Sekilas Tentang Hijaz

17 October 2011 | Kategori: Tempat Belanja

Hijaz di Jazirah Arab. Foto: mideastweb.org

Pada mulanya, Hijaz adalah deretan pegunungan tinggi berawal dari Yaman di bagian selatan dan memanjang ke utara dekat perbatasan Syam. Dinamakan Hijaz karena ia memisahkan Tihamah dan Gaur dari Najed. Secara rinci, Hijaz dikenal sebagai suatu wilayah yang terdiri dari deretan pegunungan, dengan beberapa kota seperti Makkah dan Madinah.

Daerah ini memanjang sejajar dengan Laut Merah “Laut Hijaz”. Di sebelah selatan Hijaz terdapat Kota Al-Qunfudzah dan Al-Lits, juga mencakup Kota Makkah, Thaif, Jeddah, Rabigh, Mandinah, Yanbu’, dan kota-kota sekitarnya. Sementara di sebelah utara, terdapat Kota Umm Lajj, Badar Al-Ula, Hanakiyah, dan Madain Shalih.

Dari Laut Merah, sebelah barat Hijaz menuju timur terdapat Tha’if, Herrat Al-Buqum, Ranyah, Al-Khurmah, kota-kota di timur pegunungan Hijaz, Madinah, Al-Ula, Madain Shalih, dan perbatasan Hijaz yang berujung di Gunung Hadhan, terletak di puncak Najed, sebelah utara Herrat Al-Buqum.

Gunung Hadhan telah dikenal orang-orang Arab tempo dulu. Hal ini dinyatakan dalam ungkapan mereka yang terkenal:
Siapa yang telah melihat Hadhan
Berarti dia telah memasuki wilayah Najed

Maksudnya, seseorang yang berangkat dari Makkah menuju Timur, lalu melihat Gunung Hadhan berarti dia telah memasuki Najed. Saat ini, Hijaz terbagi menjadi dua daerah; Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah.

Menurut DR Bakar Abu Zaid, alasan penggunaan nama Hijaz ada dua. Pertama, karena disabuki dan dikelilingi pegunungan atau tanah bebatuan, atau dengan keduannya, sehingga dinamakan Hijaz. Kata “hijaz” berasal dari kata “ihtijaz”, yaitu mengikat bagian tengah dengan sabuk atau ikat pinggang. Kedua, karena pegunungan dan tanah bebatuannya memisahkan Najed dengan Sarah, Yaman, dan Tihamah, atau memisahkan Syam dengan Ghaur.

Berdasarkan geografis, Hijaz terbagi menjadi dua, yaitu:

1.    Hijaz Madinah, yaitu wilayah yang dibatasi oleh Hirar. Hirar adalah garis yang membentuk gugusan batu-batu hitam yang memanjang dari selatan ke utara dalam rangkaian berurutan. Terkadang melebar, tetapi terkadang menyempit di beberapa tempat. Tepatnya, dari dekat Makkah hingga ke Madinah, lalu Tabuk. Ia berdiri di Herrat Bani Sulaim, Herrat Waqim, Herrat Laila, Herrat Syauran, dan Herrat Api yang merupakan gugusan terpanjang.

2.    Hijaz Aswad, yaitu daerah yang dikelilingi oleh deretan pegunungan Sarah Syanau’ah. Pegunungan ini merupakan pegunungan terbesar di negara Arab. Sarah artinya puncak sesuatu. Seperti ungkapan ini juga digunakan untuk menyebut punggung unta “Sarah”. Wilayah ini membentang dari Gunung Tatslits di sebelah selatan hingga ke Thaif utara.

Redaktur: Chairul Akhmad
Sumber: Atlas Haji & Umrah karya Sami bin Abdullah Al-Maghlouth