi kita memang berharap untuk tidak terulang lagi,&#8221; kata Menag. mch /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/11/05/menag-susah-menjamin-pemulangan-jamaah-tak-delay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garuda Diminta Kemenag Benahi Masalah Pemulangan Jamaah Haji</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 03:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=3010</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—-PT Garuda Indonesia kembali dipercaya sebagai sarana angkutan resmi jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada musim haji 2010/1431 H. Mengaca pada kasus keterlambatan kepulangan jemaah haji pada musim lalu, Garuda diminta agar tidak kembali mengulanginya. Kementerian Agama (Kemanag) meminta maskapai pelat merah itu agar memperbaiki pelayanan hajinya. “Mudah-mudahan perjalanan haji musim ini berjalan lancar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-959" title="Pesawat Garuda Siap Menerbangkan Calon Jamaah Haji" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/08/haji-pesawat1.jpg" alt="" width="400" height="246" />REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—-PT Garuda Indonesia kembali dipercaya sebagai sarana angkutan resmi jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada musim haji 2010/1431 H. Mengaca pada kasus keterlambatan kepulangan jemaah haji pada musim lalu, Garuda diminta agar tidak kembali mengulanginya. Kementerian Agama (Kemanag) meminta maskapai pelat merah itu agar memperbaiki pelayanan hajinya.</p>
<p>“Mudah-mudahan perjalanan haji musim ini berjalan lancar dan aman. Kami berharap Garuda tidak mengulangi masalah keterlambatan pemulangan jemaah pada tahun lalu. Seperti kontrak kerjasama lainnya, kami akan memberikan sanksi kepada Garuda, jika menyalahi kontrak,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Slamet Riyanto kepada wartawan seusai penandatanganan kontrak pengangkutan haji di Kantor Kemanag, Jakarta, Selasa (24/8).</p>
<p>Seperti diketahui, kelancaran pemulangan jamaah haji pada tahun lalu tidak berjalan mulus. Banyak jemaah haji Indonesia yang harus menunggu lebih dari dua jam dari jadwal pemulangan. Untuk itu, Garuda diminta bisa mengatasi masalah pemulangan jamaah ini.</p>
<p>Menanggapi kritikan pedas Kemanag atas kasus pemulangan jamaah haji tahun lalu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan pihaknya akan mengupayakan hal yang terbaik. Namun, ia mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan kurang mulusnya pemulangan jemaah haji ke Tanah Air.</p>
<p>“Kadang -kadang itu ada beberapa hal yang di luar kendali kita. Ketika waktu pemulangan itu kan, banyak sekali pesawat milik maskapai seluruh dunia, itu berakibat domino. Apalagi ini kan kita ibarat sowan ke negara orang lain. Jadi, kita tidak bisa mengatur segala sesuatunya sendiri,” jelas Emir.</p>
<p>Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada musim haji ini Garuda akan melewati 13 gate (gerbang). Menurut Emir, ke-13 gate tersebut juga akan dilewati oleh maskapai-maskapai lain. Jadi, pihak Garuda tidak bisa menentukan gate untuk dilewati.</p>
<p>“Kita tidak bisa menentukan gate-nya. Untuk tahun ini, jumlah city check-in, jumlahnya masih sama. Yang pasti, kita akan berupaya semaksimal mungkin. Kita harus lebih efisien lagi untuk melakukan turn around para penumpang (jemaah haji),” papar Emir.</p>
<p>Pada musim haji kali ini, Garuda akan mengangkut sebanyak 116.789 orang. Garuda akan memberangkatkan mereka mulai 12 Oktober-10 November 2010. Garuda akan melayani 10 embarkasi di Indonesia, yang terdiri atas 300 kelompok terbang (kloter). Garuda siap menerbangkan 3.984 jamaah haji (12 kloter) di Banda Aceh, 7.523 jamaah haji (21 kloter) di Padang, 7.378 jamaah haji (21 kloter), 22.152 jemaah (49 kloter) Jakarta, 7.378 jemaah (49 kloter), 33.382 jamaah (88 kloter) Solo, 8.645 (19 kloter) Surabaya, 5.046 jamaah (15 kloter) Banjarmasin, 5.352 jamaah (15 kloter) Balikpapan, 14.998 jamaah (42 kloter) Makassar dan 8.323 jamaah (18 kloter) Medan.</p>
<p>“Kami akan mengoperasikan 15 pesawat bebadan lebar, seperti pesawat Boeing 747 (empat unit). Boeing 767 (satu unit), Airbus 330-300 (enam unit) dan Airbus 330-200 (empat unit). Garuda juga akan melayani para jemaah lewat 814 orang tenaga kabin kita. Kita mencoba membuat paar jamaah merasakan perjalanan seperti di rumahnya sendiri,” terang Emir. Citra Listya Rini, Krisman Purwoko /Riyanto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2010/08/27/garuda-diminta-kemenag-benahi-masalah-pemulangan-jamaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hampir 79.000 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air</title>
