Apa yang Seharusnya Dilakukan di Raudhah?

20 April 2012 | Kategori: Tempat Ibadah

Sejumlah jamaah melaksanakan shalat sunah di Raudhah, sebelah makam nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Arab Saudi. Foto: Antara/Saptono.

REPUBLIKA.CO.ID – Rasulullah SAW bersabda, “Antara kuburanku dan mimbarku terbentang taman dari taman surga.”

Tempat itu terbatas sekali di Masjid Rasulullah SAW sehingga mudah dikenal. Supaya kita mendapatkan tempat, hendaklah datang pagi-pagi sekali karena semua orang berusaha agar bisa duduk di situ.

Kalau berhasil, segeralah shalat, membaca Alquran dan bertasbih. Gunakanlah kesempatan ini untuk menyibukkan diri dalam beribadah.

Sibukkan diri anda dengan soal di akhirat kelak. Sibukkan diri dengan kehidupan abadi yang segera akan menemui. Tinggalkan dunia di luar masjid bersama dengan sandal kita di sana, jangan dibawa-bawa ke dalam masjid karena ini tempat beribadah.

Kesempatan baik ini harus digunakan benar karena beribadah di tempat itu pahalanya berlipat ganda dan diterima Allah SWT. Jangan membuang waktu sia-sia dengan memikirkan apa pun selain Allah dan rasul-Nya. Seringlah duduk di masjid, Insya Allah hati anda tambah padat dengan keimanan. Mungkin anda tidak memahaminya, tetapi anda akan dapat merasakannya.

Semakin lama berada di masjid, maka anda semakin dekat kepada Allah dan rasul-Nya, dan bertambah jauh dari maksiat dan kesesatan. Kalau anda sudah siap akan meninggalkan Madinah, maka pergilah kembali ke makam Rasulullah SAW. Sampaikan salam kepadanya. Jadikanlah ucapan salam anda itu pekerjaan terakhir anda di Madinah, sebelum anda pergi meninggalkannya.

Dalam kesempatan itu, panjatkan doa kepada Allah agar anda diberi kesempatan kembali dan berkali-kali selama hayat di kandung badan untuk menziarahi kuburan rasul-Nya tercinta, Muhammad SAW.

Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Hannan Putra
Sumber: Al-Hajjul Mabrur Prof Dr M Mutawalli Asy-Sya’rawi