		<link>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/16/hampir-79-000-jemaah-haji-indonesia-sudah-kembali-ke-tanah-air/</link>
		<comments>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/16/hampir-79-000-jemaah-haji-indonesia-sudah-kembali-ke-tanah-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 23:43:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angkutan Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalhaji.com/?p=2370</guid>
		<description><![CDATA[JEDDAH- &#8211; Maskapai penerbangan Garuda sejak 2 Desember telah menerbangkan 77.800 jemaah haji dalam 216 kloter atau sekitar 40,5 persen dari seluruhnya 478 kloter (l92.000) haji reguler pada musim haji 1430H. Data dari Konsul Haji Indonesia di Jeddah mengungkapkan, masih ada 262 kloter lagi dengan 114.200 jemaah yang akan diberangkatkan sampai 1 Januari 2010. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><img class="alignleft size-full wp-image-959" title="Pesawat Garuda Siap Menerbangkan Calon Jamaah Haji" src="http://www.jurnalhaji.com/wp-content/uploads/2009/08/haji-pesawat1.jpg" alt="Pesawat Garuda Siap Menerbangkan Calon Jamaah Haji" width="400" height="246" />JEDDAH- &#8211; Maskapai penerbangan Garuda sejak 2 Desember telah menerbangkan 77.800 jemaah haji dalam 216 kloter atau sekitar 40,5 persen dari seluruhnya 478 kloter (l92.000) haji reguler pada musim haji 1430H.<br />
Data dari Konsul Haji Indonesia di Jeddah mengungkapkan, masih ada 262 kloter lagi dengan 114.200 jemaah yang akan diberangkatkan sampai 1 Januari 2010.<br />
</span></p>
<p><span>Jika sampai l6 Desember seluruh jemaah diterbangkan dari bandara debarkasi King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, sejak l7 Desember 140 kloter akan diberangkatkan melalui dua bandara debarkasi yakni KAA Jeddah dan 122 kloter melalui bandara debarkasi Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.<br />
</span></p>
<p><span>Sementara itu Kepala Daker Jeddah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Subchan Cholid mengemukakan bahwa kepadatan frekuensi penerbangan melalui bandara KAA Jeddah mulai berangsur-angsur longgar dengan telah pulangnya sebagian jemaah haji khususnya dari negara-negara tetangga Arab Saudi seperti Turki, Tanzania,<br />
Sudan dan negara-negara di jazirah Arab lainnya.<br />
</span></p>
<p><span>Sejak pekan-pekan pertama kepulangan jemaah terjadi kelambatan pemberangkatan pesawat sekitar tiga sampai lima jam dari jadwal semula akibat tingginya frekuensi penerbangan sehingga pesawat sulit mendapatkan areal parkir (parking slot) dan terjadinya kongesti penumpang di pintu-pintu masuk (gate) bandara.<br />
</span></p>
<p><span>Garuda sendiri menerbangkan antara 14 sampai 20 kloter sehari dari bandara KAA Jeddah sampai pekan kedua Desember,sedangkan mulai l6 Desember hanya sekitar lima sampai sembilan penerbangan dari bandara KAA Jeddah dan jumlah yang sama dari bandara AMAA Madinah.<br />
</span></p>
<p><span>Jemaah yang diberangkatkan dari Mekah dengan bus-bus sewaan (sekitar 70 Km) menginap dulu semalam di hotel transito di Jeddah sebelum mereka diterbangkan ke tanah air.<br />
</span></p>
<p><span>Menurut catatan, tersebarnya jemaah di tujuh hotel transito cukup menyulitkan pengaturannya, misalnya terjadi keterlambatan-keterlambatan untuk mencari alamat hotel karena supir bus-bus yang membawa mereka dari Mekah belum mengenal jalan-jalan di kota Jeddah.<br />
</span></p>
<p><span>Untuk itu, di masa-masa mendatang, sejumlah pihak mempertimbangkan penggunaan kembali pool transito haji di Madinatul Hujaj, Jeddah walaupun fasilitas dan kondisi bangunannya harus direnovasi dan diperbaiki.<br />
Kompleks Madinnatul Hujaj yang diwakafkan oleh Raja Khalid, Arab Saudi untuk keperluan urusan haji saat ini sebagian digunakan oleh PPIH untuk pool kendaraan dan Balai Pengobatan Haji (BPHI), selebihnya digunakan oleh tim-tim haji dari beberapa negara lainnya.<br />
</span></p>
<p><span>Pada musim haji 1430 Hijriah , Indonesia mengirimkan sekitar 209.000 jemah haji, l92.000 adalah program haji reguler (Biaya Perjalanan Ibadah Haji, dulu ONH), sekitar 17.000 haji nonreguler (nonBPIH, dulu ONH Plus) dan sekitar 1.000-an haji nonkuota yang diberangkatkan biro-biro swasta tanpa koordinasi dengan Departemen Agama. Ant/yto<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalhaji.com/2009/12/16/hampir-79-000-jemaah-haji-indonesia-sudah-kembali-ke-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

